Investasi Jaringan XLSMART Naik Jadi Rp 20 T, Fokus Perluas 5G hingga Pelosok

XLSmart meningkatkan panduan capitalized capex 2026 dari Rp 15 triliun menjadi Rp 20 triliun. Tambahan investasi ini akan digunakan untuk memperkuat infrastruktur jaringan, memperluas layanan 5G, serta mengoptimalkan pemanfaatan spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz di Indonesia.
XLSmart menargetkan investasi tersebut ikut menopang pengoperasian lebih dari 265 ribu BTS. Pembangunan jaringan tidak hanya diarahkan ke wilayah dengan pertumbuhan trafik data yang tinggi, tetapi juga kawasan yang masih membutuhkan peningkatan kualitas konektivitas.
Langkah ini diambil seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan digital. Pertumbuhan penggunaan kecerdasan artifisial (AI), cloud, dan berbagai layanan digital membuat konektivitas yang cepat dan stabil semakin dibutuhkan.
Direktur dan Chief Regulatory Officer XLSmart, Merza Fachys, mengatakan pembangunan infrastruktur digital harus memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.
“Pembangunan infrastruktur digital harus memberikan manfaat nyata bagi Indonesia. Karena itu, kami memperkuat jaringan secara bertahap dan berdasarkan kebutuhan setiap wilayah, baik di kawasan dengan pertumbuhan trafik tinggi maupun wilayah yang masih membutuhkan konektivitas lebih baik,” kata Merza di sela acara Media Gathering XLSmart 2026 di Surabaya, Jumat (4/9).
Menurut dia, konektivitas yang semakin luas dapat membantu masyarakat mengakses layanan pendidikan, layanan publik, hingga transaksi digital. Bagi pelaku UMKM, infrastruktur jaringan juga membuka peluang untuk memperluas pasar dan menciptakan aktivitas ekonomi baru.
Salah satu fokus investasi XLSmart pada 2026 adalah pemanfaatan spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz. XLSmart akan menggunakan spektrum 700 MHz untuk membantu memperluas jangkauan serta meningkatkan penetrasi sinyal. Sementara itu, spektrum 2,6 GHz diarahkan untuk menyediakan kapasitas yang lebih besar di kawasan dengan kepadatan trafik dan konsumsi data tinggi.
Implementasi kedua spektrum tersebut dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kebutuhan pelanggan, perkembangan trafik, kesiapan infrastruktur, serta karakteristik masing-masing wilayah.
Kenaikan panduan capitalized capex 2026 juga akan digunakan untuk mendukung pemanfaatan spektrum baru sekaligus mempercepat sejumlah investasi jaringan yang sebelumnya direncanakan baru dilakukan pada tahun berikutnya.
Direktur dan Chief Technology Officer XLSmart, Shurish Subbramaniam, mengatakan perusahaan akan menentukan prioritas pembangunan berdasarkan kebutuhan jaringan di setiap wilayah.
“Implementasi spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz kami lakukan secara bertahap dan terukur. Prioritas diberikan kepada wilayah yang membutuhkan perluasan jangkauan serta kawasan dengan pertumbuhan trafik data tinggi,” ujar Shurish.
Ia mengatakan pendekatan tersebut diperlukan agar setiap pengembangan jaringan benar-benar memberikan peningkatan kualitas yang relevan bagi pelanggan.
Jaringan 5G XLSmart Sudah Hadir di Lebih dari 50 Kota
Investasi jaringan juga mendorong perluasan layanan 5G XLSmart. Hingga semester pertama 2026, layanan 5G perusahaan telah tersedia di lebih dari 50 kota di Indonesia. Layanan tersebut didukung sekitar 15 ribu BTS 5G dengan cakupan populasi nasional mencapai 23 persen.
Pengembangan 5G dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan pelanggan sekaligus kesiapan ekosistem agar teknologi tersebut bisa memberikan manfaat bagi masyarakat dan dunia usaha.
Kualitas jaringan XLSmart juga mendapat pengakuan dari Ookla melalui analisis Speedtest Intelligence pada semester pertama 2026. Jaringan XLSmart yang digunakan pelanggan melalui layanan XL meraih empat penghargaan di Indonesia, yakni Best Mobile Network, Best 5G Network, Fastest 5G, dan Best 5G Video Experience.
Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya XLSmart untuk meningkatkan kualitas jaringan seiring semakin tingginya kebutuhan masyarakat terhadap konektivitas cepat dan stabil.
XLSmart menyebut pembangunan infrastruktur tidak cukup hanya dengan menambah jumlah BTS atau memperluas cakupan jaringan. Perusahaan juga mengembangkan produk, kanal digital, serta kolaborasi dengan berbagai mitra untuk memperluas manfaat teknologi.
Salah satu kolaborasi yang dijalankan XLSmart adalah bersama Google untuk menghadirkan Gemini AI Plus dan Cloud Storage bagi pelanggan.
Perusahaan juga menilai pembangunan ekosistem digital membutuhkan kolaborasi yang lebih luas antara pemerintah, operator telekomunikasi, perusahaan teknologi, produsen perangkat, dunia usaha, dan pemangku kepentingan lainnya.
Memasuki paruh kedua 2026, XLSmart akan memusatkan pengembangan pada peningkatan pengalaman pelanggan, optimalisasi spektrum, perluasan jaringan 5G dan ekosistemnya, serta penguatan layanan digital dan kolaborasi untuk menjawab perubahan kebutuhan masyarakat dan dunia usaha.
Dengan semangat “Bersama, Melaju Tanpa Batas”, XLSmart menyatakan akan terus membangun infrastruktur digital yang berkualitas, berkelanjutan, dan bertanggung jawab untuk memperkuat fondasi digital Indonesia sekaligus membuka lebih banyak akses dan peluang bagi masyarakat serta dunia usaha.
