Kumparan Logo

Djanur Tak Pimpin Latihan Persib, ke Mana?

kumparanBOLAverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Aksi suporter Persib di laga vs Bhayangkara. (Foto: ANTARA/Risky Andrianto)
zoom-in-whitePerbesar
Aksi suporter Persib di laga vs Bhayangkara. (Foto: ANTARA/Risky Andrianto)

Kabar mengenai hengkangnya Djadjang Nurdjaman dari kursi kepelatihan Persib Bandung semakin kencang. Setelah dikabarkan telah menyatakan pengunduran diri secara lisan, kini spekulasi terkait kelanjutan kiprahnya bersama "Maung Bandung" semakin jelas.

Hal itu menyusul tak hadirnya juru latih yang akrab disapa Djanur itu dalam latihan Persib pada Selasa (6/6/2017) sore ini di Stadion Siliwangi, Bandung. Tak ada sosok pelatih kelahiran Majalengka ini di tengah-tengah para penggawa Persib. Latihan pun dipimpin oleh asisten pelatih Herrie Setiawan.

"Coach Djanur hari ini tidak hadir latihan bersama tim. Saya sudah komunikasi dengan beliau dan bilang ingin menenangkan diri terlebih dahulu bersama keluarga. Tapi, posisi beliau masih di Bandung sampai hari ini," ujar Media Officer Persib, Irfan Suryadiredja, kepada kumparan (kumparan.com), Selasa (6/6).

[Baca juga: Djadjang Nurdjaman Berniat Mundur dari Persib]

[Baca juga: Djadjang Nurdjaman: Hidup-Mati untuk Persib]

instagram embed

Terkait hal itu, Irfan menyatakan manajemen tim masih belum mengambil tindakan apapun. Rapat internal untuk memutuskan nasib Djanur pun belum digelar. Manajemen tim, lanjut Irfan, masih ingin melihat perkembangan situasi dalam beberapa hari ke depan.

"Belum ada omongan apapun dari manajemen tim. Kita lihat situasi dulu," tegasnya.

Irfan juga belum bisa memastikan apakah Djanur akan mendampingi tim ketika menjamu Persib Balikpapan dalam lanjutan Gojek Traveloka Liga 1 pada Minggu (11/6) mendatang.

"Yang pasti kita ingin memastikan program latihan tetap berjalan. Apakah coach Djanur akan memimpin tim saat melawan Persiba, kita juga belum tahu. Dari manajemen meminta pemain untuk fokus saja ke pertandingan," ucapnya.

Spekulasi terkait keputusan Djanur untuk meletakan jabatannya berhembus kencang pascalaga melawan Bhayangkara FC. Dalam satu kesempatan, Djanur bahkan sudah menyatakan mundur secara lisan. Itu diambil menyusul besarnya tekanan dari para Bobotoh--sebutan suporter Persib--yang memintanya hengkang menyusul serangkaian hasil buruk yang menimpa tim kesayangan mereka.

Hingga pekan kesembilan, Persib kini tercecer di posisi ke-11 klasemen sementara. Mereka belum meraih kemenangan dalam empat laga terakhir dengan meraih dua hasil imbang dan dua kali kalah.

Suporter Persib masuk ke dalam lapangan. (Foto: ANTARA/Risky Andrianto)
zoom-in-whitePerbesar
Suporter Persib masuk ke dalam lapangan. (Foto: ANTARA/Risky Andrianto)

Tagar #DjanurOut bahkan sudah menggema untuk kesekian kali sejak pekan kedua kompetisi. Kini, cuitan yang ditujukan kepada Djanur semakin frontal. Pelatih yang membawa Persib menjuarai Indonesia Super League 2014 ini merasa gerah dengan tudingan serta makian tersebut. Tekanan untuk mundur juga berasal dari keluarganya.

Meski demikian, keputusan mundur Djanur ditentang oleh beberapa pihak. Manajer Persib Umuh Muchtar meminta sang pelatih untuk memikirkan kembali terkait keinginannya tersebut.

Menurutnya, seusai jumpa pers melawan Bhayangkara FC, Djanur menyatakan dirinya mundur di hadapan Umuh, pemain dan Direktur PT PBB, Teddy Tjahjono.

"Sedih sekali harus seperti ini. Tapi saya suruh dia berpikir dulu, apa efeknya ke depan. Sisanya saya serahkan semuanya kepada manajemen," ucap Umuh seperti dilansir situs resmi klub.

Umuh menilai Djanur sudah berjasa membawa Persib meraih beberapa gelar juara. Ia juga yakin Djanur mampu membawa "Pangeran Biru" bangkit.

"Djadjang punya jasa besar untuk Persib. Tapi, apapun keputusan manajemen harus bilang langsung ke Djadjang jangan melalui saya," katanya.

Tak hanya Umuh, penolakan mundur Djanur juga disuarakan pihak suporter. Viking Persib Club (VPC) mengeluarkan lima sikap terkait kondisi terkini Persib. Intinya, mereka meminta Djanur untuk tetap bertahan, paling tidak sampai putaran pertama berakhir.