Usul Raffi Ahmad untuk Membangun Museum, Begini Kata Sejarawan Asep Kambali
Tulisan dari Komunitas Historia Indonesia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sejarawan Indonesia dan Founder Komunitas Historia Indonesia (KHI), Asep Kambali, memberi usulan bagi artis sekaligus pengusaha kondang asal Indonesia, Raffi Ahmad, untuk membuat biografi dan membangun sebuah museum. Hal ini ditulis Asep Kambali dalam kolom komentar postingan Instagram resmi sang selebritas @raffinagita1717 , yang diunggah pada tanggal 5 Juni 2024 silam.
" A @raffinagita1717 , saya sebagai sejarawan dan praktisi di bidang museum, saya punya usul, segera buat biografi dan kemudian museum (pribadi/organisasi). Semua itu demi masa depan (A Rafi) yang rapi dan mudah dikenang/dikenali oleh generasi bangsa di masa depan.
Siapa sih Raffi Ahmad, apa sih kontribusinya bagi pembangunan bangsa? Dll. Nah, disini urgensinya catatan sejarah/museum yang nanti akan dibangun itu.
Saya siap mendukung dan mensukseskannya. Kabaran we kalau ada rencana atau minat mah. Sugan etamah sugan."
Asep Kambali menjelaskan alasan dirinya mengusulkan hal tersebut, agar sang tokoh publik dan segala kontribusinya lebih mudah untuk dikenang di masa depan, yang juga menekankan tentang pentingnya catatan sejarah atau museum yang seandainya hendak dibangun nanti.
Hal ini ditujukan kepada isi caption dalam unggahan tersebut, yang menuliskan tentang perasaan sang selebritas yang mendadak mellow dikala malam ketika melihat perjalan hidupnya. Berawal dari garasi rumahnya di Andara, dengan jumlah karyawan sekitar 4 orang, lalu bisa merasakan kesuksesan setelah lima tahun. Ia juga memanjatkan rasa syukur kepada Allah SWT dan ucapan terima kasih kepada semua yang mendukung dari nol, serta visi misi dan semangat untuk menjadi lebih baik ke depannya.
Siapa itu Asep Kambali?
Asep Kambali S.Pd., M.I.K adalah sejarawan Indonesia, pengusaha sejarah, aktivis pelestarian sejarah dan budaya, sekaligus pendiri Komunitas Historia Indonesia (biasa disingkat KHI). Dilansir dari laman Wikipedia, Asep lahir pada tanggal 16 Juli 1980 di Cianjur, Jawa Barat.
Kerap kali, Asep mengalamatkan dirinya sebagai 'sejarawan milenial' yang berperan aktif dalam mengampanyekan pentingnya pemahaman sejarah dan budaya Indonesia, terlebih kepada generasi muda dengan cara-cara unik dan seru. Masyarakat pun lebih mengenal Asep sebagai 'guru sejarah keliling' karena kontribusinya dalam bidang pendidikan Indonesia. Ia seringkali diundang menjadi pembicara, narasumber dan pemandu wisata sejarah oleh berbagai stasiun televisi, media massa dan instansi lainnya, mulai dari kalangan play group hingga kalangan profesional, pada tingkat nasional maupun internasional.
Bersama komunitasnya, Asep sering mengadakan acara walking tour #HeritageTrails, yakni keliling kota yang memiliki destinasi-destinasi bersejarah dan acara unggulan KHI, yakni Menginap di Museum, dimana Komunitas Historia Indonesia diklaim sebagai yang komunitas pertama di Indonesia yang menyelenggarakan kegiatan seperti ini.
Selain bergerak dalam kesejarahan, Asep Kambali pernah menjadi Koordinator Umum dalam kegiatan peringatan Hari Komunitas Nasional tahun 2015, menjadi salah satu anggota tim perumus Uang Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) Tahun Emisi 2016, menjadi anggota tim perumus Uang Peringatan Kemerdekaan ke-75 RI pada tahun 2019, menginisiasi rumah sakit virtual melalui aplikasi Clubhouse yang diberi nama IGD Clubhouse, terlibat pada program Indonesia Makin Cakap Digital yang diluncurkan Presiden RI Joko Widodo pada 20 Mei 2021, hingga menjadi Presiden Paguyuban Asep Dunia (PAD), yakni sebuah gerakan sosial yang bertujuan untuk mempertemukan para pemilik nama Asep di seluruh dunia untuk silaturahmi dan mengaktualisasikan diri secara konkret agar berdaya dan bermanfaat bagi masyarakat, bangsa dan negara.

