Konten dari Pengguna

9 Tips Saat Berkunjung ke Taman Nasional

Harley B Sastha

Harley B Sasthaverified-green

Book Author, Travel Writer, Mountaineer, IG-Twitter: harleysastha, Youtube: Harley Sastha

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Harley B Sastha tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tiga pendaki mancanegara di TN Gunung Rinjani. Foto: Harley Sastha
zoom-in-whitePerbesar
Tiga pendaki mancanegara di TN Gunung Rinjani. Foto: Harley Sastha

Taman Nasional (TN) Indonesia bisa dikatakan merupakan salah satu kawasan yang sangat ikonik. Mewakili perjalanan panjang sejarah nusantara yang kaya dan beragam. Mulai dari keindahan bentang dan lanskap alam, kekayaan flora dan fauna, budaya dan banyak lagi. Karenanya betapa pentingnya menjaga keberadaan dan kelestariannya. Mempelajari dan mengunjunginya dengan cara yang baik, benar dan bertanggungjawab.

Tahukan kamu, kalau saat ini Indonesia telah memiliki 54 Taman Nasional yang tersebar dari ujung timur hingga ujung barat dan terhampar dari utara hingga selatan? Semua taman nasional tersebut memiliki keunikan dan kekhasan masing-masing serta memberikan daya magis dan pengalaman bagi yang pernah mengunjunginya.

Belum pernah mengunjunginya atau baru satu dan dua taman nasional saja? Sepertinya mulai saat ini, kamu sudah harus mempersiapkan diri untuk membenahi perlengkapan perjalanan kamu dan biarkan langkah kaki kamu memasuki kawasan yang paling berharga dan ikonik dari negeri ini.

Padang sabana TN Rawa Aopa Watumohai. Foto: Harley Sastha

Mungkin, sebenarnya, kamu sudah pernah berkunjung ke salah satu atau dua tempat dalam salah satu Taman Nasional Indonesia, tetapi kamu tidak begitu mengetahuinya. Karena sebagian besar taman nasional memang memiliki areal yang luas. Bukan hanya ratusan ribu hektare, bahkan beberapa diantaranya lebih dari 1 juta hektare. Salah satunya TN Lorentz yang luasnya mencapai lebih dari 2.5 juta hektare.

Selain sangat luas, taman nasional biasanya juga terletak dalam hutan belantara atau lautan --khusus taman nasional laut. Karenanya, perlu perencanaan yang tepat dan matang agar kunjungan kamu ke taman nasional benar-benar mendapatkan pengalaman yang luar biasa. Yang juga harus kamu ingat taman nasional merupakan kawasan pelestarian alam . Jadi bukan kawasan wisata alam biasa. Semua kegiatan didalamnya harus mematuhi berbagai aturan yang berlaku. Nah, berikut ini 9 tips untuk kamu yang akan mengunjungi taman nasional.

1. Memilih atau Mengetahui Waktu yang Tepat untuk Pergi

Wisata edukasi mangrove TN Kepulauan Seribu. Foto: Tim Jelajah 54 TN Indonesia

Tidak semua taman nasional buka sepanjang tahun. Beberapa taman nasional menutup sementara kunjungan dengan berbagai alasan. Diantaranya untuk perbaikan atau pemulihan ekosistem, misalnya TN Gunung Gede Pangrango dan TN Bromo Tengger Semeru. Atau karena cuaca ekstrem, bencana kebakaran hutan dan lainnya. Tahu kapan waktu-waktu terbaik kunjungan setiap taman nasional. Termasuk mengetahui kondisi cuaca saat akan berkunjung.

Agar mendapatkan pengalaman yang benar-benar kamu inginkan, seperti suasana yang lebih tenang dan santai, sebaiknya hindari puncak-puncak musim kunjungan. Harus dapat membatasi diri dan tidak memaksakan kehendak kamu, sehingga kawasan jadi sangat ramai seperti pasar.

Melakukan perjalanan sendiri, dengan teman atau keluarga dan anak-anak juga akan menentukan waktu yang tepat untuk kamu berkunjung ke taman nasional. Pergi saat akhir pekan, libur sekolah atau kuliah, hari libur nasional atau liburan panjang.

2. Tentukan dan Rencanakan Waktu Kamu di Taman Nasional

Bukit 1000 Bintang TN Gunung Ciremai. Foto: Tim Jelajah 54 TN Indonesia

Beberapa taman nasional mempunya areal yang sangat luas. Sehingga tidak cukup waktu sehari dua hari atau beberapa untuk mengunjunginya. Jadi, pastikan dulu apa yang akan kamu lakukan, lihat dan pelajari serta pengalaman yang ingin didapatkan dari taman nasional. Pilih satu atau beberapa spot dari taman nasional tujuan kamu sesuai dengan perkiraan waktu yang kamu miliki.

Jadi, pastikan dulu apa tujuan datang ke taman nasional dan berapa lama kamu mengunjunginya. Misalnya trekking menuju Ranukumbolo Gunung Semeru atau melihat sunrise di dari Gunung Bromo. Keduanya berada dalam kawasan TN Bromo Tengger Semeru. Jadi, kamu dapat menentukan, mana yang akan kamu kunjungi lebih dulu. Kemudian, yang satunya pada lain waktu atau kunjungan berikutnya.

3. Jangan Terburu-buru dan Nikmatilah

Sungai Sekonyer, TN Tanjung Puting. Foto: Harley Sastha

Maksimalkan waktu yang ada untuk mendapatkan pengalaman yang luar biasa saat kamu berkunjung ke taman nasional. Tidak usah terburu-buru. Nikmatilah petualangan kamu di dalamnya. Pelajari dan lihatlah kekayaan alam dari salah satu kawasan yang paling berharga negeri ini. Sesekali berhentilah sesaat untuk melihat sesuatu dalam petualangan kamu tersebut.

4. Bawa dan Gunakan Perlengkapan yang Tepat

Membawa perlengkapan tepat salah satu hal penting selama kamu berkegiatan di taman nasional. Karena akan memberikan kamu kenyamanan dan keamanan juga memudahkan kamu. Pastikan sesuai dengan kondisi alam taman nasional yang menjadi tujuan kamu. Misalnya, lebih banyak di hutan belantara, pantai, laut, sungai, pegunungan, daerah terbuka dan rawa atau campuran semuanya. Bermalam di tenda atau penginapan seperti homestay, lodge, hotel atau hostel. Musim kemarau atau hujan. Gunakan tas ransel untuk memudahkan mobilitas kamu dan sesuaikan ukuran kapasitasnya. Bawa selalu perlengkapan multifungsi dan tempat makan serta minum isi ulang atau tumbler. Sesuaikan apa saja perlengkapan tambahan yang kamu butuhkan dengan tujuan serta kegiatan yang kamu lakukan di taman nasional.

5. Berkemah atau Tidur di Lodge atau Resort

Pondok Nelayan, TN Sebangau. Foto: Ismin Ikhwanur/Balai TN Sebangau

Berkemah menikmati alam memang tetap menjadi favorit dan pengalaman mengasyikkan saat berkunjung ke taman nasional. Tetapi, kamu juga dapat menikmati keseruan tanpa mengurangi pengalamannya dengan sesekali tidur bermalam di lodge atau resort yang ada di taman nasional. Beberapa taman nasional di Indonesia, lodge atau resort yang nyaman dan menyatu dengan alam telah tersedia. Kamu dapat memilihnya sesuai dengan kebutuhan. Bahkan lodge dan resort tersebut dapat membantu memberi informasi mengenai tempat-tempat menarik yang ada di dalam taman nasional. Termasuk menyediakan makan dan minum.

6. Lakukan Pemesanan di Awal dan Booking Terlebih Dahulu

Beberapa taman nasional yang lebih populer, seperti TN Gunung Gede Pangrango, TN Bromo Tengger Semeru dan TN Gunung Rinjani, sangat menarik minat banyak pengunjung setiap tahunnya. Pesanlah terlebih dahulu tiket masuk kunjungan kamu. Terlebih beberapa taman nasional sudah memberlakukan sistem booking online dan pembatasan jumlah kuota kunjungan harian. Dengan demikian, kamu sudah dapat memastikan akan mendapatkan waktu dan tempat untuk kunjungan kamu.

Dengan melakukan pemesanan diawal, kamu dapat memaksimalkan semua perencanaan persiapan perjalanan kamu. Sesuai dengan tanggal yang telah ditentukan, kamu benar-benar mempunyai waktu kegiatan apa saja yang akan kamu lakukan nantinya selama berada disana.

7. Kunjungi Visitor Center

Salah satu sudut pusat informasi Resort Selo, TN Gunung Merbabu. Foto: Tim Jelajah 54 TN Indonesia

Beberapa taman nasional sudah tersedia visitor center atau pusat informasi tentang taman nasional tersebut. Sebaiknya, kamu luangkan waktu untuk mengunjunginya. Karena berbagai informasi mengenai apa saja hal-hal menarik yang ada di taman nasional, seperti spot-spot menarik, flora dan fauna, sejarah berdirinya taman nasional dan lainnya semua bisa kamu dapatkan disana. Termasuk hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan selama berkegiatan di dalam taman nasional.

Untuk taman nasional yang belum ada visitor center-nya, kamu dapat menanyakan informasi-informasi seperti hal tersebut di atas dengan petugas yang bertugas saat chek in, registrasi atau melaporkan diri. Petugas mempunyai banyak informasi yang kamu butuhkan agar perjalanan kamu di taman nasional berjalan lancar dan menyenangkan.

8. Bersikap Baik dan Bertemanlah dengan Ranger atau Polhut

Keramikan, TN Bukit Barisan Selatan. Foto: Harley Sastha

Petugas taman nasional, ranger atau polisi hutan (polhut) sangat mengetahui seluk beluk yang ada di taman nasional. Mereka bertugas untuk membantu perjalanan kamu di taman nasional berjalan lancar, aman dan nyaman serta mendapatkan pengalaman berharga. Bersikap baik serta bertemanlah dengan mereka saat kamu tiba.

Polisi hutan dapat memberikan kamu informasi tempat-tempat terbaik yang dapat kamu kunjungi, yang harus dihindari, hal-hal yang harus diperhatikan sepanjang perjalanan. Tempat terbaik untuk kamu dapat membeli makanan sampai spot sempurna untuk menikmati matahari terbit maupun terbenam dan lainnya. Mereka akan siap membantu dan memberikan informasi yang kamu butuhkan.

9. Tinggalkan Taman Nasional Lebih Sebagaimana Saat Kamu Datang

Tarsius. Foto: Balai TN Bantimurung Bulusaraung

Pastikan setiap spot atau tempat di dalam taman nasional yang kamu kunjungi atau lalui dalam keadaan seperti semula sebelum kamu datang atau bahkan lebih baik lagi. Bawa semua sampah dan peralatan keluar kembali dari taman nasional. Tidak merusak dan mengganggu kebiasaan alami berlaku di taman nasional. Tidak atau jangan mengganggu serta menyentuh satwa yang kamu temui.

Ada aturan umum yang berlaku di taman nasional: “Tinggalkan taman nasional lebih baik daripada sebelum anda datang. Jika, melihat sampah, ambil, simpan dan buanglah pada tempatnya. Jangan mengganggu satwa atau habitatnya. Ingat! Taman nasional adalah tempat yang dilindungi”.

Jembatan Titian, TN Sebangau. Foto: Balai TN Sebangau

Jadi, agar semua tetap terjaga kelestariannya dan seterusnya dapat dinikmati oleh semua orang, pastikan kita semua ikut ambil bagian dalam menjaga agar taman-taman nasional tersebut tetap asli sebagaimana saat kita datang mengunjunginya. Dengan cara melakukan kegiatan di dalamnya dengan bijak, benar dan bertanggungjawab serta mematuhi semua aturan yang berlaku di dalamnya.

kumparan post embed