Manfaatkan AI, Mahasiswa UNY Bantu Siswa SMK Pahami Rangkaian Motor
Tulisan dari Haurra Azka Alifariyan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Pengembangan Prompt Berbasis Artificial Intelligence sebagai Asisten Pembelajaran Adaptif pada Materi Rangkaian Kendali Motor Siswa SMK
Yogyakarta, 31 Agustus 2026 — Mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Haurra Azka Alifariyan NIM 23050330017 dari Pendidikan Teknik Elektro Universitas Negeri Yogyakarta, melaksanakan kegiatan pengembangan dan penerapan prompt pembelajaran berbasis Artificial Intelligence (AI) untuk asisten pembelajaran adaptif pada elemen Sistem Kendali Elektromekanik, mata pelajaran Sistem Kendali Elektronik dan Elektromekanik, di SMK Negeri 2 Depok. Kegiatan ini dilaksanakan selama enam minggu masa praktik mengajar, dengan sasaran 36 siswa kelas XI Program Keahlian Teknik Otomasi Industri. Kegiatan ini berkaitan erat dengan pencapaian SDGs ke-4 (Pendidikan Berkualitas), khususnya target 4.4 mengenai peningkatan keterampilan kerja yang relevan dan target 4.5 mengenai pengurangan kesenjangan akses pendidikan berkualitas bagi seluruh kelompok kemampuan siswa.
Kegiatan ini bermula dari temuan di lapangan saat mengajar bahwa siswa dalam satu kelas memiliki kesenjangan kemampuan yang cukup lebar, khususnya antara kelompok siswa berkemampuan dasar dengan kelompok siswa lainnya. Strategi pengelompokan campuran (mixed-ability grouping) yang sebelumnya dicoba terbukti kurang efektif, sehingga mahasiswa PK mengembangkan pendekatan alternatif berupa prompt AI adaptif. Prompt ini dirancang mengikuti tiga prinsip utama: memancing siswa berpikir kritis sebelum diberikan jawaban, menyesuaikan bahasa dan kedalaman materi dengan level kemampuan siswa, serta menghasilkan simulasi interaktif berbasis web. Prompt diterapkan pada enam job praktik rangkaian kendali motor, yaitu Direct Online Starter (DOL), rangkaian berurutan, forward-reverse, rangkaian berurutan otomatis, forward-reverse otomatis, dan star-delta manual. Kegiatan ini melibatkan guru pamong dan dosen pembimbing dalam proses validasi prompt sebelum diterapkan langsung di kelas.
Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan dampak yang positif. Berdasarkan angket respons yang diisi oleh 35 dari 36 siswa, diperoleh skor rata-rata 4,03 dari skala 5 pada seluruh aspek yang diukur, meliputi kesesuaian tingkat kesulitan materi, pemahaman materi, kemampuan berpikir kritis, kualitas simulasi interaktif, serta motivasi belajar mandiri siswa.
Hasil evaluasi pemahaman siswa melalui soal post tes yang diisi oleh 29 dari 36 siswa, juga turut menunjukkan capaian yang baik, dengan mayoritas siswa memperoleh nilai pada kategori tinggi. Kegiatan ini memberikan manfaat langsung bagi siswa berupa alternatif media belajar mandiri yang dapat diakses kapan pun, khususnya bagi kelompok siswa berkemampuan dasar yang sebelumnya kesulitan mengikuti pembelajaran konvensional. Bagi pihak sekolah, kegiatan ini memberikan kontribusi berupa model pembelajaran adaptif berbasis teknologi yang dapat direplikasi pada materi maupun mata pelajaran lain.
Melalui kegiatan ini, diharapkan pemanfaatan AI dalam pembelajaran dapat terus dikembangkan dan diterapkan secara berkelanjutan di SMK Negeri 2 Depok, tidak hanya pada mata pelajaran Sistem Kendali Elektronik dan Elektromekanik, tetapi juga pada mata pelajaran produktif lainnya. Tindak lanjut yang direkomendasikan meliputi pendampingan lebih lanjut bagi siswa kelompok kemampuan dasar serta pengembangan instrumen evaluasi yang lebih spesifik untuk mengukur efektivitas pembelajaran berbasis AI secara berkelanjutan.
Dokumentasi Kegiatan:

