3 Cara Mengukur Lingkar Dada, Mudah dan Praktis!

Kumpulan berita dan informasi terkini seputar wanita, gaya hidup, kecantikan, dan karier.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Hello Ladies tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Teruntuk kalian yang suka belanja online, ada baiknya cari tahu cara mengukur lingkar dada. Mengapa? Tentunya ukuran dada menjadi salah satu penentu ukuran pakaian yang pas di tubuh.
Satu cara mengukur lingkar dada yang paling mudah adalah menggunakan meteran jahit. Akan tetapi, tak semua orang memiliki alat tersebut. Tak perlu khawatir, kamu bisa menggunakan trik-trik lainnya, kok.
Selain meteran, ada beberapa alat sederhana yang juga mampu menjadi pengukur lingkar dada. Bahkan, kamu bisa cukup menggunakan jari untuk menemukan ukuran lingkar dada.
Buat tahu alat lainnya, yuk simak informasi berikut ini.
3 Cara Mengukur Lingkar Dada
Berdasarkan informasi yang telah dikumpulkan oleh Hello Ladies, berikut 3 cara mengukur lingkar dada:
A. Cara mengukur lingkar dada dengan penggaris
Cara mengukur lingkar dada yang pertama bisa kamu terapkan dengan penggaris. Cukup siapkan satu penggaris, serta kertas dan pensil.
Cara mengukur:
- Pilih baju yang sering dipakai. Pastikan ukuran sesuai dengan tubuh.
- Letakkan baju di atas permukaan datar, seperti kasur, meja, atau lantai.
- Ukur baju sebanyak 5 cm di bagian bawah ketiak. Nanti ini akan menjadi titik patokan untuk mengukur lingkar dada.
- Lalu, hitung ukuran lebar baju dari sisi kiri ke kanan.
- Kalikan ukuran lebar dengan angka 2.
- Jawabannya adalah ukuran lingkar dada.
B. Cara mengukur lingkar dada dengan benang
Selain penggaris, nyatanya benang juga terbukti menjadi salah satu pengukur lingkar dada andalan. Melansir Andri Priyatna dari buku A Smart Teenager (2013), berikut 3 tahap untuk mengukur lingkar dada dengan benang:
1. Bagian atas dada
- Lingkarkan benang sekitar bagian atas dada. - Usahakan benang tak terlalu kencang atau longgar. - Setelah itu, tandai ukuran lingkar dada dengan menaruh penggaris di bawah benang.
2. Bagian bawah dada
Selanjutnya, kamu bisa menggunakan cara yang sama untuk mengukur bagian bawah dada. Tapi, perhatikan satu langkah tambahan berikut ini. Tambahkan hasil pengukuran sebanyak 5 inci.
3. Titik tertinggi dada
Untuk mendapatkan hasil pengukuran yang lebih tepat, kamu juga harus memeriksa ukuran titik tertinggi dada. Berdasarkan Mommies Daily Pregnancy Cheklist Book (2012) karya Mommies Daily, berikut cara mengukur titik tertinggi dada dengan benang: - Tautkan benang di titik tertinggi dada. - Seperti sebelumnya, usahakan lilitan tak terlalu kencang atau longgar. - Tandai hasil pengukuran dengan menaruh penggaris pada bagian akhir benang.
C. Cara mengukur lingkar dada dengan jari
Ternyata jari pun bisa digunakan sebagai alat pengukur lho, Ladies. Umumnya, sejengkal jari kita memiliki perbandingan yang sama dengan 2 cm. Langsung aja simak cara mengukur lingkar dada dengan jari berikut ini.
Cara mengukur:
- Letakkan jengkal jari di permukaan punggung.
- Ukur lingkar dada dari punggung dengan memindahkan jengkal ke depan dada.
- Nantinya, kamu bakal bisa langsung tahu ukuran lingkar dada.
Perhatikan 3 Hal Ini setelah Mengukur Lingkar Dada
1. Cek tabel ukuran baju
Apabila kamu telah menemukan angka lingkar dada, sesuaikan dengan tabel ukuran baju yang tersedia ya. Tentunya setiap merek memiliki ukuran yang berbeda.
Untuk melihat tabel tersebut, kamu bisa memeriksanya pada deskripsi toko online. Umumnya, mereka menyediakan ukuran baju dewasa dari S, M, L, dan XL.
2. Perhatikan contoh model baju
Sebelum membeli baju online, coba perhatikan contoh model baju. Ada kemungkinan kamu bisa mendapatkan gambaran untuk model baju yang bakal dibeli. Dengan begitu, kamu cukup menjadikan berat dan tinggi badan model sebagai patokan ukuran baju yang tepat.
3. Sesuaikan bahan dan jenis baju
Perlu kamu tahu bahan dan jenis baju juga menjadi salah satu faktor penentuan ukuran baju yang sesuai dengan tubuh. Terkadang kamu bakal menemukan bahan yang mudah melar setelah digunakan beberapa kali. Maka dari itu, jangan lupa cek bahan pakaian tersebut, ya.
Misalnya, baju sweater dengan bahan wol atau baju berkerah memiliki bahan yang cenderung tetap dan tebal. Jadi, jangan ragu untuk memilih ukuran yang sedikit lebih besar. Sementara bahan pakaian dari rajutan, denim, dan polyester akan berpotensi melar. Untuk menemukan ukuran yang pas, sebaiknya cari ukuran yang lebih kecil.
(AH)
