4 Manfaat Krim Retinoid dan Efek Sampingnya

Kumpulan berita dan informasi terkini seputar wanita, gaya hidup, kecantikan, dan karier.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Hello Ladies tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Retinoid atau tretinoin adalah sejenis vitamin A yang dapat mempercepat pembaruan sel kulit dan mencegah kolagen kulit rusak.
Dikutip dari situs health.harvard.edu, tretinoin pertama kali digunakan sebagai pengobatan jerawat di tahun 1970-an. Namun, para peneliti kemudian menemukan bahwa tretinoin juga mampu memudarkan bintik-bintik keratosis aktinik, meratakan pigmentasi, dan mempercepat pergantian sel-sel kulit.
Jadi benar jika ada yang mengatakan krim retinoid ampuh sebagai anti aging. Namun, dibutuhkan 3-6 bulan penggunaan rutin untuk melihat perbaikan kerutan. Sementara untuk hasil terbaik, membutuhkan waktu 6-12 bulan.
Manfaat Krim Retinoid
Berikut ini sejumlah manfaat krim retinoid untuk kulit wajah, dikutip dari WebMD.
1. Merawat Jerawat
Jika kamu memiliki kulit yang berjerawat, kamu bisa coba krim retinoid di rumah. Retinoid dapat membuka pori-pori, sehingga produk perawatan lain bisa bekerja maksimal. Retinoid juga mengurangi jerawat dengan mencegah sel-sel kulit mati menyumbat pori-pori. Tidak cukup sampai di situ, retinoid juga dapat mengurangi pembentukan bekas jerawat.
2. Mencegah Kerutan
Tretinoin dikenal dapat membantu mencegah efek radiasi ultraviolet. Krim retinoid yang dijual bebas mungkin tidak bekerja sebaik tretinoin dalam mengurangi kerutan, tetapi produknya tetap dapat memperbaiki penampilan kulit yang rusak akibat sinar matahari.
Menggunakan krimnya bersama dengan produk yang mengandung alpha-hydroxy acids dapat memberikan efek kulit halus lebih maksimal.
3. Bermanfaat untuk Psoriasis
Retinoid dapat memperlambat pertumbuhan sel kulit pada pasien psoriasis. Biasanya, krim atau gel retinoid dikombinasikan dengan pengobatan steroid. Kamu cukup mengoleskannya sebelum tidur.
4. Mencegah Kutil
Biasanya, dokter meresepkan retinoid untuk kutil, karena krim retinoid mampu bekerja untuk mengganggu pertumbuhan sel kutil. Pemakaian krim perlu digunakan selama beberapa bulan sebelum kutil hilang.
Efek Samping Krim Retinoid
Menurut WebMD, saat pertama kali menggunakan retinoid, kulit mungkin akan mengalami kemerahan, pengelupasan kulit, atau jerawat yang semakin parah. Hal tersebut bagian dari proses adaptasi kulit. Kamu bisa meminimalisasinya dengan menggunakan produk tersebut sampai kulit terbiasa, atau mencampurnya dengan pelembab.
Selain itu, mungkin akan terjadi perubahan warna kulit. Kulit pun menjadi lebih sensitif terhadap sinar matahari. Biasanya, kulit akan tampak berkerak atau melepuh.
Retinoid memang dapat menyebabkan kulit kering dan iritasi. Makanya, menurut situs health.harvard.edu, dokter menyarankan untuk menggunakan produk retinoid secara bertahap di malam hari.
Jika menggunakan krim retinoid, kamu wajib memakai tabir surya di siang hari, terutama antara jam 10 pagi dan jam 2 siang. Kenakan tabir surya dengan faktor perlindungan matahari (SPF) 30 atau lebih tinggi. Pilih juga pakaian yang melindungi kulit, seperti kemeja lengan panjang, celana, dan topi.
Jika dalam beberapa hari, kulitmu tidak membaik, atau justru bertambah parah. Segera periksakan dirimu ke dokter, barangkali kamu mengalami reaksi alergi terhadap krim retinoid.
Itulah sejumlah penjelasan manfaat dan efek samping dari krim retinoid. Sekarang jadi lebih paham, kan, Ladies?
(DEL)
Frequently Asked Question Section
Apa manfaat retinoid untuk wajah?

Apa manfaat retinoid untuk wajah?
Retinoid juga mengurangi jerawat dengan mencegah sel-sel kulit mati menyumbat pori-pori.
Retinoid dipakai kapan?

Retinoid dipakai kapan?
Makanya, menurut situs health.harvard.edu, dokter menyarankan untuk menggunakan produk retinoid secara bertahap di malam hari.
Apa efek samping krim retinoid?

Apa efek samping krim retinoid?
Menurut WebMD, saat pertama kali menggunakan retinoid, kulit mungkin akan mengalami kemerahan, pengelupasan kulit, atau jerawat yang semakin parah.
