6 Cara Merawat Rambut Setelah Smoothing Agar Tidak Mudah Rusak

Hello Ladies
Kumpulan berita dan informasi terkini seputar wanita, gaya hidup, kecantikan, dan karier.
Konten dari Pengguna
16 April 2024 15:30 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Hello Ladies tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Perawatan kecantikan ke salon saat periode new normal. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Perawatan kecantikan ke salon saat periode new normal. Foto: Shutterstock
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Memiliki rambut yang lurus dan sehat adalah dambaan bagi sebagian besar wanita. Berbagai cara pun dilakukan untuk mendapatkannya, salah satunya dengan smoothing.
ADVERTISEMENT
Smoothing dianggap lebih aman dibandingkan metode rebonding. Teknik perawatan rambut ini dapat meluruskan sekaligus melemaskan rambut secara optimal tanpa harus mengubah struktur rambutnya.
Biasanya, salon akan menggunakan bahan kimia yang ringan (mild) untuk smoothing. Tujuannya agar tidak muncul reaksi alergi dan ketidakcocokkan di kulit rambut.
Meski cukup aman, Anda harus tetap memerhatikan perawatan setelah smoothing. Simak tips dan cara merawat rambut smoothing selengkapnya dalam artikel berikut.

Cara Merawat Rambut Smoothing

Ilustrasi pelurus rambut/rambut lurus. Foto: Branislav Nenin/Shutterstock
Setelah melakukan smoothing, biasanya rambut akan mengalami kondisi yang tidak normal seperti kaku, kasar, kering dan mudah patah. Penyebabnya adalah paparan obat-obatan kimia dan iron yang sangat panas.
Meski obat-obatan tersebut mengandung protein dan keratin, namun tetap saja ada unsur kimia di dalamnya. Jadi, perlu dilakukan perawatan ekstra agar rambut hasil smoothing terhindar dari kerusakan yang parah.
ADVERTISEMENT
Dirangkum dari buku Pengeritingan Rambut, Penataan Sanggul Tradisional dan Kreatif susunan Dwi Ermavianti (2020), berikut penjelasannya:

1. Tidak mencuci rambut setelah smoothing

Setelah menjalani proses smoothing, disarankan untuk tidak mencuci rambut selama beberapa hari. Tujuannya agar produk perawatan dapat meresap sepenuhnya ke dalam struktur rambut.

2. Keramas pertama dengan bersih

Keramas pertama setelah smoothing hendaknya dilakukan dengan bersih untuk menghilangkan sisa-sisa produk perawatan. Jika perlu, Anda bisa melakukannya di salon agar mendapatkan perawatan hair spa dan hair masker agar rambut memperoleh nutrisi yang dibutuhkan.
Ilustrasi perempuan menyisir rambut. Foto: Prostock-studio/Shutterstock

3. Perawatan tambahan

Agar rambut tetap sehat dan terawat, dibutuhkan perawatan ekstra. Luangkan waktu minimal 1 kali sebulan untuk perawatan hair spa dan hair masker. Anda bisa menggunakan bahan-bahan alami seperti alpukat atau lidah buaya agar lebih aman untuk rambut.
ADVERTISEMENT

4. Hindari catok rambut untuk sementara

Setelah smoothing, rambut akan tetap lurus beberapa bulan ke depan. Untuk menghindari kerusakan, disarankan untuk tidak menggunakan alat catok terlalu sering.

5. Gunakan sisir jeruji jarang

Pilih sisir bergerigi atau jeruji yang jarang. Jika menggunakan sisir dengan kerapatan yang sempit, maka itu akan membuat rambut lebih mudah rontok. Selain itu, pilih sisir dari bahan yang tidak mengandung aliran listrik statis seperti sisir plastik.

6. Jangan gunakan pengering

Selesai keramas, rambut akan dalam kondisi basah dalam beberapa waktu. Namun, jangan gunakan hair dryer untuk mempercepat pengeringan. Dijelaskan dalam buku 365 Tip for Women oleh Rita Lauw Fu (2017), hair dryer justru dapat menyebabkan rambut kering dan pecah-pecah.
ADVERTISEMENT
(MSD)