3 Contoh Kwitansi Jual Beli Motor dan Cara Penulisannya
Peminat otomotif yang hobi menulis dan traveling.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Hendra Mahesa Wardana tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh kwitansi jual beli motor dan cara penulisannya yang benar perlu diketahui saat melakukan transaksi jual beli kendaraan. Sebab, kuitansi menjadi bukti penerimaan uang dari transaksi yang dilakukan.
Dikutip dari buku Panduan Lengkap Akuntansi Untuk UMKM, Astuti, S.Sy., (2024:38), kuitansi adalah dokumen berupa bukti penerimaan sejumlah uang.
Biasanya kuitansi dibuat oleh pihak yang menerima pembayaran dan diserahkan kepada pihak yang melakukan pembayaran.
Contoh Kwitansi Jual Beli Motor
Agar bisa membuat kuitansi yang benar, maka perlu mengetahui contoh serta cara penulisannya terlebih dahulu. Berikut adalah contoh kwitansi jual beli motor dan cara penulisannya yang bisa diikuti.
1. Contoh Kuitansi Jual Beli Sepeda Motor secara Tunai
Simak salah satu contoh kuitansi jual beli sepeda motor secara tunai berikut ini.
Kuitansi Pembelian Motor Tunai
Nomor: 003/2025
Tanggal: 10 September 2025
Telah diterima dari:
Nama: Ahmad Setiawan
Alamat: Jalan Maju Bersama Nomor 15, Jakarta
Uang sebesar: Rp35.000.000 Terbilang: Tiga Puluh Lima Juta Rupiah
Untuk Pembayaran: Sepeda motor tipe Honda PCX warna hitam
Tahun: 2024
Nomor Rangka: RST789
Nomor Mesin: NMK987
Dengan pembayaran tunai.
Penjual
(Tanda Tangan Penjual)
Pembeli
(Tanda Tangan Pembeli)
2. Contoh Kuitansi Jual Beli Sepeda Motor secara Kredit
Simak salah satu contoh kuitansi jual beli sepeda motor secara kredit berikut ini.
Kuitansi Pembelian Motor Kredit
Nomor: 002/2025
Tanggal: 10 September 2025
Telah diterima dari:
Nama Pembeli: Andi Kurniawan
Alamat: Komplek Griya Permai Blok B4/6, Bandung
Uang sebesar: Rp10.000.000 Terbilang: Sepuluh Juta Rupiah
Atas pembelian sepeda motor:
Merek/Tipe: Honda Beat
Warna: Biru
Tahun: 2024
Nomor Rangka: GHI567
Nomor Mesin: DEF345
Dengan pembayaran kredit yang akan dilunasi dalam periode 12 bulan.
Penjual
(Tanda Tangan Penjual)
Pembeli
(Tanda Tangan Pembeli)
3. Contoh Kuitansi Jual Beli Sepeda Motor beserta Garansi
Inilah salah satu contoh kuitansi jual beli sepeda motor dan garansinya.
Kuitansi Pembelian Sepeda Motor
Nomor: 001/2025
Tanggal: 10 September 2025
Telah diterima dari:
Nama Pembeli: Tiara Septiani
Alamat: Jalan Mawar Nomor 12, Bogor
Nomor HP: 085764635798
Uang sebesar: Rp15.000.000 Terbilang: Lima Belas Juta Rupiah
Atas pembelian sepeda motor:
Merek/Tipe: Honda Vario
Warna: Abu
Tahun: 2024
Nomor Rangka: PQR789
Nomor Mesin: ABD987
Dengan garansi 8 bulan terhitung sejak tanggal transaksi.
Penjual
(Tanda Tangan Penjual)
Pembeli
(Tanda Tangan Pembeli)
Cara Penulisan Kuitansi yang Benar sebagai Panduan
Tidak hanya mengetahui contoh kuitansinya, penting juga untuk mengetahui cara penulisan kuitansi yang benar. Terdapat beberapa bagian yang perlu dicantumkan saat melakukan transaksi, yakni sebagai berikut.
1. Tuliskan Informasi Pembeli dan Penjual
Komponen utama dalam penulisan kuitansi adalah informasi lengkap dari pembeli dan penjual. Pastikan ada nama, alamat, maupun nomor telepon dari untuk keperluan komunikasi.
2. Deskripsikan Sepeda Motor yang Dijual
Pada kuitansi, deskripsi lengkap dari barang yang dijual perlu dicantumkan. Dalam jual beli sepeda motor, maka pastikan rincian dari sepeda motor tersebut seperti merek, tipe, tahun, nomor rangka, nomor mesin, warna, serta kondisi kendaraan telah dituliskan.
3. Cantumkan Jumlah Uang yang Dibayarkan dan Metode Pembayarannya
Jumlah yang yang dibayarkan dalam transaksi perlu dicantumkan dalam kuitansi. Hal ini mencakup seluruh rincian harga dari barang tersebut. Selain itu, pastikan untuk mencantumkan metode pembayaran yang dilakukan, seperti tunai, kredit, dan lainnya.
4. Lengkapi Kuitansi dengan Tanggal Transaksi
Penulisan tanggal transaksi dalam kuitansi juga penting untuk dilakukan. Pastikan untuk menuliskannya secara jelas dan lengkap guna dijadikan referensi dalam hal garansi, klaim, dan lainnya.
5. Bubuhkan Tanda Tangan Pembeli dan Penjual
Cara penulisan yang terakhir adalah dengan membubuhkan tanda tangan dari pembeli dan penjual. Hal ini merupakan bukti persetujuan atas seluruh infomasi yang ada pada kuitansi sekaligus mengesahkan transaksi tersebut.
Itu dia beberapa contoh kwitansi jual beli motor dan cara penulisannya yang bisa diikuti. Dengan mengetahui informasi tersebut, maka bisa membuat kuitansi dengan benar ketika melakukan transaksi jual beli. (Prima)
Baca juga: Harga Motor Fazzio 2025, Spesifikasi, dan Fitur Unggulannya