Konten dari Pengguna

3 Penyebab Stang Motor Goyang dan Risikonya Jika Dibiarkan

H

Hendra Mahesa Wardana

Peminat otomotif yang hobi menulis dan traveling.

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hendra Mahesa Wardana tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Motor, Foto:Unsplash/Harley-Davidson
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Motor, Foto:Unsplash/Harley-Davidson

Penyebab stang motor goyang sering kali menjadi perhatian para pengendara, karena masalah ini bisa muncul kapan saja tanpa diduga.

Sensasi getaran di stang saat berkendara membuat pengalaman mengendarai motor menjadi kurang nyaman, bahkan membuat pengendara merasa cemas dan kurang fokus di jalan.

Banyak orang mungkin menyepelekan gejala ini, menganggapnya hanya gangguan kecil, padahal stang yang goyang bisa menimbulkan rasa tidak aman.

Penyebab Stang Motor Goyang

Ilustrasi Motor, Foto:Unsplash/Kirill Petropavlov

Penyebab stang motor goyang sering menjadi perhatian bagi pengendara, karena fenomena ini tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga bisa menimbulkan risiko keselamatan yang serius saat berkendara.

Getaran pada stang motor, terutama pada kecepatan tinggi, dapat terjadi akibat berbagai faktor yang saling terkait, mulai dari akselerasi yang terlalu cepat, ketidaksejajaran roda, hingga kondisi ban yang tidak optimal.

Berikut adalah beberapa penyebab stang motor goyang, sebagaimana dikutip dari laman bikerestart.com:

1. Akselerasi Terlalu Cepat pada Kecepatan Tinggi

Salah satu penyebab utama stang motor goyang adalah akselerasi mendadak saat motor dipacu pada kecepatan tinggi. Ketika ban depan kehilangan traksi akibat dorongan mendadak, stang motor mulai bergetar.

Fenomena ini sering terasa ketika motor dipercepat dari posisi berhenti, di mana motor sedikit melompat karena ban depan kehilangan daya cengkeram sementara.

Namun, pada kecepatan tinggi, getaran ini bisa meningkat hingga mengurangi kontrol pengendara secara signifikan dan menimbulkan risiko kecelakaan.

2. Ketidaksejajaran Roda

Ketidaksejajaran roda depan dan belakang juga menjadi penyebab stang motor goyang yang cukup umum.

Saat roda memiliki ruang gerak lateral berlebihan, motor cenderung bergoyang. Pada kecepatan rendah, efek ini mungkin tidak terlihat, tetapi semakin cepat laju motor, getaran pada stang menjadi lebih terasa dan dapat mengganggu kestabilan.

Misalignment bisa terjadi akibat komponen yang aus, kerusakan pada bagian tertentu, atau penyetelan yang kurang tepat saat servis terakhir.

3. Kondisi Ban Tidak Optimal

Ban yang kempes atau tekanan udara yang rendah dapat menimbulkan getaran saat motor melaju, sehingga stang motor ikut bergoyang.

Ban kempes biasanya mudah dikenali bahkan pada kecepatan rendah, sementara tekanan yang tidak sesuai standar pabrikan bisa menimbulkan masalah yang lebih subtil tetapi tetap memengaruhi kenyamanan dan keselamatan berkendara.

Pengecekan rutin kondisi ban dan tekanan udara menjadi langkah penting yang tidak boleh diabaikan.

Memahami penyebab stang motor goyang membantu pengendara untuk lebih waspada dan mengambil tindakan preventif.

Dengan begitu, risiko kehilangan kendali saat berkendara bisa diminimalkan, dan pengalaman berkendara menjadi lebih aman, nyaman, dan terkendali, sekaligus menjaga motor tetap dalam kondisi optimal. (ARIF)

Baca juga: Cara Bayar Pajak Motor di Indomaret dengan Praktis