Konten dari Pengguna

5 Penyebab Oli Mesin Keluar dari Pembuangan dan Cara Mengatasinya

H

Hendra Mahesa Wardana

Peminat otomotif yang hobi menulis dan traveling.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hendra Mahesa Wardana tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Penyebab Oli Mesin Keluar dari Pembuangan. Unsplash/Matt Boitor
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Penyebab Oli Mesin Keluar dari Pembuangan. Unsplash/Matt Boitor

Melihat oli keluar dari knalpot adalah tanda masalah serius pada mesin. Oli bisa berwarna hitam, kebiruan, atau keabu-abuan. Lantas, apa penyebab oli mesin keluar dari pembuangan?

Jika masalah oli keluar dari knalpot dibiarkan, ini bisa merusak komponen lain dan menyebabkan biaya perbaikan besar.

Penyebab Oli Mesin Keluar dari Pembuangan

Ilustrasi Penyebab Oli Mesin Keluar dari Pembuangan. Unsplash/Robin Thunholm

Mengutip laman repositori.untidar.ac.id, ada beberapa faktor utama penyebab oli mesin keluar dari pembuangan. Berikut penjelasannya.

1. Seal Katup Aus atau Rusak

Seal katup berfungsi mencegah oli masuk ke ruang bakar. Jika rusak, oli merembes dan ikut terbakar, menghasilkan asap kebiruan.

2. Ring Piston Aus atau Patah

Ring piston menyekat ruang bakar dari oli. Jika aus, oli bisa naik dan terbakar, menyebabkan asap kebiruan atau keabu-abuan.

3. Turbocharger Rusak

Pada mobil turbo, jika seal turbo rusak, oli bisa bocor ke knalpot dan terbakar, menghasilkan asap biru keabu-abuan, sering disertai suara mendesing.

4. Penyumbatan pada Sistem PCV (Positive Crankcase Ventilation)

Sistem PCV mengeluarkan gas buang dari karter. Jika tersumbat, tekanan di karter meningkat, mendorong oli masuk ke ruang bakar.

5. Level Oli Terlalu Penuh

Oli yang terlalu banyak bisa menciptakan tekanan berlebih, memaksa oli masuk ke ruang bakar atau keluar melalui ventilasi.

Solusi Oli Mesin Keluar dari Pembuangan

Ilustrasi Penyebab Oli Mesin Keluar dari Pembuangan. Unsplash/Christopher John

Penanganan masalah ini sangat bergantung pada penyebabnya. Penting untuk segera membawa kendaraan ke bengkel terpercaya untuk diagnosis yang akurat. Berikut ini adalah solusi oli mesin keluar dari mesin pembuangan:

  1. Penggantian Seal Katup. Jika seal katup yang bermasalah, penggantian adalah solusi yang tepat.

  2. Overhaul Mesin. Jika masalahnya ada pada ring piston yang aus atau patah, mungkin diperlukan overhaul mesin untuk mengganti ring piston dan memeriksa kondisi silinder.

  3. Perbaikan atau Penggantian Turbocharger. Jika turbocharger yang rusak, perlu dilakukan perbaikan atau penggantian unit turbocharger.

  4. Pembersihan atau Penggantian Sistem PCV. Sistem PCV yang tersumbat dapat dibersihkan atau diganti komponennya yang rusak.

  5. Penyesuaian Level Oli. Pastikan level oli selalu berada pada batas yang direkomendasikan.

Demikian penyebab oli mesin keluar dari pembuangan. Lakukan servis rutin dan pemeriksaan berkala untuk memastikan semua komponen mesin berfungsi dengan baik.

Perhatikan juga tanda-tanda awal seperti asap knalpot yang tidak biasa atau konsumsi oli yang berlebihan agar masalah dapat terdeteksi sejak dini.

Baca Juga: Apakah Oli Mesin Bisa untuk Oli Power Steering? Ketahui Informasinya di Sini