Konten dari Pengguna

Apakah Oli Mesin Bisa untuk Oli Power Steering? Ketahui Informasinya di Sini

H

Hendra Mahesa Wardana

Peminat otomotif yang hobi menulis dan traveling.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hendra Mahesa Wardana tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apakah oli mesin bisa untuk oli power steering, foto hanya ilustrasi, bukan oli sebenarnya: Pexels/Daniel Andraski
zoom-in-whitePerbesar
Apakah oli mesin bisa untuk oli power steering, foto hanya ilustrasi, bukan oli sebenarnya: Pexels/Daniel Andraski

Apakah oli mesin bisa untuk oli power steering jadi salah satu yang dipertanyakan oleh para pemilik kendaraan bermotor. Sebab, masih banyak yang belum mengetahui perbedaan dari berbagai jenis oli yang ada untuk kendaraan.

Dikutip dari buku Ensiklopedia Sistem Koloid dan Senyawa Hidrokarbon, Yuli Rohmatun, (2020:100), oli merupakan salah satu bagian penting dalam mesin yang berfungsi sebagai pelumas.

Dengan adanya pelumas, maka bisa memperkecil energi gesekan pada komponen dan membuat usia pemakaian bertambah lama.

Apakah Oli Mesin Bisa untuk Oli Power Steering?

Apakah oli mesin bisa untuk oli power steering, foto hanya ilustrasi, bukan oli sebenarnya: Pexels/Gera Cejas

Oli juga memiliki jenis yang beragam, termasuk oli mesin dan oli power steering. Lantas, apakah oli mesin bisa untuk oli power steering? Berikut adalah penjelasan selengkapnya.

Oli mesin merupakan cairan pelumas yang digunakan untuk melumasi komponen dalam mesin, khususnya mesin kendaraan. Sementara, oli power steering adalah cairan pelumas yang khusus digunakan dalam sistem power steering di kendaraan bermotor.

Kedua jenis oli ini bisa digunakan dalam komponen yang berbeda, sehingga memiliki fungsi yang berbeda. Oleh karena itu, oli mesin tidak bisa digunakan untuk oli power steering, karena berbeda komponen dan dibutuhkan oli khusus.

Tujuan dari penggunaan oli mesin adalah untuk melumasi komponen mesin untuk mengurangi gesekan. Sementara, oli power steering digunakan dalam sistem hidrolik power steering agar memberikan tekanan saat pengemudi menggerakan kemudi.

Dengan adanya pelumas pada sistem power steering kendaraan, maka pengemudi bisa merasakan kemudahan dan rasa nyaman ketika mengemudi. Sebab, oli power steering menjadi penghantar tekanan hidrolik dalam sistem dan memungkinkan pengemudi menggerakan kemudi dengan mudah.

Memiliki fungsi yang berbeda membuat oli mesin dan oli power steering tidak bisa digunakan untuk saling menggantikan.

Pastikan hanya menggunakan oli khusus power steering untuk dijadikan sebagai pelumas sistem power steering demi menjaga komponen tetap bekerja dengan baik dan lebih awet.

Setelah mengetahui penjelasan dari apakah oli mesin bisa untuk oli power steering, maka kini pemilik kendaraan bermotor bisa lebih memahami penggunaan setiap jenis oli. Gunakan oli sesuai fungsinya, agar tidak terjadi kerusakan pada kendaraan. (PRI)

Baca juga: Apakah Busi Motor Perlu Diganti? Cek Fakta dan Penjelasannya di Sini