Apakah Motor Listrik Boleh Kena Hujan? Ini Penjelasannya
Peminat otomotif yang hobi menulis dan traveling.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Hendra Mahesa Wardana tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Saat ini motor listrik sedang marak digunakan di Indonesia. Banyak masyarakat yang tertarik dengan motor ini karena harganya yang terjangkau. Namun, Apakah motor listrik boleh kena hujan? Ketahui jawabannya agar dapat merawatnya dengan benar.
Dikutip dari 2.1.1 Cars Kerja dan Komponen Motor Listrik, oleh itsotomotif (2024), dalam situs its.ac.id, secara umum motor listrik bekerja berdasarkan prinsip elektromagnetik, dengan mengubah energi listrik menjadi energi gerak atau putaran.
Apakah Motor Listrik Boleh Kena Hujan?
Apakah motor listrik boleh kena hujan? Dikutip dari situs tromox.com, secara umum, motor listrik dirancang dengan struktur yang mampu bertahan saat terkena hujan cukup lama.
Desain tersebut berfungsi untuk mencegah air masuk ke bagian dalam komponen sehingga tidak menimbulkan kerusakan.
Namun, ini bukan berarti motor listrik tahan air. Dengan kata lain, jika membiarkan motor listrik terkena hujan terlalu lama, air pada akhirnya akan masuk.
Dikutip dalam situs kiwieride.co.nz, meskipun beberapa sepeda atau motor listrik mungkin memiliki elemen desain tahan air, umumnya tidak sepenuhnya tahan air.
Paparan hujan lebat atau terendam air dapat menimbulkan risiko terhadap fungsi dan umur sepeda. Mengendarai motor listrik dalam kondisi ekstrem seperti banjir juga menimbulkan risiko yang sama.
Banyak masyarakat juga yang mempertanyakan apakah sepeda motor listrik bisa menyetrum saat hujan? Jawabannya tentu saja tidak.
Mengutip dari situs tromox.com, bagian-bagian penting pada sepeda motor listrik, mulai dari baterai, penggerak motor, panel layar, hingga konektor dibuat dalam bentuk tertutup rapat agar tetap aman digunakan meskipun terkena hujan saat berkendara.
Selain itu, sebagian besar sepeda motor listrik juga dilengkapi layar sentuh resistif yang memungkinkan untuk mengoperasikan kendaraan saat hujan.
Jadi, tidak perlu khawatir tersengat listrik saat hujan. Namun, perlu diingat bahwa merendam motor listrik di air yang dalam dalam waktu lama dapat merusak komponennya.
Ketika mengendarai motor di kondisi hujan, dianjurkan memakai spakbor agar cipratan air dan lumpur tidak mengenai kendaraan maupun pengendaranya.
Fender adalah penutup ban sepeda yang melindungi dari hujan. Fender dirancang untuk mencegah air hujan memercik ke punggung dan sepeda motor.
Demikianlah penjelasan tentang apakah motor listrik boleh kena hujan atau tidak. Jadi, kesimpulannya umumnya motor listrik dapat berkendara di tengah hujan, tetapi jika membiarkannya terkena hujan terus menerus akan merusak komponen motor. (IF)
Baca juga: Apakah Sepeda Listrik Boros Listrik? Ini Penjelasannya