Cara Merawat Motor habis Kehujanan agar Tetap Awet dan Tidak Cepat Rusak
Peminat otomotif yang hobi menulis dan traveling.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Hendra Mahesa Wardana tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara merawat motor habis kehujanan menjadi hal penting agar kondisi mesin maupun komponen luar tetap terlindungi dengan baik.
Efek air hujan yang menempel pada bodi kendaraan dapat meninggalkan sisa kotoran, debu, hingga kelembapan yang merugikan.
Perawatan yang tepat setelah terkena hujan akan membantu menjaga performa motor tetap optimal meskipun sering digunakan dalam kondisi cuaca ekstrem.
Cara Merawat Motor habis Kehujanan
Berikut adalah cara merawat motor habis kehujanan yang perlu diperhatikan agar kondisi motor tetap terjaga secara menyeluruh, dikutip dari westendmotorsports.com.
1. Keringkan Seluruh Bagian Motor dengan Benar
Tindakan pertama yang perlu dilakukan setelah motor terkena hujan adalah mengeringkannya supaya kelembapan cepat hilang.
Proses pengeringan bisa menggunakan kain lembut yang mampu menyerap air dengan baik, terutama pada bagian celah sempit yang rawan menyimpan air.
Komponen seperti mesin, rantai, dan kabel kelistrikan harus benar-benar kering agar tidak menimbulkan karat maupun korsleting.
Jika bagian jok berbahan kulit atau sintetis, pengeringan harus dilakukan dengan teliti agar material tidak mudah rusak.
2. Periksa Kondisi Rantai dan Rem
Rantai yang basah akibat air hujan lebih cepat mengalami karat, sehingga perlu dibersihkan dan dilumasi ulang agar tetap awet.
Rem juga harus diperhatikan karena air hujan dapat mengurangi daya cengkeram kampas terhadap cakram, bahkan menimbulkan suara berdecit.
Pengecekan dilakukan dengan melihat kondisi permukaan cakram, kampas, hingga minyak rem apakah masih dalam batas normal.
Jika ditemukan karat pada rantai atau cakram, sebaiknya segera ditangani agar tidak berkembang menjadi kerusakan yang lebih serius.
3. Cek Sistem Kelistrikan Motor
Sistem kelistrikan seperti aki, sekring, kabel, hingga lampu merupakan bagian yang paling rentan jika terkena air hujan dalam waktu lama.
Pemeriksaan harus dilakukan dengan memastikan tidak ada kabel yang longgar, korslet, atau muncul tanda-tanda kelembapan berlebihan. Terminal aki sebaiknya dibersihkan dan diberi perlindungan tambahan agar tidak mudah berkarat.
Pengecekan menyeluruh akan mencegah risiko kerusakan elektronik yang dapat mengganggu performa motor saat digunakan.
4. Bersihkan Bagian Bawah Motor
Lumpur, pasir, dan kotoran dari cipratan hujan umumnya terkumpul di kolong motor. Kotoran tersebut dapat menempel pada suspensi, knalpot, maupun bagian rangka bawah sehingga mempercepat proses korosi.
Pembersihan menyeluruh menggunakan air bersih dan sikat halus sangat diperlukan agar motor kembali terjaga kebersihannya.
Setelah dibersihkan, pastikan bagian bawah motor juga dikeringkan agar tidak menyisakan genangan air yang bisa menimbulkan karat.
5. Gunakan Penutup Motor Berkualitas
Menjaga motor tetap terlindungi dari hujan berikutnya dapat dilakukan dengan penggunaan cover motor yang tahan air.
Cover yang baik akan menghalangi kelembapan masuk langsung ke permukaan motor, sehingga komponen tetap aman meskipun terkena hujan deras.
Bahan yang digunakan sebaiknya kedap air namun tetap memiliki sirkulasi agar tidak menimbulkan jamur. Dengan perlindungan tambahan ini, motor akan tetap awet meskipun harus diparkir di luar ruangan.
Cara merawat motor habis kehujanan sangat penting dilakukan secara rutin agar performa motor tetap stabil dan komponen tidak cepat rusak. Perawatan yang konsisten juga akan membuat motor lebih awet serta terhindar dari kerugian akibat kerusakan dini. (Khoirul)
Baca Juga: Kenapa Motor Tidak Boleh Masuk Tol? Ini Jawabannya