Konten dari Pengguna

Cara Merawat Motor habis Turun Mesin agar Tetap Awet

H

Hendra Mahesa Wardana

Peminat otomotif yang hobi menulis dan traveling.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hendra Mahesa Wardana tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara merawat motor habis turun mesin. Foto: Unsplash Bjørn-Magnus Kristiansen
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara merawat motor habis turun mesin. Foto: Unsplash Bjørn-Magnus Kristiansen

Cara merawat motor habis turun mesin menjadi hal penting yang sering terlupakan oleh pemilik kendaraan.

Setelah melalui proses perbaikan besar pada mesin, motor memerlukan perhatian khusus agar performanya kembali normal dan tidak cepat rusak.

Turun mesin biasanya dilakukan karena adanya kerusakan pada komponen penting, misalnya piston, blok silinder, atau klep. Oleh karena itu, perawatan pasca perbaikan sangat menentukan usia pakai motor ke depannya.

Cara Merawat Motor habis Turun Mesin

ILustrasi cara merawat motor habis turun mesin. Foto: Unsplash Bjørn-Magnus Kristiansen

Cara merawat motor habis turun mesin juga bertujuan untuk mengembalikan performa motor agar tetap prima dan nyaman digunakan.

Perawatan yang tepat membantu komponen mesin yang baru diperbaiki beradaptasi lebih baik, sehingga mesin tidak mudah aus.

Dikutip dari laman BikeMart.sg, motor yang baru selesai turun mesin memerlukan perhatian ekstra agar performanya tetap optimal. Salah satu langkah penting adalah rutin memeriksa dan membersihkan filter udara untuk mencegah kotoran masuk ke ruang pembakaran.

Selain itu, penggunaan bahan bakar berkualitas tinggi juga sangat disarankan guna menghindari risiko kerusakan akibat bahan bakar oktan rendah atau tercemar.

Dengan perawatan sederhana ini, mesin akan lebih sehat dan tahan lama. Berikut adalah cara merawat motor habis turun mesin agar tetap awet.

1. Lakukan Masa Inreyen dengan Benar

Gunakan motor secara normal, hindari memacu kecepatan tinggi, dan jangan melakukan akselerasi mendadak. Masa inreyen ini penting agar komponen mesin yang baru diperbaiki bisa beradaptasi dengan baik.

2. Ganti Oli Lebih Cepat dari Jadwal Normal

Lakukan penggantian oli pertama kali pada jarak 500–1000 km. Hal ini membantu membersihkan sisa serpihan logam atau kotoran setelah perbaikan mesin.

3. Perhatikan Sistem Pendingin Mesin

Pastikan radiator atau kipas pendingin berfungsi optimal. Mesin yang baru selesai turun mesin lebih mudah panas, sehingga sistem pendingin harus bekerja baik untuk mencegah overheat.

4. Panaskan Motor Secukupnya Sebelum Digunakan

Panaskan mesin beberapa menit sebelum dikendarai agar oli bersirkulasi sempurna dan melumasi seluruh komponen.

5. Rutin Lakukan Servis Berkala

Setelah turun mesin, lakukan pengecekan lebih sering di bengkel terpercaya. Selain itu, pastikan filter udara bersih, busi normal, dan gunakan bahan bakar berkualitas agar mesin lebih awet.

6. Simpan Motor di Tempat Kering dan Aman

Hindari menyimpan motor di tempat lembap agar komponen mesin dan bodi tidak mudah berkarat.

Dengan menerapkan cara merawat motor habis turun mesin di atas, motor akan lebih cepat pulih performanya, tetap awet, hemat bahan bakar, dan nyaman digunakan dalam jangka panjang. (Arif)

Baca juga: Cara Merawat Motor habis Kehujanan agar Tetap Awet dan Tidak Cepat Rusak