Kapasitas Tangki Fiz R yang Perlu Diketahui Pengendara Motor
Peminat otomotif yang hobi menulis dan traveling.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Hendra Mahesa Wardana tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kapasitas tangki Fiz R menjadi salah satu aspek penting yang sering dibicarakan oleh pencinta motor bebek 2-tak legendaris buatan Yamaha.
Motor ini pertama kali hadir pada tahun 1997 dan langsung mendapat perhatian besar berkat performa mesin yang tangguh di kelasnya.
Popularitasnya makin meningkat di awal 2000-an karena desain sporty serta teknologi pendingin mesin YPCS yang saat itu terbilang cukup inovatif.
Kapasitas Tangki Fiz R
Dikutip dari yamahadeta.co.id, kapasitas tangki Fiz R adalah 4,5 liter, ukuran yang cukup ideal untuk motor bebek 2-tak di era akhir 1990-an hingga awal 2000-an.
Dengan kapasitas tersebut, motor ini mampu memberikan jarak tempuh harian yang efisien tanpa harus terlalu sering berhenti di pompa bensin.
Tangki ini juga dirancang dengan posisi yang ergonomis, sehingga tidak mengganggu kenyamanan pengendara meskipun digunakan untuk perjalanan jauh.
Ketahanan tangki terhadap getaran maupun tekanan bahan bakar membuatnya awet, apalagi dengan perawatan yang sesuai standar pabrikan.
Spesifikasi mesin Yamaha Fiz R turut mendukung performanya sehingga tangki berkapasitas sedang itu terasa sangat seimbang. Mesin 2-tak dengan kapasitas 110,4 cc dilengkapi karburator Mikuni VM20 dan rasio kompresi 7,1:1.
Tenaga yang dihasilkan mencapai 10,54 HP pada 7.500 RPM, sementara torsi maksimum berada di angka 10,7 Nm pada 6.500 RPM.
Sistem pendingin YPCS berperan penting menjaga suhu mesin tetap stabil, membuat motor ini bisa dipacu hingga kecepatan puncak 100 km/jam dengan setelan pabrikan.
Rangka underbone yang digunakan Fiz R memberikan kekokohan tersendiri, ditambah dengan bobot motor hanya 95 kilogram. Dimensi panjang 1.870 mm, lebar 670 mm, dan tinggi 1.040 mm membuat posturnya pas bagi pengendara di Indonesia.
Suspensi depan menggunakan model teleskopik yang responsif terhadap jalanan bergelombang, sementara bagian belakang masih mengandalkan dual shock absorber untuk menjaga kestabilan saat berboncengan.
Kombinasi tersebut membuat motor ini nyaman dipakai, meskipun melewati jalur yang tidak terlalu mulus.
Sistem pengereman Fiz R juga memperlihatkan keunggulannya, karena bagian depan sudah menggunakan cakram hidrolik dengan kaliper dua piston.
Rem belakang masih bertipe tromol, namun cukup efektif menahan laju motor di berbagai kondisi jalan.
Ban depan berukuran 2.50 – 17 dan ban belakang 2.75 – 17 dengan velg Enkei 3-spoke legendaris yang hingga kini tetap diminati karena kekuatannya.
Semua detail ini menjadikan Fiz R bukan sekadar motor bebek biasa, melainkan sebuah ikon pada masanya.
Kini, meskipun produksinya sudah dihentikan sejak 2004, keberadaan Fiz R masih terus dicari kolektor maupun penggemar motor 2-tak klasik.
Faktor nostalgia, performa mesin, serta desain sporty yang tidak lekang oleh waktu membuat harganya tetap stabil di pasaran motor bekas.
Kapasitas tangki Fiz R yang ideal juga menjadi alasan motor ini masih relevan digunakan sampai saat ini. (Khoirul)
Baca Juga: Ukuran Shock Belakang Mio Sporty sesuai Standar Pabrik Yamaha