Konten dari Pengguna

Rumus Hitung CC Mesin Motor dan Mobil beserta Contohnya

H

Hendra Mahesa Wardana

Peminat otomotif yang hobi menulis dan traveling.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hendra Mahesa Wardana tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi rumus hitung CC | Unsplash /Premkumar Masilamani
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi rumus hitung CC | Unsplash /Premkumar Masilamani

Rumus hitung CC merupakan hal mendasar yang sangat berguna untuk memahami kapasitas mesin kendaraan, baik sepeda motor maupun mobil.

Istilah CC sendiri, yang merupakan singkatan dari cubic centimeter, menunjukkan besarnya volume ruang pembakaran dalam silinder mesin.

Kapasitas ini menjadi indikator seberapa besar tenaga yang dapat dihasilkan ketika bahan bakar dibakar di dalam ruang tersebut. Oleh karena itu, semakin tinggi angka CC, umumnya mesin mampu menghasilkan daya yang lebih besar.

Rumus Hitung CC Mesin Motor dan Mobil

Ilustrasi rumus hitung CC | Unsplash /Nathan Dumlao

Rumus hitung CC pada dasarnya tidak berbeda antara motor dan mobil, karena keduanya mengikuti prinsip dasar perhitungan volume sebuah tabung.

Hal ini disebabkan karena ruang bakar pada mesin berbentuk menyerupai silinder. Untuk menghitung volumenya, kita memerlukan informasi mengenai diameter silinder (bore), panjang langkah piston (stroke), serta jumlah silinder yang dimiliki mesin.

Dengan menggabungkan ketiga variabel ini, kita dapat memperoleh hasil perhitungan kapasitas mesin secara menyeluruh dan akurat.

Dikutip dari laman reliancegeneral.co.in, berikut adalah rumus hitung CC mesin motor dan mobil.

CC = (π / 4) × bore² × stroke × jumlah silinder

Keterangan :

  • π (pi) adalah angka tetap 3,14

  • Bore adalah diameter silinder dalam satuan sentimeter.

  • Stroke adalah panjang langkah piston dalam sentimeter.

  • Jumlah silinder menunjukkan berapa banyak silinder dalam mesin.

Contoh Perhitungan CC Mesin Motor

Misalnya, sebuah motor memiliki diameter silinder 6 cm dan langkah piston 5.8 cm, serta hanya memiliki 1 silinder. Maka:

CC = (3,14 ÷ 4) × 6² × 5,8 × 1

= 0,785 × 36 × 5,8

= 0,785 × 208,8

= 164 cc

Artinya, motor tersebut memiliki kapasitas mesin sebesar 164 cc.

Contoh Perhitungan CC Mesin Mobil

Sebuah mobil 4 silinder memiliki bore 7 cm dan stroke 8,5 cm. Berapa kapasitas mesinnya?

CC - (3,14 ÷ 4) × 7² × 8,5 × 4

= 0,785 × 49 × 8,5 × 4

= 0,785 × 416,5 × 4

= 326,96 × 4

= 1307,84 cc

≈ 1308 cc

Artinya, mobil tersebut memiliki kapasitas mesin sebesar 1308 cc.

Itulah salah satu cara menghitung kapasitas mesin kendaraan, semoga bermanfaat dan menambah pemahaman seputar dunia otomotif. (Yolan)

Baca juga: Apa Itu CC Mobil, Pengertian dan Hubungannya dengan Bahan Bakar