Rute Tol Jakarta Cikampek 2 Selatan agar Perjalanan Lancar
Peminat otomotif yang hobi menulis dan traveling.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Hendra Mahesa Wardana tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Rute tol Jakarta Cikampek 2 Selatan hadir sebagai jalur alternatif baru yang dibangun untuk mengurangi beban kendaraan di Tol Jakarta–Cikampek utama yang kerap mengalami kepadatan.
Kehadiran jalur ini juga ditujukan untuk memperkuat konektivitas wilayah industri, pemukiman, hingga daerah penyangga yang tersebar di kawasan Jabodetabek menuju Jawa Barat.
Dengan panjang mencapai sekitar 62 kilometer, jalur ini menjadi salah satu proyek strategis yang diharapkan dapat memperlancar arus perjalanan sekaligus mendukung distribusi logistik.
Rute Tol Jakarta Cikampek 2 Selatan
Dikutip dari binamarga.pu.go.id, berikut adalah rute tol Jakarta Cikampek 2 Selatan yang dirancang khusus untuk menghubungkan Jatiasih, Bekasi dengan Sadang, Purwakarta.
Rute ini terbagi ke dalam beberapa segmen dengan jalur yang melewati berbagai wilayah penting. Titik awal perjalanan dimulai dari Gerbang Tol Jati Asih yang berada di kawasan Bekasi.
Dari titik ini, kendaraan diarahkan menuju Bantar Gebang dan dilanjutkan ke Setu yang terhubung dengan wilayah Kabupaten Bogor.
Setelah keluar dari Setu, perjalanan berlanjut ke Sukaragam di Kabupaten Bekasi lalu mengarah ke Taman Mekar yang menjadi jalur penting menuju kawasan industri Karawang.
Bagian berikutnya masuk ke Kutanegara, simpang strategis yang memberi akses ke Karawang Timur dan Karawang Barat, sebelum akhirnya berakhir di Sadang, Purwakarta yang terhubung langsung dengan Tol Cipularang.
Setiap gerbang tol di sepanjang jalur ini berfungsi sebagai simpul koneksi antarwilayah.
Jati Asih berperan sebagai pintu masuk utama, Bantar Gebang dan Setu menjadi akses pendukung, sementara Sukaragam dan Taman Mekar menghubungkan jalur Bekasi ke Karawang.
Kutanegara dan Sadang memiliki posisi vital karena menghubungkan arus kendaraan langsung ke jaringan tol utama Jawa Barat. Dengan pola seperti ini, distribusi lalu lintas dapat lebih merata dan kepadatan di tol eksisting bisa terurai.
Proyek ini dikerjakan dalam tiga paket pekerjaan utama. Paket I mencakup Jatiasih–Setu sepanjang 7,25 kilometer, terbagi dalam seksi Jatiasih–Bantar Gebang serta Bantar Gebang–Setu.
Paket II meliputi seksi Setu–Sukaragam sepanjang 10,5 kilometer dan Sukaragam–Sukabungah sepanjang 13 kilometer.
Paket III membentang dari Sukabungah hingga Sadang sepanjang 31,25 kilometer, dengan seksi Sukabungah–Kutanegara serta Kutanegara–Sadang sebagai penghubung utama.
Salah satu bagian yang sudah difungsikan adalah segmen Sadang–Kutanegara sepanjang 8,5 kilometer.
Jalur ini dapat diakses melalui Simpang Susun Sadang di kilometer 77 Tol Cipularang dan terkoneksi ke jalur industri sepanjang 15 kilometer sebelum kembali masuk ke Tol Jakarta–Cikampek melalui Gerbang Tol Karawang Timur.
Alternatif lain, pengendara juga bisa melanjutkan ke Gerbang Tol Karawang Barat yang berjarak sekitar 27 kilometer dari Kutanegara.
Uji coba fungsionalisasi segmen ini sudah dilakukan pada masa libur Natal dan Tahun Baru 2023 serta Lebaran 2024, khusus untuk kendaraan golongan I non bus seperti mobil pribadi dan minibus.
Selain menjadi jalur alternatif, keberadaan rute tol Jakarta Cikampek 2 Selatan juga berperan penting dalam mendukung akses kawasan industri di Karawang dan Purwakarta yang memiliki kontribusi besar terhadap rantai pasok nasional.
Proyek ini dikerjakan oleh PT Jasamarga Japek Selatan dengan nilai investasi mencapai Rp14,691 triliun, dan secara bertahap ruas-ruasnya akan difungsikan agar memberi manfaat maksimal bagi pengguna jalan.
Secara keseluruhan, rute tol Jakarta Cikampek 2 Selatan memberikan gambaran jelas mengenai pentingnya jalur baru sebagai penunjang mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat konektivitas kawasan Jawa Barat. (Khoirul)
Baca Juga: 7 Jalan Tol Baru di Jawa yang Akan Segera Beroperasi