Konten dari Pengguna
10 Flora Endemik Indonesia yang Ada di Berbagai Daerah
2 Desember 2025 17:04 WIB
·
waktu baca 3 menit
Kiriman Pengguna
10 Flora Endemik Indonesia yang Ada di Berbagai Daerah
Apa saja contoh flora endemik Indonesia? Simak penjelasan dalam artikel ini seputar beragam tanaman khas yang tumbuh di indonesia.Hendro Ari Gunawan
Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Indonesia dikenal memiliki keanekaragaman hayati yang sangat melimpah, termasuk berbagai spesies flora endemik yang tidak dapat ditemukan secara alami di tempat lain. Setiap tumbuhan endemik tumbuh dan beradaptasi sesuai kondisi lingkungan di wilayah asalnya. Artikel ini merangkum beberapa contoh flora endemik Indonesia yang menarik untuk dikenali lebih dekat berdasarkan buku Ensiklopedia Tanaman Endemik Indonesia oleh Esti Asmalia dan sumber lainnya.
ADVERTISEMENT
1. Bunga Padma Raksasa (Rafflesia arnoldii)
Tumbuhan ini dapat ditemukan di hutan Sumatra dan sebagian Kalimantan. Bunganya mampu mencapai diameter hingga satu meter dan mengeluarkan aroma busuk untuk menarik lalat serta serangga. Rafflesia hidup sebagai parasit pada jaringan tumbuhan inang. Karena sifatnya inilah, jika tanaman induk mati, rafflesia juga ikut mati.
2. Bunga Bangkai Raksasa (Amorphophallus titanum)
Bunga bangkai raksasa sering dianggap sama dengan Rafflesia karena ukuran serta aromanya yang menyengat, padahal keduanya berbeda. Bunga bangkai tumbuh dari umbi miliknya sendiri dan memiliki struktur bunga yang jauh lebih tinggi, bentuknya seperti terompet menjulang ke atas.
3. Meranti (Shorea spp.)
Meranti berasal dari pohon-pohon genus Shorea yang banyak tumbuh di hutan Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Kayunya memiliki nilai ekonomi tinggi dan digunakan dalam industri konstruksi maupun furnitur. Tanaman ini dapat ditemukan di hutan dataran rendah, hutan hujan tropis, hingga hutan rawa.
ADVERTISEMENT
4. Matoa (Pometia pinnata)
Matoa adalah pohon buah asli Indonesia bagian timur, terutama Papua. Pohon ini tumbuh baik pada tanah kering dengan lapisan tanah yang tebal. Matoa biasanya berbuah sekali setahun, menghasilkan buah manis dengan tekstur kenyal.
5. Eboni (Diospyros celebica)
Kayu eboni merupakan spesies endemik Sulawesi, sehingga dikenal juga sebagai Kayu Hitam Sulawesi. Dalam buku Mengenal Flora Arboretum Bumi Harapan oleh Nurlaela dkk, disebutkan bahwa pohon ini tumbuh di hutan dataran rendah hingga wilayah menengah ditanah yang berdrainase baik. Kayunya berwarna hitam pekat dengan pola serat yang unik. Kayu eboni sangat bernilai tinggi, membuatnya sering digunakan dalam pembuatan furnitur mewah, instrumen musik, dan ukiran.
6. Anggrek Hitam (Coelogyne pandurata)
Anggrek hitam adalah flora endemik Kalimantan. Meskipun disebut “anggrek hitam”, kelopak bunganya justru berwarna hijau. Sebutan hitam merujuk pada bagian kelopak yang tampak seperti lidah menjulur berwarna hitam. Di alam, anggrek ini tumbuh menempel pada batang pohon di hutan.
ADVERTISEMENT
7. Cendana (Santalum album L.)
Menurut buku Etnobotani Cendana (Santalum album L.) Masyarakat Lokal Kabupaten Timor Tengah Selatan oleh Maria Paulin Saridew, cendana adalah flora endemik dari Indonesia yang tumbuh secara alami di Nusa Tenggara Timur, terutama pulai Timor dan pulau Sumba. Dalam duania perdagangan, cendana dikenal dengan nama sandalwood. Pohon cendana terkenal karena aroma kayunya yang khas dan bernilai tinggi. Kayu serta minyaknya digunakan sebagai bahan dupa, parfum, rempah, dan aromaterapi.
8. Bunga Edelweiss (Anaphalis javanica)
Edelweiss Jawa adalah salah satu tumbuhan khas pegunungan Indonesia yang hanya tumbuh di kawasan dataran tinggi seperti Semeru, Rinjani, dan Gunung Gede Pangrango. Bunga ini sering disebut bunga abadi karena kelopaknya sulit layu. Namun, populasinya kini menurun akibat aktivitas manusia.
ADVERTISEMENT
9. Buah Merah Papua (Pandanus conoideus)
Buah merah adalah tanaman endemik Papua yang bentuknya menyerupai jagung besar berwarna merah. Tanaman ini masih satu keluarga dengan pandan, tetapi memiliki daun lebih panjang dan tebal. Masyarakat Papua sudah lama mengonsumsi buah merah karena diyakini bermanfaat untuk menjaga kesehatan.
10. Sawo Kecik (Manilkara kauki)
Sawo kecik adalah tumbuhan endemik penghasil buah dari keluarga sawo-sawoan (Sapotaceae). Dahulu tanaman ini banyak ditemukan di Jawa, namun kini keberadaannya semakin jarang dijumpai.
(SA)

