15 Aplikasi Paling Populer 2025 dari Berbagai Kategori

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Aplikasi paling populer 2025 terbagi menjadi beberapa kategori, mulai dari media sosial, layanan AI, kesehatan, hingga fintech. Menurut laporan Sensor Tower dan Data.ai, lonjakan unduhan aplikasi ini terjadi secara signifikan di awal tahun 2025.
Perubahan tersebut dipengaruhi oleh kebutuhan akan efisiensi, kemudahan akses, dan keingintahuan publik terhadap teknologi terbaru. Kondisi ini mencerminkan bahwa masyarakat global semakin mengandalkan teknologi dalam kehidupan sehari-hari.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Aplikasi Media Sosial Paling Populer 2025
Salah satu sektor aplikasi yang paling stabil pertumbuhannya adalah media sosial. Meskipun platform lama masih mendominasi, beberapa pemain baru mulai merebut perhatian publik. Berikut daftarnya menurut Statista:
Facebook: Meski disebut-sebut sebagai platform “generasi lama”, nyatanya Facebook masih mendominasi karena fiturnya yang sangat lengkap, mulai dari grup, marketplace, hingga integrasi bisnis.
YouTube: Baik untuk hiburan, edukasi, maupun promosi, YouTube masih jadi rujukan utama khalayak luas. Di 2025, fitur Shorts dan monetisasi kreator semakin mendorong pengguna untuk aktif membuat konten.
WhatsApp: WhatsApp tidak hanya menjadi alat komunikasi pribadi, tetapi juga sarana komunikasi bisnis yang vital. WhatsApp Business kini dimanfaatkan berbagai UMKM dan korporasi untuk promosi, pelayanan pelanggan, hingga transaksi.
TikTok: Tetap menjadi raja konten video pendek, TikTok mempertahankan posisi teratas dengan fitur AI video generator terbaru mereka yang memungkinkan pengguna membuat konten sinematik hanya dari skrip teks.
Instagram: Masih satu atap dengan Facebook dan WhatsApp, Instagram kini telah bertransformasi menjadi aplikasi visual storytelling yang menggabungkan AI editing dan fitur e-commerce.
Menurut The Verge dan TechCrunch, meningkatnya popularitas apliaksi media sosial ini juga ditopang oleh tren authentic sharing yang kini lebih disukai daripada posting-an berfilter.
Aplikasi AI Paling Populer 2025
Tahun 2025 menandai era baru penggunaan AI (Artificial Intelligence) dalam kehidupan sehari-hari. Tidak hanya di kantor, kini AI menyatu dalam kegiatan harian seperti menulis, mendesain, hingga berbelanja. Dikutip dari Backlinko, berikut beberapa jenis aplikasinya yang populer tahun ini:
ChatGPT (OpenAI): Aplikasi AI paling populer di dunia dengan 546,15 juta pengguna aktif bulanan per April 2025. ChatGPT menjadi favorit banyak pengguna untuk kebutuhan menulis, coding, hingga bimbingan belajar.
Google Gemini: Aplikasi ini integrasi mulus dengan ekosistem Google, menjadikannya pilihan utama bagi pengguna Android dan usaha produktivitas.
Doubao: Chatbot AI percakapan yang dibuat oleh ByteDance, perusahaan induk TikTok. Aplikasi ini memikat khalayak luas melalui fungsionalitas dan pengalaman penggunanya.
DeepSeek: Menduduki peringkat ke‑4 dalam unduhan AI global (sekitar 96,88 juta pengguna aktif bulanan). Dikembangkan oleh perusahaan asal China, aplikasi AI ini dikenal karena efisiensi biaya dan kemampuannya bersaing dengan model AI populer lainnya seperti OpenAI.
Berdasarkan informasi dari Bloomberg Tech, sebagian besar pengguna mengaku bahwa kehadiran aplikasi AI telah meningkatkan efisiensi hingga 40% dalam pekerjaan sehari-hari.
Aplikasi Kesehatan Populer 2025
Gaya hidup sehat dan mindfulness menjadi bagian penting di 2025. Aplikasi yang membantu pengguna menjalani pola hidup sehat ini pun mengalami pertumbuhan luar biasa.
Menurut data dari Statista, pengguna aplikasi kesehatan meningkat 27% dibanding tahun lalu, terutama di kalangan usia 25-40 tahun. Berikut beberapa daftarnya:
Headspace: Aplikasi meditasi ini merilis fitur daily AI coach untuk membimbing pengguna mengatur emosi dan produktivitas.
MyFitnessPal: Tetap menjadi pilihan utama untuk pencatatan kalori dan kebugaran, kini terintegrasi dengan smartwatch secara real-time.
Strava: Komunitas lari dan bersepeda ini semakin berkembang, terutama karena fitur group challenge yang mendorong motivasi pengguna.
Aplikasi Fintech Paling Populer di Indonesia 2025
Kemudahan bertransaksi di Indonesia menjadi alasan utama terjadinya lonjakan aplikasi belanja dan keuangan digital. Berikut dominasi aplikasi fintech yang menawarkan kemudahan bertransaksi secara online di Indonesia tahun 2025 menurut data dari Similarweb:
DANA: Aplikasi dompet digital yang menawarkan sistem keamanan tingkat tinggi dan user interface yang simpel, cocok untuk pengguna Gen‑Z dan milenial.
BCA mobile: Aplikasi mobile banking dari Bank Central Asia (BCA) sebagai layanan transaksi perbankan online yang lengkap, mulai dari transfer, pembayaran, hingga atm digital.
GoPay: E-wallet yang terintegrasi dengan layanan Gojek dan ekosistem GoTo. Aplikasi ini juga menyediakan fitur seperti GoInvestasi, GoPayLater, promosi cashback, transfer gratis, hingga pembayaran dengan QRIS.
Kesimpulan
Tahun 2025 menjadi saksi lonjakan penggunaan aplikasi digital dari berbagai kategori, mulai dari media sosial, AI, kesehatan, hingga fintech. Adapun aplikasi yang mendukung efisiensi dan konektivitas menjadi paling dicari.
Di ranah media sosial, TikTok masih merajai dengan fitur AI video generator, diikuti Instagram yang menggabungkan e-commerce dan AI editing. BeReal dan Zigazoo juga mencuri perhatian dengan pendekatan autentik dan ramah anak.
Kategori AI semakin menonjol dengan aplikasi seperti ChatGPT, Notion AI, GrammarlyGO, dan Otter.ai, yang meningkatkan efisiensi kerja hingga 40%.
Sementara itu, aplikasi kesehatan seperti Headspace, MyFitnessPal, dan Strava makin digemari, khususnya oleh usia 25–40 tahun yang sadar akan gaya hidup sehat.
Di Indonesia, aplikasi fintech seperti Shopee, Tokopedia, DANA, OVO, dan Flip terus berkembang, menawarkan kemudahan transaksi, cashback, hingga fitur AI. Popularitas ini menunjukkan semakin besarnya peran teknologi dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
Baca juga: Jenis-Jenis Teknologi Kecerdasan Buatan dan Contohnya
(NDA)
