Konten dari Pengguna

20 Hewan yang Dilindungi di Indonesia dan Habitatnya

Hendro Ari Gunawan

Hendro Ari Gunawan

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrsi hewan yang dilindungi. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrsi hewan yang dilindungi. Foto: Unsplash

Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan keanekaragaman hayati yang melimpah. Untuk menjaga kekayaan tersebut, pemerintah menetapkan regulasi khusus mengenai hewan yang dilindungi di Indonesia. Aturan ini memberi status perlindungan bagi sejumlah spesies langka dan melarang masyarakat untuk memburunya. Berikut deretan hewan yang dilindungi beserta habitatnya yang dirangkum dari berbagai sumber.

Daftar isi

1. Komodo (Varanus komodoensis)

Komodo adalah anggota familia biawak yang endemik di Nusa Tenggara Timur, tepatnya di Pulau Komodo, Rinca, Flores, dan Gili Motang. Sebagai predator puncak, komodo berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem.

2. Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae)

Satu-satunya spesies harimau yang tersisa di Indonesia. Perburuan liar dan deforestasi menjadi ancaman utama yang membuat populasi hewan ini semakin menurun.

3. Jalak Bali (Leucopsar rothschildi)

Burung berukuran sedang dengan bulu putih bersih dengan jambul yang panjang. Karena keindahannya, jalak Bali banyak diburu sehingga jumlahnya sangat terbatas di alam liar.

4. Cendrawasih (Paradise minor)

Cenderawasih yang berasal dari Papua ini memiliki ciri khas berupa bulunya yang panjang dengan warnanya menawan. Burung ini dilindungi karena perburuan dan kehilangan habitat membuat jumlahnya semakin berkurang.

5. Trenggiling (Manis javanica)

Hewan unik dengan sisik yang menutupi hampir seluruh tubuhnya. Trenggiling adalah pemakan serangga, namun kini terancam karena diburu untuk perdagangan ilegal.

6. Badai bercula satu (Rhinoceros sondaicus)

Dikenal sebagai badak bercula satu, satwa langka ini hanya tersisa di Taman Nasional Ujung Kulon. Hewan ini dilindungi karena jumlahnya semakin langka seiring maraknya perburuan liar untuk diambil culanya.

7. Burung Maleo (Macrocepahlon maleo)

Maleo termasuk burung endemik di Sulawesi. Maleo ditemukan di hutan dataran rendah dan perbukitan tropis, tetapi bersarang di daerah berpasir terbuka atau pantai yang dihangatkan oleh matahari.

8. Orangutan (Pongo)

Ada tiga spesies di Indonesia, yaitu Orangutan Sumatra (Pongo abelii), Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus), dan Orangutan Tapanuli (Pongo tapanuliensis). Semua masuk kategori terancam punah.

9. Anoa (Bubalus depressicornis)

Dikenal sebagai kerbau kerdil dari Sulawesi. Hilangnya habitat hutan serta perburuan liar membuat hewan ini masuk daftar satwa terancam punah.

10. Gajah Sumatra (Elephas maximus sumatranus)

Salah satu jenis gajah Asia yang hanya ada di Sumatera. Populasinya terus menurun akibat perburuan gading.

11. Elang Jawa (Nisaetus bartelsi)

Elang Jawa dalah burung pemangsa berukuran sedang, berwarna cokelat tua, dari famili Accipitridae. Burung ini merupakan burung nasional Indonesia, dan umumnya disebut sebagai Garuda.

12. Babirusa (Babyrousa celebensis )

Satwa mirip babi ini berasal dari Sulawesi dan beberapa pulau di sekitarnya seperti Lembeh, Buton, dan Muna di Indonesia. Mereka terancam punah akibat perburuan dan penggundulan hutan.

13. Penyu Hijau (Chelonia mydas)

Disebut penyu hijau karena lemak di bawah cangkangnya berwarna kehijauan. Ancaman utama berasal dari perburuan batok dan kerusakan habitat pantai.

14. Kakatua Maluku (Cacatua Mollucensis)

Jenis kakatua yang terancam punah ini hanya ditemukan di Maluku. Hewan ini masuk dalam daftar satwa yang dilindungi karena spesiesnya terancam punah.

15. Tapir (Tapirus indicus)

Mamalia herbivora dengan ciri khas tubuh hitam dan putih seperti memakai baju pelana. Hewan ini dilindungi karena jumlahnya makin berkurang.

16. Macan Kumbang (Pantera pardus)

Macan tutul atau macan tumbang adalah jenis hewan yang terancam punah. Hewan ini mempunyai rambut yang berwarna kuning kecoklatan dengan bintik-bintik berwarna hitam di tubuhnya.

17. Kanguru Pohon (Dendrolagus)

Hewan ini hanya ditemukan di hutan pegunungan Papua. Terdapat beberapa spesies yang ditemukan misalnya Kanguru Pohon Ndomea (Dendrolagus dorianus), Kanguru Pohon Hias (Dendrolagus goodfellow), Kanguru Pohon Wakera (Dendrolagus inustus), Kanguru Pohon Mbaiso (Dendrolagus mbaiso), Kanguru Seri (Dendrolagus stellarum), dan Kanguru Pohon Nemena (Dendrolagus ursinus).

18. Kakatua Raja (Probosciger aterrimus)

Burung kakatua berukuran besar dengan bulu hitam pekat dan jambul tinggi. Habitatnya di Papua kini semakin terbatas.

19. Kakatua Jambul Kuning (Cacatua sulphurea)

Burung berwarna putih dengan jambul kuning mencolok. Populasinya tersebar di Sulawesi, Nusa Tenggara, hingga Bali, namun kini sangat terancam populasinya.

20. Buaya muara (Crocodylus porosus)

Dinamakan buaya muara karena buaya ini hidup di perairan sungai yang dekat dengan muara atau laut. Predator ini juga dikenal sebagai buaya yang ukurannya besar.

Baca Juga: 6 Hewan Terkuat di Dunia, Bisa Angkat Beban Lebih dari Bobot Tubuh Sendiri

(SA)