Konten dari Pengguna
4 Ciri-Ciri Makanan Cepat Saji yang Sebaiknya Dihindari agar Tetap Sehat
12 November 2025 18:28 WIB
·
waktu baca 3 menitDiperbarui 24 November 2025 17:28 WIB

Kiriman Pengguna
4 Ciri-Ciri Makanan Cepat Saji yang Sebaiknya Dihindari agar Tetap Sehat
Makanan cepat saji yang dikonsumsi berlebihan dapat menyebabkan masalah kesehatan. Kenali ciri-ciri makanan cepat saji yang sebaiknya dihindari berikut ini.Hendro Ari Gunawan
Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Makanan cepat saji memang terlihat lebih menarik karena bisa didapat dalam waktu singkat dan rasanya lezat. Namun, tidak disarankan mengonsumsi makanan ini dalam jumlah berlebih karena dapat memicu berbagai masalah kesehatan, seperti alergi, obesitas, hingga penyakit jantung. Karena itu, kenalilah ciri-ciri makanan cepat saji yang sebaiknya dihindari agar tidak terkena dampak buruknya.
ADVERTISEMENT
1. Tinggi Kalori
Dikutip dari laman Well Choices, makanan cepat saji (fast food) memiliki jumlah kalori tinggi atau melebihi asupan harian yang direkomendasikan. Contohnya, perpaduan burger, kentang goreng dan soda dapat melampaui 1.200 kalori.
Asupan kalori yang berlebihan seperti itu tentu dapat membahayakan kesehatan. Berikut ini dampaknya dikutip dari Ubie Health:
2. Mengandung Makronutrien Berlebihan
Makanan cepat saji merupakan asupan yang tinggi lemak, terutama lemak jenuh atau yang sering disebut lemak jahat. Hal itu berdampak negatif pada kesehatan jantung. Makanan ini juga cenderung tinggi karbohidrat dan gula olahan yang bisa membuat kadar gula darah melonjak.
ADVERTISEMENT
Meskipun protein ditemukan dalam makanan cepat saji, tapi kualitasnya tidak bagus. Protein tersebut sering kali mengandung lemak tidak sehat dan zat aditif yang dapat membahayakan kesehatan.
3. Kurang Mikronutrien
Mikronutrien seperti vitamin dan mineral sangat penting untuk tubuh. Nah, makanan cepat saji tidak mengandung nutrisi tersebut. Selain itu, makanan ini juga kekurangan serat sehingga bisa menyebabkan sembelit, kembung, dan masalah pencernaan lainnya.
Tak hanya itu, makanan cepat saji juga mengandung natrium dan gula tambahan yang tinggi. Berikut adalah dampaknya:
ADVERTISEMENT
4. Mengandung Zat Aditif dan Pengawet
Makanan cepat saji mengandung berbagai zat aditif dan pengawet untuk meningkatkan rasa, tekstur, dan masa simpannya. Zat aditif yang paling umum digunakan adalah monosodium glutamat (MSG), pemanis buatan, dan pewarna makanan. Semua itu dapat menimbulkan efek samping bagi kesehatan, mulai dari reaksi alergi hingga masalah pencernaan.

