Konten dari Pengguna

5 Cara agar Anak Anjing Tidak Menangis di Malam Hari

Hendro Ari Gunawan

Hendro Ari Gunawan

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi anjing menangis di dalam kandang saat malam hari. Foto: Luiza Kamalova/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anjing menangis di dalam kandang saat malam hari. Foto: Luiza Kamalova/Shutterstock

Malam seharusnya jadi momen anak anjing beristirahat dengan tenang, tapi kadang kala mereka justru terjaga dan menangis. Untuk menenangkannya, adopter bisa melakukan cara agar anak anjing tidak menangis di malam hari berikut ini:

  1. Berikan kenyamanan. Masukkan tangan Anda ke dalam kandang untuk membelai dan menenangkan anak anjing.

  2. Ciptakan kandang yang ideal. Isi kandang dengan mainan dan tempat tidur yang nyaman.

  3. Letakkan kandang di tempat familier. Daripada disimpan di tempat yang tenang, sebaiknya simpan kandang anjing di tempat mereka sering beraktivitas, seperti ruang keluarga atau kamar tidur Anda.

  4. Bawa anak anjing untuk buang air. Mereka sering kali menangis saat tidak tahan untuk buang air besar atau kecil. Agar tidak mengganggu waktu tidur Anda, simak tips melatih anak anjing ke toilet sendiri dalam artikel ini.

  5. Ajak anak anjing olahraga sebelum tidur. Dengan begini mereka akan lelah dan tertidur pulas.

Daftar isi

Penyebab Anak Anjing Menangis di Malam Hari

Dikutip dari laman PetMD, berikut beberapa hal yang membuat anak anjing menangis di kandangnya pada malam hari:

Ilustrasi Penyebab Anak Anjing Menangis di Malam Hari.
  • Takut. Anak anjing yang baru diadopsi biasanya akan takut dan menangis saat ditinggalkan sendirian di tempat asing. Mereka juga mungkin takut pada kandang yang membatasi pergerakannya.

  • Rindu teman-temannya. Seekor anak anjing yang baru diadopsi juga bisa merasa kesepian dan rindu pada teman-temannya di shelter.

  • Butuh perhatian. Tangisan anak anjing juga bisa menjadi tanda bahwa mereka ingin dihampiri dan diberi perhatian.

  • Mau buang air. Anak anjing tidak dapat menahan kandung kemihnya dalam waktu lama. Mereka akan menggonggong, menangis, atau merengek jika sudah ingin buang air tapi masih terkurung dalam kandang.

  • Stres. Anak anjing yang mengira dirinya ditinggal sendirian biasanya akan merasa stres dan menangis.

Baca Juga: Penyebab Stres pada Anak Anjing dan Cara Mengatasinya

Bolehkah Mendiamkan Anak Anjing yang Menangis pada Malam Hari?

Mengutip laman Puppy School, para ahli tidak menyarankan membiarkan anak anjing menangis sendirian di malam hari. Meskipun kadang mereka akan diam dengan sendirinya, tapi adopter sebaiknya tetap mengawasi.

Dianjurkan memanggil anjing atau membuat suara seperti mengetuk untuk membuat mereka merasa ditemani. Membiarkan anak anjing menangis sendirian hanya akan meningkatkan kecemasannya. Mereka juga bisa memiliki masalah perilaku nantinya, seperti histeris saat harus ditinggalkan.

Kapan Harus Khawatir pada Anak Anjing yang Menangis Malam Hari?

Wajar bagi anak anjing untuk menangis sesekali jika mereka baru diadopsi. Sebab, mereka masih dalam masa adaptasi dengan kandangnya.

Namun, jika anak anjing Anda tampak sangat takut dan tertekan, lalu mereka menangis hampir setiap malam padahal telah ditenangkan, sebaiknya segera cari bantuan profesional untuk menanganinya.

Kesimpulan

  • Belai anak anjing yang menangis di malam hari untuk menenangkannya.

  • Anak anjing yang menangis di malam hari biasanya karena takut, kesepian, dan stres.

  • Keinginan buang air biasanya membuat anak anjing menangis dan merengek.

  • Mengajak anak anjing olahraga sebelum tidur dapat membuat mereka tidur pulas dan tidak menangis.

  • Tidak disarankan membiarkan anak anjing menangis sendirian di malam hari, karena dapat membuat mereka semakin cemas.

  • Jika anak anjing menangis hampir setiap malam padahal telah ditenangkan, sebaiknya segera cari bantuan profesional.