Konten dari Pengguna

Penyebab Stres pada Anak Anjing dan Cara Mengatasinya

Hendro Ari Gunawan

Hendro Ari Gunawan

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi anak anjing stres. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anak anjing stres. Foto: Pexels

Stres adalah istilah yang digunakan untuk merujuk pada perasaan tegang atau tertekan secara emosional. Penyebab stres pada anak anjing cukup beragam. Menurut PetMD, berikut beberapa faktor yang dapat menyebabkan anak anjing menjadi stres:

  • Tertular stres dari pemiliknya.

  • Kondisi medis seperti nyeri gigi/saraf/sendi, masalah gastrointestinal, peradangan, atau demensia atau sindrom disfungsi kognitif anjing (CCD atau CDS).

  • Cemas berlebih akan perpisahan.

  • Perubahan rutinitas harian.

  • Adanya hewan atau orang lain yang tak dikenalnya.

  • Suara keras, termasuk guntur, kembang api, pekerjaan konstruksi, truk, atau penyedot debu.

  • Merasa asing dengan lingkungan di sekitarnya.

  • Gangguan stres pascatrauma karena pengalaman traumatis.

Daftar isi

Gejala Stres pada Anak Anjing

Merujuk informasi dari Joli Pet Care, gejala stres pada anak anjing dapat dilihat dari fisik dan perilakunya, yakni:

  • Gejala fisik: Nafas dan detak jantung meningkat walau tak beraktivitas berat, badan gemetar tanpa sebab, pupil melebar, whale eye (bagian putih mata terlihat), liur berlebihan, serta bulu rontok.

  • Gejala perilaku: Ekor diselipkan ke bawah, telinga melipat ke belakang, mondar-mandir tanpa tujuan jelas, menggeram/menerjang/menggigit padahal situasinya tenang, serta suka menyelinap atau melarikan diri.

Kapan Stres pada Anak Anjing Bisa Menjadi Masalah Kronis?

Ilustrasi anak anjing stres. Foto: Unsplash

Menurut WagWalking, stres kronis bisa menyebabkan perubahan fisik seperti diare, penurunan nafsu makan, dan penurunan sistem imun. Jika tak diatasi, stres ini bisa berkembang menjadi kecemasan atau PTSD.

Cara Mengatasi Stres pada Anak Anjing

Berikut beberapa cara yang bisa pemilik lakukan untuk mengatasi anak anjing yang stres menurut Hill's Pet.

  1. Beri mereka makanan sehat dan banyak berolahraga. Nutrisi berkualitas tinggi dan banyak bergerak sangat penting bagi kesehatan mental anjing.

  2. Atasi pemicu utama. Tenangkan kebisingan dengan musik lembut dan tempat aman.

  3. Sosialisasi secara bertahap. Ini bisa dimulai saat usia 3–14 minggu dan teruskan hingga dewasa.

  4. Bangun rutinitas konsisten. Buat jadwal yang jelas untuk makan, jalan, dan waktu bermain.

  5. Perhatikan kesehatan fisik. Kunjungi dokter hewan bila ada tanda sakit atau perilaku berubah pada anak anjing.

  6. Jaga emosi. Usahakan untuk selalu bersikap tenang agar tak memengaruhi anak anjing.

Apa Obat Terbaik untuk Anak Anjing yang Stres?

Penting untuk berkonsultasi dengan dokter hewan terlebih dahulu sebelum memberikan obat apa pun untuk mengatasi kecemasan pada anjing.

Dokter hewan akan menentukan obat apa yang terbaik untuk diberikan ke anjing berdasarkan penyebab dan tingkat keparahan kecemasannya, riwayat kesehatannya, serta ras, usia, dan berat badannya.

Dokter hewan mungkin menyarankan untuk memberikan suplemen penenang alami yang dijual bebas, feromon penenang, atau terkadang obat anti-kecemasan yang diresepkan dokter.

Kesimpulan

  • Penyebab stres pada anak anjing bisa dari berbagai faktor, mulai dari pengaruh emosi pemilik, kondisi medis, perubahan lingkungan, suara keras, hingga pengalaman traumatis.

  • Gejala stres pada anak anjing tampak dari perubahan fisik seperti gemetar dan pupil melebar, serta perilaku seperti agresi atau menarik diri.

  • Jika anak anjing yang stres tak ditangani, kondisi ini bisa berkembang menjadi masalah kronis yang berdampak pada kesehatan.

  • Penanganan terbaik untuk anak anjing yang stres meliputi menjaga rutinitas, pemberian nutrisi sehat, sosialisasi bertahap, dan menghindari pemicu stres.

  • Jika diperlukan, dokter hewan dapat merekomendasikan suplemen penenang atau obat anti-kecemasan sesuai kondisi anak anjing.

Baca Juga: 5 Olahraga untuk Anak Anjing agar Tumbuh Sehat dan Tidak Mudah Stres