5 Fakta Menarik Tentang Kandungan Gizi Buah dan Sayur yang Mengejutkan

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa buah dan sayuran mengandung banyak nutrisi penting untuk tubuh. Mulai dari vitamin C, mineral, serat, antioksidan, dan masih banyak lagi.
Di samping itu, masih banyak fakta menarik tentang kandungan gizi buah dan sayur. Ada pula fakta mengejutkan lainnya yang tak terkait dengan gizi. Apa saja?
1. Buah Kiwi Mengandung Lebih Banyak Vitamin C daripada Jeruk
Buah kiwi memiliki kandungan nutrisi yang banyak sehingga sering dimasukkan ke dalam kelompok makanan super. Bahkan, vitamin C dalam kiwi dua kali lipat lebih banyak daripada jeruk. Dikutip dari Very Well Health, berikut adalah perbandingan jumlah vitamin C dalam buah tersebut:
Jeruk, memiliki 59,1 mg vitamin C per 100 gram, atau 70 mg dalam setiap jeruk berukuran sedang .
Kiwi hijau mengandung 92,7 mg vitamin C per 100 gram buah, sedangkan buah kiwi emas memiliki 161,3 mg vitamin C per 100 g.
Buah kiwi juga tinggi kalium, rendah garam, kaya akan vitamin, mineral, dan nutrisi lain yang menyehatkan jantung.
2. Pisang adalah Buah Beri dan Stroberi Bukan
Selama ini, stroberi sering dianggap sebagai buah beri, padahal bukan. Justru, menurut WebMD, pisang termasuk dalam kategori beri. Itu karena definisi buah beri adalah:
Beri adalah buah berdaging yang terbentuk dari bakal bunga tunggal.
Beri memiliki satu atau beberapa biji yang tertanam di bagian dalam dagingnya.
Jadi, stroberi tidak termasuk dalam definisi buah beri karena memiliki biji di luar. Sementara itu, pisang memiliki biji meskipun sangat kecil. Buah beri lain yang tak kalah mengejutkan adalah alpukat, kiwi, mentimun, terong, dan delima.
3. Kalsium dalam Buah Ara Setara dengan Susu
Jika tidak suka susu, tetapi ingin mendapatkan banyak kalsium dari makanan, Anda bisa mengonsumsi buah ara. Dikutip dari WebMD, secangkir buah ara kering mengandung kalsium setara dengan secangkir susu.
Buah ini juga merupakan sumber serat yang baik. Tapi jangan konsumsi terlalu berlebihan, ya, karena di dalamnya terkandung banyak gula dan kalori.
4. Tomat adalah Buah Sekaligus Sayuran
Perdebatan apakah tomat adalah buah atau sayuran masih kerap terjadi sampai sekarang. Faktanya, dalam perspektif botani, tomat adalah buah. Namun, menurut hukum, tomat adalah sayuran.
Awal mula tomat disebut sayuran terjadi pada tahun 1800-an. Saat itu, pelabuhan New York mengenakan pajak untuk sayuran dan menggratiskan buah.
Nah, seorang importir yang ingin memangkas biaya pajak mengajukan gugatan ke pengadilan dengan menyatakan bahwa tomat adalah buah. Meskipun importir tersebut benar, tapi Mahkamah Agung memutuskan hal berbeda.
Mahkamah Agung menyatakan bahwa dalam “bahasa umum", produk yang sering disajikan dengan daging atau ikan adalah sayuran. Dengan demikian, tomat adalah sayuran dan importir itu harus membayar pajak.
5. Brokoli Sebaiknya Dikukus
Selama ini, brokoli sering diolah dengan cara ditumis. Namun, menurut WebMD, brokoli lebih baik dikukus karena bermanfaat untuk menurunkan kolesterol.
Kalau ingin dimakan mentah juga lebih baik. Sebab, brokoli mentah mengandung senyawa pelawan kanker. Kuntumnya mengandung lebih banyak nutrisi daripada batangnya. Daunnya juga mengandung beberapa nutrisi yang tidak ditemukan di batang maupun kuntumnya.
Baca Juga: Tips Mencegah Oksidasi pada Buah Setelah Dikupas supaya Tidak Cokelat
