5 Hewan yang Dapat Meregenerasi Tubuh dengan Cara Mengagumkan

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kemampuan regenerasi tubuh merupakan salah satu fenomena paling menakjubkan dalam dunia hewan. Berbeda dengan manusia yang hanya mampu menyembuhkan luka secara terbatas, sejumlah hewan memiliki kemampuan luar biasa untuk menumbuhkan kembali bagian tubuh yang hilang, bahkan organ vital. Artikel ini akan menguraikan beberapa jenis hewan yang dapat meregenerasi tubuh dengan cara yang mengagumkan.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
1. Axolotl sebagai Juara Regenerasi Vertebrata
Axolotl atau salamander Meksiko merupakan hewan yang dapat meregenerasi tubuh dengan kemampuan paling mengesankan di antara vertebrata. Menurut informasi dari CBC Kids, axolotl dapat meregenerasi lengan, kaki, ekor, rahang bawah, otak, dan jantung.
Yang membuat axolotl benar-benar istimewa adalah kesempurnaan regenerasinya, di mana anggota tubuh yang tumbuh kembali identik dengan yang asli, lengkap dengan tulang, otot, saraf, dan pembuluh darah.
Merujuk informasi dari A-Z Animals, axolotl adalah satu-satunya vertebrata yang diketahui dapat meregenerasi berbagai macam bagian tubuh tanpa memandang usia hewan tersebut.
2. Planaria dengan Kemampuan Regenerasi Total
Planaria atau cacing pipih merupakan contoh klasik hewan yang dapat meregenerasi tubuh secara menyeluruh. Menurut informasi dari PMC (PubMed Central), planaria mampu meregenerasi kepala baru, ekor, sisi tubuh, atau bahkan seluruh organisme dari fragmen tubuh yang sangat kecil.
Kemampuan regenerasi yang luar biasa ini didukung oleh sel-sel yang terus membelah yang disebut neoblast, yang tersebar di seluruh tubuh planaria.
Merujuk penelitian dari National Geographic, para ilmuwan dari MIT pada tahun 2011 berhasil mentransplantasikan sel khusus ke dalam planaria yang sekarat dan teradiasi, dan hewan tersebut mampu meregenerasi secara sempurna.
Lebih menakjubkan lagi, penelitian dari Tufts University menunjukkan bahwa planaria yang dipenggal kepalanya tidak hanya menumbuhkan kepala baru, tetapi juga mempertahankan informasi yang telah dipelajari sebelumnya.
3. Bintang Laut yang Menumbuhkan Tubuh Baru
Menurut informasi dari iHeartDogs, bintang laut atau sea star dapat menumbuhkan kembali lengan yang hilang, dan pada beberapa spesies, bahkan tubuh yang terputus sepenuhnya dapat menumbuhkan bintang laut baru. Selama sebagian dari cakram pusat tetap utuh, mereka dapat meregenerasi seluruh tubuh mereka.
Informasi dari SciTechDaily menyebutkan bahwa bintang laut adalah hewan regeneratif yang luar biasa. Tidak hanya bintang laut dapat menumbuhkan anggota badan baru, tetapi makhluk-makhluk ini juga dapat menumbuhkan seluruh tubuh baru dari anggota badan yang hilang.
Beberapa bintang laut baru bahkan dapat tumbuh dari potongan-potongan bintang laut asli, menunjukkan betapa luar biasa kemampuan regenerasi mereka.
4. Kadal (Lizard) yang Mampu Regenerasi Ekor
Kadal merupakan hewan yang dapat meregenerasi kembali ekornya. Menurut penelitian dari University of Southern California, ketika ekor kadal putus sebagai mekanisme pertahanan dari predator, mereka dapat menumbuhkan ekor baru dalam beberapa minggu hingga bulan.
Proses ini melibatkan pembentukan blastema yang mengandung sel-sel progenitor. Namun berbeda dengan axolotl, ekor yang tumbuh kembali tidak identik dengan yang asli - tulang belakang digantikan dengan tulang rawan dan pola sisik bisa berbeda.
5. Ubur-Ubur Turritopsis dohrnii dapat Mengubah Sel
Ubur-ubur Turritopsis dohrnii memiliki kemampuan regenerasi yang unik dan ekstrem. Menurut informasi dari National Geographic, ubur-ubur ini dapat mengubah sel-selnya kembali ke tahap polip (bentuk muda) setelah mencapai tahap dewasa atau medusa, sebuah proses yang disebut transdifferensiasi.
Kemampuan ini memungkinkan ubur-ubur ini secara teoritis hidup selamanya dengan "mengulang kembali" siklus hidupnya. Ketika mengalami stres, cedera, atau kondisi tidak menguntungkan, ubur-ubur ini dapat meregenerasi seluruh tubuhnya dengan mengubah sel yang sudah terspesialisasi kembali menjadi sel punca, lalu berkembang menjadi organisme baru.
Baca juga: 4 Ciri-Ciri Burung Pemangsa, Kelompok Pemburu yang Luar Biasa
(NDA)
