Konten dari Pengguna

5 Manfaat Mengunjungi Situs Peninggalan Kolonial Belanda Bagi Pelajar

Hendro Ari Gunawan

Hendro Ari Gunawan

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Mengunjungi Situs Peninggalan Kolonial Belanda. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Mengunjungi Situs Peninggalan Kolonial Belanda. Foto: Shutter Stock

Penjajahan Belanda di Tanah Air yang berlangsung lama meninggalkan banyak jejak di berbagai wilayah. Jejak itu tersedia dalam berbagai bentuk, mulai dari benteng, jembatan, hingga bangunan bersejarah.

Kini, jejak itu dijadikan destinasi wisata yang bisa dikunjungi oleh banyak orang, termasuk pelajar. Sebab, ada banyak manfaat mengunjungi situs peninggalan kolonial Belanda bagi mereka. Apa saja?

1. Ruang Belajar di Luar Kelas

Dikutip dari Euro School, situs bersejarah adalah tempat belajar yang efektif. Sebab, pelajar bisa langsung melihat hal-hal yang selama ini tercantum di buku sejarah. Dengan belajar sambil praktik, pelajar bisa lebih cepat menyerap informasi.

Tak hanya itu, pengalaman imersif semacam ini dapat merangsang rasa ingin tahu dan cara berpikir kritis para siswa. Alhasil, mereka terdorong untuk bertanya dan mencari jawaban tentang tokoh, peristiwa, dan masyarakat yang membentuk Indonesia saat ini.

2. Mengajarkan Empati

Di dunia yang semakin modern dan individualistik ini, empati sangat dibutuhkan. Nah, mengunjungi situs peninggalan kolonial Belanda memungkinkan pelajar untuk melatih rasa empatinya, menghargai keragaman pengalaman manusia, dan perjuangan pahlawan di masa lalu. Pelajar juga bisa mengembangkan perspektif yang lebih luas melampaui batas waktu.

3. Melestarikan Identitas Bangsa

Situs peninggalan kolonial Belanda bisa menjadi penjaga memori kolektif bangsa. Situs ini merupakan bukti nyata jejak perjuangan rakyat yang dapat dilihat oleh generasi mendatang.

Dengan mengunjungi situs-situs itu, pelajar akan belajar tentang pentingnya melestarikan sejarah agar generasi mendatang tetap mengetahui identitasnya. Lalu, pelajar juga bisa menghargai upaya konservasi warisan dan pentingnya melindungi situs bersejarah dari ancaman perusakan, seperti vandalisme atau penggusuran untuk pembangunan kota.

Tak hanya itu, mengunjungi situs bersejarah juga akan memunculkan rasa bangga pelajar terhadap nenek moyangnya yang telah berjuang melawan penjajah. Dengan begitu, mereka akan semakin mencintai Tanah Air.

4. Mengasah Kemampuan Berpikir Kritis

Mengunjungi tempat bersejarah juga dapat mengasah keterampilan berpikir kritis para siswa. Sebab, mereka akan melihat langsung situs-situs yang ada di buku sejarah, lalu membandingkan atau memverifikasi kebenarannya. Menganalisis situs sejarah juga memungkinkan pelajar untuk menciptakan interpretasi sendiri yang bisa didiskusikan dengan teman-teman lain atau guru.

5. Menginspirasi Pelajar untuk Terus Belajar

Mengunjungi situs bersejarah pun dapat meningkatkan minat untuk belajar. Sebab, mereka akan mengalami sensasi berpetualang, menelusuri misteri masa lalu, dan mendengarkan kisah-kisah yang membuat mereka takjub terhadap perjuangan rakyat Indonesia ketika melawan penjajah.

Tak sedikit pelajar yang bahkan jadi tertarik mendalami sejarah bangsa lebih jauh. Lalu akhirnya memilih untuk menggeluti karier di bidang-bidang tertentu seperti arkeologi, konservasi, atau kurator museum.

Jadi, wisata ke situs peninggalan kolonial Belanda tidak hanya bisa mencerdaskan, tetapi juga mampu mendorong pelajar untuk terus bertumbuh di masa depan.

Baca Juga: 10 Tempat Wisata Sejarah di Indonesia yang Menarik dan Edukatif