Konten dari Pengguna

5 Tips Mengurangi Kantuk dan Lemas Saat Puasa di Siang Hari

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi mengantuk saat puasa. Foto: Mzynasx/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mengantuk saat puasa. Foto: Mzynasx/Shutterstock

Puasa sering kali membuat tubuh terasa lelah dan mengantuk, terutama saat stamina menurun di siang hari. Meski wajar terjadi, setiap Muslim tetap perlu mengatasi kantuk agar bisa tetap nyaman dan fokus hingga waktu berbuka tiba.

Sebagai panduan, berikut beberapa tips menghilangkan kantuk saat puasa di siang hari yang dirangkum dari laman Cleveland Clinic dan NDTV.

1. Mengatur Pola Makan Saat Sahur dan Berbuka

Salah satu penyebab kantuk dan lemas saat puasa adalah asupan makanan yang kurang tepat. Berikut beberapa tips mengatur pola makan:

  • Pilih makanan bernutrisi dan seimbang saat sahur: Konsumsi karbohidrat kompleks seperti gandum, oatmeal, atau nasi merah, dipadukan dengan protein seperti telur, ikan, atau kacang-kacangan, serta sayur dan buah kaya serat.

  • Hindari makanan berat, berlemak, dan terlalu manis: Makanan berlemak, gorengan, atau tinggi gula dapat membuat tubuh cepat lelah setelah dicerna dan memicu kantuk.

  • Mulailah berbuka dengan makanan ringan: Awali berbuka dengan makanan dan minuman ringan seperti air putih, kurma, atau buah, lalu lanjutkan dengan menu seimbang. Cara ini efektif mengembalikan energi yang hilang saat berpuasa.

2. Pentingnya Hidrasi dan Keseimbangan Elektrolit

Dehidrasi atau ketidakseimbangan elektrolit dapat memperburuk rasa lemas dan kantuk. Tips berikut dapat menjaga tubuh tetap terhidrasi:

  • Pastikan cukup minum air: Minum setidaknya 8 gelas sehari antara sahur dan berbuka untuk menjaga cairan tubuh tetap stabil.

  • Variasikan cairan selain air putih: Air kelapa, air putih dengan tambahan lemon, atau minuman ringan tanpa kafein bisa membantu menjaga keseimbangan elektrolit.

  • Hindari minuman berkafein: Minuman berkafein dapat meningkatkan produksi urin dan mempercepat dehidrasi, yang pada akhirnya membuat tubuh cepat lelah.

3. Mengatur Istirahat dan Waktu Tidur

Tips penting berikutnya adalah menjaga pola tidur dan istirahat yang cukup, karena ini menjadi kunci agar tubuh tetap bugar saat berpuasa. Tanpa tidur yang berkualitas, rasa lemas dan kantuk bisa semakin parah. Idealnya tidur malam sekitar 6–8 jam agar tubuh memiliki waktu memulihkan energi.

4. Lakukan Olahraga Ringan

Berpuasa bukan berarti harus diam sepanjang hari, karena aktivitas ringan justru membantu menjaga energi tetap stabil. Simak beberapa tipsnya berikut ini:

  • Olahraga ringan seperti jalan kaki, stretching, atau yoga: Lakukan setelah berbuka atau beberapa saat setelah sahur agar tidak membebani tubuh.

  • Hindari olahraga berat di siang hari: Aktivitas berat saat perut kosong bisa menyebabkan dehidrasi atau kelelahan ekstrim.

5. Pastikan Cahaya di Sekitar Cukup Terang

Pastikan cahaya di sekitar cukup terang di siang hari. Penerangan yang baik dapat mencegah tubuh memproduksi hormon melatonin yang memicu kantuk, sehingga Anda tetap bertenaga selama berpuasa.

Baca Juga: Cara Mengatur Konsumsi Air agar Tidak Dehidrasi Selama Puasa