Konten dari Pengguna

Cara Mengatur Konsumsi Air agar Tidak Dehidrasi Selama Puasa

Hendro Ari Gunawan

Hendro Ari Gunawan

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi minum air saat puasa. Foto: Ahmet Misirligul/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi minum air saat puasa. Foto: Ahmet Misirligul/Shutterstock

Saat menjalankan ibadah puasa, umat Muslim diwajibkan untuk menahan lapar dan dahaga selama lebih dari 12 jam. Kondisi ini membuat tubuh berpotensi kekurangan cairan dan mengalami dehidrasi yang mungkin berdampak pada kesehatan.

Karena itu, penting bagi setiap Muslim untuk mengonsumsi air yang cukup agar tetap sehat dan bugar selama berpuasa. Sebagai panduan, berikut beberapa cara efektif mengatur asupan air selama menjalankan puasa.

Cara Mengatur Konsumsi Air Saat Puasa

Berdasarkan informasi dari laman Kementerian Kesehatan (Kemenkes), salah satu cara sederhana untuk mengatur konsumsi air selama puasa adalah dengan menerapkan pola 2-4-2.

Pola ini membagi asupan air ke dalam tiga waktu utama, yaitu saat berbuka, di malam hari, dan saat sahur. Berikut penjelasan lengkapnya:

  • 2 Gelas air putih saat berbuka

Minum air putih saat berbuka berfungsi untuk mengganti cairan yang hilang setelah seharian berpuasa. Dianjurkan untuk berbuka puasa dengan air putih terlebih dahulu sebelum menyantap minuman atau makanan lain.

  • 4 gelas air putih saat makan malam

Disarankan untuk minum air putih secara berkala pada malam hari hingga menjelang tidur. Anda bisa membaginya menjadi dua gelas saat makan malam dan dua gelas lagi menjelang tidur. Selain menjaga tubuh tetap terhidrasi, minum air sebelum dan sesudah makan juga membantu melancarkan pencernaan.

  • 2 Gelas Air Putih saat Sahur

Sahur berguna untuk memberikan energi bagi tubuh selama berpuasa. Kemenkes menyarankan untuk minum satu gelas saat bangun tidur dan satu gelas setelah menyantap makanan sahur. Dengan demikian, tubuh memiliki cukup cadangan cairan selama berpuasa.

Tips Menjaga Hidrasi Selama Berpuasa

Selain memperhatikan jumlah air yang dikonsumsi, ada berbagai tips lain yang juga mendukung keseimbangan cairan dalam tubuh. Merujuk pada laman Hamad Medical Corporation, berikut beberapa cara mudah yang bisa diterapkan untuk menjaga hidrasi selama puasa:

1. Batasi Konsumsi Garam

Asupan garam yang tinggi dapat membuat tubuh lebih cepat merasa haus. Sebaiknya hindari mengonsumsi makanan yang terlalu banyak bumbu atau garam saat berbuka puasa karena dapat membuat tubuh dehidrasi.

2. Batasi Konsumsi Makanan Manis dan Kafein

Hindari mengonsumsi terlalu banyak makanan manis saat berbuka, karena kandungan gula yang tinggi dapat membuat tubuh cepat merasa haus. Pilihlah buah-buahan yang mengandung banyak cairan untuk menjaga hidrasi tubuh.

Selain itu, batasi minuman berkafein seperti kopi, teh, minuman bersoda, dan minuman energi. Sebab, kafein bersifat diuretik yang mempercepat keluarnya cairan tubuh.

3. Hindari Paparan Matahari dan Aktivitas Berat di Siang Hari

Selama berpuasa, hindari berlama-lama di bawah terik matahari atau melakukan aktivitas fisik yang berat, karena suhu tinggi dan paparan langsung dapat meningkatkan risiko dehidrasi. Jika ingin berolahraga, sebaiknya lakukan setelah berbuka puasa, ketika tubuh sudah mendapat asupan makanan dan cairan yang cukup.

Baca Juga: 6 Tips Menjaga Pola Makan saat Puasa agar Tubuh Tetap Sehat dan Bugar