Apa Beda Emas Antam dan Logam Mulia: Sertifikat, Kadar, dan Fungsinya

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Emas Antam dan logam mulia pada dasarnya merujuk pada hal yang sama, namun tetap terdapat sejumlah perbedaan dalam beberapa aspek. Apa beda emas Antam dan logam mulia?
Emas Antam adalah logam mulia berupa batang atau koin yang diproduksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) dengan kemurnian tinggi hingga 99,99%. Emas ini juga disertai sertifikat (London Bullion Market Association), sehingga biasanya digunakan untuk investasi dan mudah diperdagangkan secara global.
Di sisi lain, logam mulia (bullion) merujuk pada emas atau logam berharga lainnya yang diformulasikan dalam bentuk batangan, koin, atau ingot, dengan kemurnian minimal 99,5 % hingga 99,99% dan dinilai berdasarkan berat dan kadar emasnya.
Tactical London Bullion Market Association (LBMA) menetapkan standar minimal emas dikategorikan sebagai logam mulia jika memiliki kemurnian 99,5 % untuk bar dan 99,9 % untuk koin.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Kenapa Emas Antam Disebut Logam Mulia?
Emas Antam memenuhi standar tersebut karena memiliki kemurnian mencapai 99,99 % dan disertai sertifikat resmi dari kantor Antam serta tercatat di LBMA, sehingga dipandang sebagai bullion kelas dunia. Karena itu, Antam tergolong dalam kategori logam mulia dengan likuiditas global.
Logam Mulia Selain Antam Apa Saja?
Selain emas batangan produksi Antam (Aneka Tambang), ada berbagai pilihan logam mulia lain yang beredar di pasar Indonesia dan internasional. Berikut ini beberapa contohnya:
UBS (Untung Bersama Sejahtera) = UBS adalah merek emas batangan dari PT Untung Bersama Sejahtera. Produk emasnya memiliki kadar kemurnian 99,99% dan telah diakui di pasar nasional.
Lotus Archi = Emas batangan produksi PT Elang Mulia Abadi Sempurna (emas Lotus Archi) mulai populer di Indonesia, dengan kemurnian setara emas Antam.
King Halim = Menyediakan berbagai pilihan emas batangan, koin emas, dan logam mulia koleksi lainnya. Memiliki sertifikasi lokal dan cocok untuk hadiah maupun koleksi.
LM Pegadaian = Emas logam mulia keluaran Pegadaian bekerja sama dengan berbagai produsen seperti Antam atau UBS, dan bisa dijadikan jaminan kredit.
Apakah Semua Logam Mulia Dapat Dipakai Investasi Seperti Antam?
Ya. Semua logam mulia dengan kemurnian tinggi dan sertifikasi resmi dapat digunakan sebagai sarana investasi. Namun, tetap terdapat sejumlah perbedaan dari sisi kemudahan akses dan biaya transaksi.
Sebagai contoh, Antam lebih praktis di Indonesia (tanpa pajak impor), sedangkan bullion internasional mungkin terkena bea masuk dan ongkos kirim.
Kesimpulan
Emas Antam adalah emas batangan atau koin yang diproduksi oleh PT Aneka Tambang Tbk dengan kadar kemurnian 99,99% dan disertai sertifikat resmi dari LBMA, menjadikannya sangat populer sebagai instrumen investasi. Selain Antam, ada juga merek logam mulia lain seperti UBS, Lotus Archi, King Halim, dan LM Pegadaian yang beredar di pasar Indonesia.
Sementara itu, logam mulia secara umum merujuk pada emas atau logam berharga lainnya dalam bentuk batangan, koin, atau ingot dengan kemurnian minimal 99,5%. Semua jenis logam mulia selama bisa dibuktikan kemurnian dan sertifikatnya pun dapat dijadikan sebagai bentuk investasi jangka panjang.
Baca juga: Jual Emas Antam Dimana yang Aman? Ini Tips dan Panduannya
