Konten dari Pengguna

Apa Itu Kacamata Progresif? Ketahui Kelebihan dan Tips Menggunakannya

Hendro Ari Gunawan

Hendro Ari Gunawan

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi kacamata progresif. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kacamata progresif. Foto: Unsplash

Kacamata progresif adalah jenis kacamata multifokus yang dirancang untuk membantu penglihatan pada berbagai jarak (jauh, menengah, dan dekat) tanpa perlu mengganti kacamata. Teknologi ini menjadi solusi ideal bagi mereka yang mengalami presbiopi (mata tua) atau kombinasi gangguan penglihatan lainnya.

Berbeda dengan kacamata bifokal atau trifokal yang memiliki garis pembatas lensa yang terlihat, kacamata progresif memiliki transisi halus dari bagian atas ke bawah lensa, memberikan pengalaman visual yang lebih alami dan estetika yang lebih modern.

Daftar isi

Bagaimana Cara Kerja Kacamata Progresif?

Cleveland Clinic menerangkan bahwa lensa pada kacamata progresif terbagi menjadi tiga zona utama, yakni:

  • Bagian atas untuk melihat jarak jauh.

  • Bagian tengah untuk melihat jarak menengah, seperti layar komputer.

  • Bagian bawah untuk membaca atau melihat objek dekat.

Transisi antara zona ini berlangsung secara bertahap dan halus, sehingga pengguna tidak akan merasa berpindah "titik fokus" secara mendadak, sehingga sangat nyaman digunakan.

Dengan demikian, kacamata progresif menggantikan kebutuhan akan dua atau tiga pasang kacamata berbeda. Cukup satu kacamata untuk semua aktivitas sehari-hari.

Siapa yang Cocok Menggunakan Kacamata Progresif?

Biasanya, kacamata progresif direkomendasikan untuk individu yang mengalami presbiopi, kondisi umum yang dialami orang berusia di atas 40 tahun, di mana kemampuan mata untuk fokus pada objek dekat mulai menurun.

Namun, ada pula pengguna yang membutuhkan lensa multifokus karena memiliki kondisi khusus, seperti:

  • Mengalami rabun jauh dan rabun dekat sekaligus.

  • Membutuhkan kenyamanan penglihatan saat bekerja di depan layar komputer.

  • Ingin tampilan lebih estetis dibanding lensa bifokal dengan garis pemisah yang terlihat.

Tips Menggunakan Kacamata Progresif dengan Nyaman

Untuk mengurangi ketidaknyamanan saat pertama kali memakai kacamata progresif, kamu bisa mencoba beberapa tips berikut:

  1. Gunakan setiap hari. Pakai secara konsisten agar otak dan mata cepat beradaptasi.

  2. Gerakkan kepala, bukan hanya mata. Saat melihat ke samping atau bawah, gerakkan kepala ke arah objek.

  3. Jangan langsung bandingkan dengan kacamata lama. Pengalaman visual akan berbeda dan butuh waktu.

  4. Konsultasi ke optik terpercaya. Pastikan ukuran dan desain lensa sesuai kebutuhan harianmu.

Umumnya, butuh waktu selama 1-2 minggu agar terbiasa menggunakan kacamata progresif. Di awal pemakaian, mungkin akan mengalami beberapa kendala seperti pusing atau mual. Jika hal tersebut tak kunjung membaik, sebaiknya konsultasikan pada dokter untuk penanganan yang lebih tepat.

Kesimpulan

Kacamata progresif adalah kacamata khusus yang bisa dipakai untuk melihat jauh, dekat, dan menengah tanpa perlu ganti kacamata. Kacamata ini cocok untuk orang yang matanya sudah sulit melihat dekat, biasanya di usia 40 tahun ke atas.

Berbeda dengan kacamata bifokal, kacamata progresif tidak punya garis pembatas, jadi terlihat lebih rapi dan nyaman dipakai. Lensa bagian atas dipakai untuk melihat jauh, bagian tengah untuk jarak menengah seperti komputer, dan bagian bawah untuk membaca.

Agar nyaman saat dipakai, pengguna disarankan memakainya setiap hari, menggerakkan kepala saat melihat, dan memeriksakan ukuran lensa ke optik terpercaya.

Baca juga: Apa Itu Kacamata Anti Radiasi? Ini Penjelasan dan Tips Memilihnya

(NDA)