Apakah Bunga Mawar Bisa Dimakan? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bunga mawar dikenal sebagai simbol cinta dan keindahan, sering digunakan dalam dekorasi, hadiah, atau bahan parfum. Meski begitu, tak sedikit orang yang masih penasaran dan bertanya-tanya, apakah bunga mawar bisa dimakan? Merujuk informasi dari jurnal Food Research International, jawabannya adalah ya, karena bunga mawar termasuk dalam kategori edible flowers (bunga yang bisa dimakan). Artikel ini akan membahas lebih lanjut alasan di balik mengapa bunga mawar bisa dikonsumsi, serta hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum mengonsumsinya.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Bunga Mawar Termasuk Edible Flower
Secara botani, bunga mawar termasuk dalam kelompok edible flowers, yaitu jenis bunga yang aman dikonsumsi manusia. Menurut laporan dari United States Department of Agriculture (USDA), kelopak bunga mawar dari varietas Rosa damascena, Rosa centifolia, dan Rosa gallica aman dikonsumsi asalkan tidak terpapar pestisida atau bahan kimia berbahaya.
Kelopak mawar memiliki rasa lembut dengan sedikit aroma manis, sehingga sering digunakan dalam hidangan penutup, teh herbal, atau selai mawar. Bahkan, di Timur Tengah, kelopak mawar sudah lama menjadi bahan dasar rose water atau air mawar yang digunakan dalam kuliner tradisional dan kosmetik alami.
Bagian Mawar yang Aman untuk Dikonsumsi
Tidak semua bagian bunga mawar aman untuk dimakan. Studi dari Journal of Food Science and Technology menyebutkan bahwa bagian yang bisa dikonsumsi hanyalah:
Kelopak bunga: Pilih yang berwarna pink, kuning, atau putih karena lebih beraroma daripada mawar merah. Buang bagian putih di pangkal kelopak karena cenderung pahit.
Kuncup bunga: Paling aromatik saat akan mekar di musim semi dan panas.
Daun muda: Gunakan daun yang masih muda untuk rasa terbaik.
Rose hips: Buah menyerupai apel kecil yang berwarna merah atau oranye, biji di dalamnya harus dibuang sebelum dikonsumsi.
Manfaat Kesehatan dari Konsumsi Mawar
Berdasarkan hasil penelitian yang diterbitkan dalam Pharmaceutical Biology Journal, ekstrak mawar mengandung senyawa geraniol, citronellol, dan nerol, yang memiliki sifat antibakteri dan antiperadangan alami. Beberapa manfaat kesehatan yang bisa diperoleh antara lain:
Membantu menenangkan pikiran dan mengurangi stres.
Menyegarkan tubuh dan meningkatkan kualitas tidur.
Menjaga kesehatan kulit karena kandungan vitamin C tinggi.
Membantu melancarkan pencernaan ringan saat dikonsumsi dalam bentuk teh.
Namun, efek ini hanya akan optimal jika bunga mawar yang digunakan bebas pestisida dan berasal dari varietas yang memang bisa dikonsumsi.
Cara Aman Mengonsumsi Bunga Mawar
Agar aman dikonsumsi, bunga mawar perlu melalui proses pembersihan dan pengolahan yang benar. Pilihlah bunga mawar organik atau yang ditanam tanpa bahan kimia. Agar makin aman, ikuti langkah-langkah berikut:
Cuci kelopak mawar dengan air bersih mengalir.
Lepaskan bagian putih di pangkal kelopak karena rasanya agak pahit.
Gunakan kelopak segar untuk teh, salad, atau dekorasi makanan.
Jika ingin dijadikan bahan minuman, keringkan terlebih dahulu di tempat teduh agar aromanya lebih kuat.
Menurut rekomendasi dari Harvard Health Publishing, konsumsi bunga mawar sebaiknya dilakukan dalam jumlah wajar, karena meskipun alami, beberapa orang dapat mengalami reaksi alergi ringan.
Baca juga: 7 Bunga yang Mekar di Malam Hari dan Karakteristiknya
(NDA)
