Batu Paling Keras di Dunia yang Tahan Terhadap Goresan

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Salah satu cara untuk mengukur tingkat kekerasan batu dan mineral adalah menggunakan Skala Mohs. Skala ini menunjukkan kemampuan suatu material dalam menahan goresan, dengan rentang nilai dari 1 hingga 10. Semakin tinggi angkanya, semakin keras material tersebut. Lantas, apa saja batu paling keras di dunia? Simak penjelasan selengkapnya pada uraian di bawah ini menurut laman Geology In dan Cosmos Surfaces.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
1. Quartz
Quartz merupakan batuan metamorf yang terbentuk dari batu pasir. Batu ini memiliki tingkat kekerasan 7 pada Skala Mohs, menjadikannya salah satu material paling kuat di dunia yang sering digunakan untuk meja dapur dan lantai batu alam. Batu ini begitu keras hingga tidak disarankan untuk memotong langsung di atasnya, karena bisa menumpulkan bilah pisau.
2. Granit
Granit termasuk kategori batuan terkeras dengan tingkat kekerasan antara 6–7 pada Skala Mohs. Batu ini sangat digemari karena daya tahan tinggi, tahan gores, mudah dirawat, dan memiliki tampilan estetis. Granit sering digunakan dalam konstruksi dan arsitektur, mulai dari meja dapur, lantai, hingga monumen bersejarah.
3. Basalt
Basalt merupakan batuan beku paling umum di permukaan bumi. Dengan kekerasan sekitar 6 pada Skala Mohs, basalt dikenal karena ketangguhan dan kepadatannya. Strukturnya yang padat dan berbutir halus membuat basalt sangat baik digunakan untuk bahan konstruksi karena kemampuannya menahan tekanan tanpa pecah.
4. Eclogite
Eclogite terbentuk di bawah tekanan dan suhu ekstrem di dalam bumi. Dengan tingkat kekerasan 6–7 pada Skala Mohs, eclogite termasuk batuan yang sangat tangguh terhadap deformasi dan retakan, menjadikannya salah satu batuan paling kuat di alam.
5. Peridotite
Peridotite, sebagian besar tersusun atas olivin dan piroksen, dengan tingkat kekerasan antara 5–6 pada Skala Mohs. Batuan ini terbentuk jauh di dalam mantel bumi, sehingga sangat tahan terhadap panas dan tekanan tinggi. Meskipun jarang digunakan dalam kehidupan sehari-hari, peridotite dikenal memiliki ketahanan luar biasa terhadap retakan.
6. Batu Marmer
Marmer memiliki kekerasan antara 3–5 pada Skala Mohs, tergolong batu yang relatif lunak. Karena sifatnya yang berpori, marmer perlu dilapisi secara rutin agar terlindung dari noda dan kelembapan.
7. Soapstone
Soapstone memiliki tingkat kekerasan hanya 1 pada Skala Mohs, menjadikannya salah satu batu paling lunak di dunia. Kendati demikian, batuan ini tahan air sehingga masih digunakan untuk wastafel atau meja dapur.
8. Mineral yang Paling Keras di Dunia
Sementara dalam kategori mineral, posisi tertinggi ditempati oleh berlian (Diamond) dengan nilai 10 pada Skala Mohs. Berlian dikenal memiliki ketahanan luar biasa terhadap keausan dan goresan. Di bawahnya terdapat Corundum dengan nilai 9, dan Topaz dengan nilai 8, seperti yang dikutip dari laman Rockhound Resource.
Baca Juga: Benda Paling Tajam di Dunia yang Ditemukan di Kehidupan Sehari-hari
(SA)
