Berapa Lama Bulu Mata Tumbuh? Ini Penjelasannya

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bulu mata memiliki siklus pertumbuhan alaminya sendiri. Setiap helai bulu mata akan rontok dan tumbuh kembali secara terus-menerus, meskipun banyak orang sering kali tidak menyadarinya. Lantas, sebenarnya berapa lama bulu mata tumbuh kembali? Untuk mengetahuinya, simak penjelasan lengkap mengenai durasi, tahapan, hingga tips perawatan agar bulu mata tumbuh lebih sehat di artikel berikut.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
1. Lama Waktu Bulu Mata Tumbuh
Waktu yang dibutuhkan bulu mata untuk tumbuh kembali tergantung pada penyebab kerontokan serta kondisi folikel rambut. Menurut laman NVSION Eye Centers, umumnya diperlukan waktu sekitar 6 hingga 12 minggu agar bulu mata tumbuh kembali sepenuhnya. Namun, bila kerontokan disebabkan oleh faktor eksternal, proses tumbuhnya bisa sedikit lebih lama.
2. Tahapan Pertumbuhan Bulu Mata
Bulu mata memiliki siklus pertumbuhan yang mirip dengan rambut di kulit kepala. Berdasarkan penjelasan dari Lashify, siklus ini terdiri dari tiga fase utama:
Fase Anagen: Pada fase ini, bulu mata tumbuh aktif, biasanya berlangsung antara 4 dan 10 minggu.
Fase Katagen (Fase Transisi): Setelah mencapai panjang maksimalnya, bulu mata memasuki masa transisi selama 2 hingga 3 minggu.
Fase Telogen (Fase Istirahat dan Kerontokan): Fase terakhir ini berlangsung sekitar 3 hingga 4 bulan. Pada tahap ini, bulu mata berhenti tumbuh dan akhirnya rontok secara alami untuk memberi ruang bagi bulu mata baru yang akan tumbuh menggantikannya.
3. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan Bulu Mata
Beberapa faktor dapat memengaruhi cepat atau lambatnya pertumbuhan bulu mata. Mengutip dari laman Dr. Jennifer L. Shane & Associates, berikut di antaranya:
Usia: Seiring bertambahnya usia, regenerasi sel melambat, termasuk pertumbuhan bulu mata.
Hormon: Ketidakseimbangan hormon dapat mempengaruhi pertumbuhan bulu mata.
Nutrisi: Kekurangan vitamin dan mineral penting dapat membuat bulu mata menipis dan rapuh.
Genetika: Ketebalan dan panjang bulu mata sebagian besar ditentukan oleh genetika.
Kondisi medis: Gangguan seperti trikotilomania, hipotiroidisme, atau alopecia bisa menghambat pertumbuhan bulu mata.
Kondisi mata: Peradangan pada kelopak mata seperti blefaritis atau dermatitis dapat memengaruhi pertumbuhan bulu mata.
4. Tips Mendukung Pertumbuhan Bulu Mata
Meski bulu mata bisa tumbuh kembali secara alami, ada beberapa langkah yang bisa mempercepat prosesnya. Berikut beberapa tips dari laman EyeCare Center:
Konsumsi makaan bernutrisi: Pastikan pola makan mengandung biotin, vitamin A, C, dan E, serta asam lemak omega-3 untuk mendukung pertumbuhan bulu mata.
Bersihkan riasan mata dengan lembut: Hindari menggosok terlalu keras saat melepas maskara atau eyeliner. Gunakan pembersih lembut untuk melindungi folikel bulu mata yang halus.
Batasi ekstensi bulu mata dan maskara: Beri waktu istirahat dari penggunaan maskara dan ekstensi bulu mata agar bulu mata bisa pulih dan tumbuh lebih kuat.
Gunakan serum penumbuh bulu mata: Pilih serum berbahan peptida untuk membantu menutrisi bulu m.
Hindari menggosok mata: Kebiasaan mengucek mata dapat menyebabkan bulu mata mudah patah dan rontok
Baca Juga: Bau yang Tidak Disukai Kutu Rambut, Ini 6 Jenis Aromanya
(SA)
