Bintang Kejora, Planet Venus yang Paling Terang di Langit

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bintang kejora adalah sebutan yang disematkan untuk planet Venus. Julukan ini diberikan karena Venus tampak jauh lebih terang dibandingkan objek langit lainnya. Cahaya putih kekuningan Venus terlihat stabil dan tidak berkelap-kelip, sehingga membuatnya mudah dikenali dengan mata telanjang. Simak penjelasan lengkap pada artikel ini untuk mengetahui karaktersitik lain planet Venus.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
1. Alasan Venus Disebut Bintang Kejora
Venus disebut bintang kejora karena cahayanya yang sangat terang dapat terlihat jelas tanpa teleskop, baik di langit timur menjelang matahari terbit maupun di langit barat setelah matahari terbenam. Dalam laman BBC Sky at Night Magazine dijelaskan bahwa:
Pada elongasi timur (posisi saat Venus berada pada jarak sudut terbesarnya di sebelah timur Matahari), Venus tampak hingga beberapa jam setelah matahari terbenam, sehingga dijuluki “Evening Star” atau Bintang Senja.
Pada elongasi barat, Venus terlihat di ufuk timur sebelum fajar, sehingga dikenal sebagai “Morning Star” atau Bintang Fajar.
2. Karaktersitik Utama Planet Venus
Venus berjarak sekitar 108 juta kilometer dari Matahari, dengan ukuran dan struktur yang mirip planet Bumi. Menurut laman NASA Science dan Royal Museum Greenwich, beberapa karakteristik penting yang dimiliki Venus antara lain:
Warna cahaya putih kekuningan, menjadikannya sebagai planet paling terang di tata surya.
Rotasinya berlawanan arah jarum jam, berbeda dengan kebanyakan planet lain.
Tidak memiliki satelit maupun cincin.
Memiliki waktu rotasi yangsangat panjang, yaitu 243 hari dan lebih lama dari revolusinya yang hanya 225 hari untuk mengelilingi Matahari.
Suhu rata-rata mencapai 470°C, lebih panas dari Merkurius. Hal ini disebabkan oleh tingginya konsentrasi karbon dioksida di atmosfer Venus, yang menghasilkan efek rumah kaca yang intens.
Tekanan atmosfernya 90 kali lipat Bumi, setara dengan tekanan air di kedalaman 1 km laut.
Venus memiliki lembah dan pegunungan tinggi luas yang dihiasi ribuan gunung berapi.
Atmosfernya selalu tertutup awan tebal yang terdiri dari asam sulfat sehingga permukaan planet Venus sulit diamati secara langsung.
Komposisi atmosfernya sekitar 98% karbon dioksida, sisanya nitrogen, uap air, oksigen, hidrogen klorida, hidrogen flourida, hidrogen sulfida, sulfur dioksida, helium, dan karbon monoksida.
Tidak memiliki medan magnet yang kuat dan dapat dirasakan seperti Bumi.
Baca Juga: Apa Itu Planet Jovian? Ini Pengertian, Jenis, dan Karakteristiknya
(SA)
