Konten dari Pengguna

Cara Investasi Emas Antam untuk Pemula, Begini Panduannya!

Hendro Ari Gunawan

Hendro Ari Gunawan

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi emas Antam. Foto: Dok. Antam
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi emas Antam. Foto: Dok. Antam

Emas merupakan salah satu instrumen investasi yang paling banyak diminati karena nilainya cenderung stabil dan tahan inflasi. Bagi yang baru akan memulai berinvestasi, emas Antam bisa menjadi pilihan yang aman dan terpercaya. Yuk, simak cara investasi emas Antam untuk pemula berikut ini.

Tentukan Tujuan Investasi Sejak Awal

Dikutip dari laman Logam Mulia, sebelum membeli emas, penting untuk menentukan terlebih dahulu tujuan investasi ini: apakah ingin digunakan sebagai dana pendidikan, persiapan pensiun, atau tabungan jangka panjang. Menetapkan tujuan akan membantu Anda merancang rencana pembelian secara lebih terarah dan konsisten.

Cermati Pergerakan Harga Emas

Menurut Galeri 24, yang perlu dipahami adalah fakta bahwa harga emas bisa naik turun setiap harinya. Membeli emas saat harga sedang turun dan menjualnya ketika harga tinggi merupakan strategi tepat agar meraup keuntungan.

Beli di Tempat Resmi dan Terpercaya

Membeli emas harus dilakukan melalui tempat yang sudah terbukti aman dan resmi. Mengutip Logam Mulia, pembelian bisa dilakukan melalui butik resmi Antam, Galeri 24, atau Pegadaian. Di tempat tersebut, pembeli akan mendapatkan sertifikat keaslian yang memudahkan proses jual kembali dan memberikan rasa aman bagi investor.

Pilih Emas 24 Karat dengan Sertifikat

Emas Antam dikenal sebagai emas batangan murni 24 karat dengan kadar 99,99%. Menurut Sahabat Pegadaian, penting memilih emas dengan sertifikat resmi dan kemasan tersegel untuk menjaga keaslian. Beberapa produk bahkan memiliki fitur pengecekan keaslian melalui aplikasi seperti CertiEye yang dapat diunduh di smartphone.

Simpan Emas dengan Aman

Setelah memiliki emas, penyimpanan yang aman sangat disarankan. Emas dapat disimpan di rumah dengan menggunakan brankas kecil, atau menggunakan fasilitas Safe Deposit Box (SDB) di bank atau Pegadaian dengan biaya sewa tahunan. Tempat penyimpanan yang aman akan melindungi dari risiko kehilangan atau kerusakan pada emas.

Mulai dari Gramasi Kecil

Bagi yang baru memulai, pembelian emas Antam dalam ukuran kecil seperti 0,5 gram atau 1 gram bisa menjadi pilihan. Menurut Galeri 24, pembelian gramasi kecil akan lebih fleksibel dan tidak memberatkan anggaran. Seiring waktu, gramasi bisa ditambah sesuai dengan kemampuan dan tujuan investasi.

Manfaatkan Pembelian Emas Digital

Membeli emas Antam tak lagi perlu dengan mendatangi datang toko. Sebab, pembelian bisa dilakukan melalui situs resmi logammulia.com atau aplikasi Brankas. Selain itu, Galeri 24 juga menyediakan layanan pembelian emas melalui aplikasi G24 Mobile. Dengan pembelian online, proses menjadi lebih mudah dan efisien.

Lakukan Pembelian Secara Berkala

Pembelian emas Antam dapat dilakukan secara berkala, misalnya setiap bulan. Strategi ini dikenal dengan istilah dollar-cost averaging, yaitu membeli secara rutin tanpa perlu khawatir soal naik turunnya harga. Metode ini bisa membentuk kebiasaan investasi jangka panjang yang sehat.

Perhatikan Biaya Tambahan

Selain harga emas, perlu diperhatikan juga biaya lain seperti cetak sertifikat, ongkos kirim (jika membeli online), serta biaya penyimpanan jika menggunakan SDB. Menurut Galeri 24, pemula kerap melupakan detail ini. Memahami seluruh beban biaya akan membantu Anda dalam menghitung total nilai investasi secara akurat.

Kesimpulan

Emas Antam merupakan pilihan tepat untuk memulai investasi karena prosesnya mudah, terjangkau, dan bisa dilakukan secara digital. Dengan tujuan yang jelas, pembelian di tempat resmi, serta penyimpanan yang aman, emas dapat membantu menjaga nilai aset dalam jangka panjang.

Baca Juga: Apa Beda Emas Antam dan Logam Mulia: Sertifikat, Kadar, dan Fungsinya