Cara Memandikan Anak Kucing Umur 1 Bulan yang Aman dan Bebas Cakaran

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kucing dewasa sangat pandai menjaga kebersihan tubuhnya sendiri. Mereka biasanya menjilat sekujur tubuhnya untuk merangsang produksi sebum atau minyak, sehingga bulunya lebih berkilau, rapi, dan terhindar dari parasit.
Sedangkan kucing yang masih bayi atau berusia 1 bulan masih belum memiliki keterampilan tersebut, sehingga butuh bantuan induk atau adopter untuk membersihkannya. Bagi adopter, yuk simak cara memandikan anak kucing umur 1 bulan dalam artikel ini.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Cara Memandikan Anak Kucing Umur 1 Bulan
Mengutip laman The Spruce Pets, kucing berusia 1 bulan sudah boleh dimandikan. Berikut caranya:
Mandikan di wastafel atau baskom kecil. Isi wadah dengan air, tapi ketinggian airnya tidak boleh melebihi lutut anak kucing.
Periksa suhu air. Pastikan airnya hangat, bukan panas.
Masukkan anak kucing ke dalam air. Pegang bagian belakang leher kucing dengan lembut, hadapkan tubuhnya ke depan atau membelakangi Anda, kemudian masukkan ke dalam air.
Bersihkan tubuh kucing. Ambil sedikit air menggunakan tanggal, kemudian tuang ke punggung anak kucing. Hindari bagian wajah dan telinganya.
Berikan shampo. Gunakan shampo yang aman untuk anak kucing secukupnya. Anda bisa simak rekomendasi shampo kucing murah dan bagus dalam artikel ini.
Pijatkan shampo ke tubuh kucing hingga berbusa. Lakukan dengan hati-hati, jangan sampai menarik bulunya.
Bilas sampai bersih. Sisa shampo yang tertinggal dapat membuat bulu kucing kering dan berpotensi mengiritasi kulitnya.
Keringkan. Gunakan handuk untuk membungkus anak kucing segera setelah ia mandi.
Seberapa Sering Kucing Harus Dimandikan?
Kucing sebaiknya dimandikan setiap 4-6 minggu sekali. Mengutip The Spruce Pets, kucing jangan terlalu sering dimandikan, karena hal ini dapat membuat mereka kekurangan sebum yang sebenarnya bermanfaat untuk kulitnya.
Frekuensi mandi untuk kucing berbulu pendek bisa lebih jarang lagi. Sedangkan untuk kucing yang bulunya panjang, mungkin butuh perawatan yang lebih ekstra. Jadi, sebaiknya konsultasi dengan dokter hewan terkait frekuensi mandi yang ideal untuk kucing Anda.
Tips Memandikan Anak Kucing dengan Aman dan Nyaman
Beberapa kucing tidak suka mandi, sehingga mereka biasanya rewel atau memberontak. Agar proses mandi berlangsung aman dan nyaman baik bagi adopter maupun kucing, simak tips dari WebMD berikut ini:
Potong kuku kucing sehari sebelum mandi. Tujuannya untuk mencegah cakaran. Baca tips potong kuku kucing dalam artikel ini.
Selalu gunakan air hangat. Jika air terlalu panas atau terlalu dingin, anak kucing bisa terluka dan stres.
Pegang anak kucing dengan lembut. Saat menggunakan shampo dan membilas anak kucing, lakukan gerakan memijat yang lembut agar mereka tenang.
Persingkat waktu mandi. Tujuannya untuk mengurangi stres pada kucing.
Masukkan bola pingpong atau mainan kucing dalam air. Permainan akan mendistraksi anak kucing sehingga lebih anteng saat dimandikan.
Jaga agar telinga dan mata anak kucing tidak basah. Jika Anda melihat mata anak kucing menyipit, mengeluarkan cairan, kemerahan, atau ia menggaruk wajahnya, segera periksakan anak kucing ke dokter. Mungkin saja matanya terinfeksi atau teriritasi akibat shampo.
Baca Juga: Cara Merawat Anak Kucing Tanpa Induk agar Tumbuh Sehat
