Konten dari Pengguna

Cara Memilih HP Baterai Tahan Lama untuk Aktivitas Harian yang Tepat

Hendro Ari Gunawan

Hendro Ari Gunawan

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi mengisi ulang daya HP. Foto: Unsoplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mengisi ulang daya HP. Foto: Unsoplash

Daya tahan baterai menjadi salah satu pertimbangan utama saat membeli ponsel pintar baru. Penting untuk mengetahui cara memilih HP baterai lama untuk aktivitas harian agar perangkat benar-benar sesuai kebutuhan. Ponsel dengan baterai awet membantu pengguna yang menginginkan ponsel mereka bertahan seharian tanpa sering diisi ulang. Agar tidak salah pilih, berikut panduan lengkap yang perlu diperhatikan menurut laman The Telegraph dan Google Store.

Daftar isi

1. Perhatikan Kapasitas Baterai

Hal pertama yang perlu dilihat adalah kapasitas baterai. Ukuran ini biasanya ditunjukkan dengan satuan mAh (milliampere-hour). Satuan ini mengukur seberapa banyak arus listrik yang bisa disalurkan baterai dalam jangka waktu tertentu. Semakin besar angka mAh, umumnya semakin lama daya tahan baterai. Misalnya, HP dengan baterai 5000mAh biasanya akan bertahan lebih lama daripada ponsel dengan baterai 3000mAh, dengan catatan pola penggunaan yang serupa.

2. Kecepatan Pengisian Daya Kabel

Selain kapasitas, pengguna juga perlu memperhatikan kecepatan pengisian daya kabel maksimum yang didukung ponsel. Spesifikasi ini biasanya ditunjukkan dalam satuan watt (W). Semakin besar angka watt, semakin cepat pula ponsel terisi. Sebagai contoh, charger dengan daya 100W dapat mengisi daya jauh lebih cepat dibandingkan charger 45W.

3. Teknologi pada Layar

Layar merupakan salah satu komponen yang paling boros energi. Spesifikasi layar yang canggih memang memberikan pengalaman visual yang lebih baik, tetapi juga bisa meningkatkan konsumsi daya. Beberapa aspek yang perlu diperhatikan antara lain:

  • Layar besar: Layar yang lebih besar membutuhkan daya lebih banyak untuk menerangi seluruh permukaan.

  • Resolusi Layar: Layar dengan resolusi tinggi memberikan tampilan lebih tajam, tetapi juga memakan lebih banyak energi.

  • Refresh rate: Layar dengan refresh rate tinggi, seperti 120Hz, membuat pengalaman menonton lebih lancar, tetapi konsumsi dayanya lebih besar dibanding refresh rate standar.

4. Prosesor

Prosesor juga memengaruhi seberapa lama baterai dapat bertahan. Ponsel dengan baterai besar bisa tetap boros jika menggunakan prosesor yang tidak efisien. Untungnya, prosesor modern umumnya sudah dirancang untuk menyeimbangkan performa dan efisiensi daya. Jadi, pilihlah perangkat dengan chipset yang dikenal hemat energi agar bisa mendapatkan kinerja maksimal sekaligus daya tahan baterai yang lebih baik.

5. Fitur Optimalisasi Baterai

Setiap ponsel pintar memiliki fitur bawaan untuk membantu menghemat daya. Salah satunya adalah mode hemat baterai yang dapat memperpanjang penggunaan dengan cara membatasi aktivitas di latar belakang serta mengurangi kecerahan layar. Mode ini sangat berguna saat baterai hampir habis, sehingga ponsel bisa lebih tahan lama dalam kondisi darurat. Ponsel dengan fitur ini biasanya lebih bisa diandalkan untuk jangka panjang.

Baca Juga: 7 Tips Memilih Powerbank yang Aman untuk Semua Jenis Gadget

(SA)