Cara Menggendong Anak Kucing agar Tetap Aman dan Nyaman

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Menggendong anak kucing adalah salah satu cara membangun ikatan dengan hewan peliharaan. Namun, hal ini perlu dilakukan dengan hati-hati agar mereka merasa aman dan nyaman. Mengutip laman Cats Protection, berikut beberapa hal penting yang perlu diperhatikan:
Dekati perlahan: Berjongkoklah dan ulurkan tangan agar anak kucing bisa mengendus dan mengenali sebelum digendong.
Gunakan posisi tegak: Topang dada dan perut dengan satu tangan, dan bagian belakang tubuh dengan tangan lainnya.
Dekatkan ke dada: Saat berdiri, peluk anak kucing dengan lembut dan erat di dekat dada. Jika harus bergerak, lakukan perlahan.
Perhatikan tanda kenyamanan: Kucing umumnya hanya nyaman digendong selama 1–2 menit. Jika mulai menggeliat, mendesis, atau tampak stres, segera turunkan.
Letakkan dengan lembut: Jangan biarkan mereka melompat dari pelukan. Sebaiknya jongkok dan turunkan mereka secara perlahan ke lantai.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Berapa Usia Anak Kucing yang Aman untuk Mulai Digendong?
Anak kucing bisa mulai digendong secara perlahan sejak usia 3–4 minggu, saat mata mereka terbuka dan mulai mengenali lingkungan sekitar. Durasi gendongan sebaiknya sangat singkat, dimulai dari interaksi positif seperti membelai wajah, dagu, atau telinga.
Apa yang Harus Dihindari Saat Menggendong Anak Kucing?
Mengutip laman Rover, berikut hal-hal yang sebaiknya dihindari saat menggendong anak kucing:
Jangan mengagetkan anak kucing saat mendekat.
Jangan mengangkat terlalu tinggi dari tanah.
Jangan tetap memegang jika mereka menunjukkan tanda tak nyaman.
Jangan menarik kaki atau ekor, karena bisa menyebabkan cedera.
Jangan mengangkat dari tengkuk, teknik ini berisiko jika dilakukan manusia.
Hindari posisi telentang, terutama untuk anak kucing yang belum terbiasa karena bisa membuatnya bingung.
Hindari menggendong saat mereka sedang makan, tidur, bermain aktif, atau sakit.
Apa Perbedaan Cara Menggendong Anak Kucing dan Kucing Dewasa?
Anak kucing membutuhkan dukungan penuh di seluruh tubuh karena otot dan tulangnya masih lemah. Sebaiknya gendong dekat ke tubuh dan tak terlalu jauh dari lantai.
Hal sebaliknya berlaku untuk kucing dewasa karena lebih mandiri dan bisa menyeimbangkan tubuh saat digendong. Namun, tetap gunakan teknik dua tangan dan perhatikan kenyamanan mereka. Lepaskan jika mereka lebih memilih tak digendong.
Bagaimana Jika Anak Kucing Tak Mau Digendong?
Jika anak kucing tampak enggan digendong dengan cara berlari menjauh, mencakar, atau mendesis, biarkan ia bebas. Jangan memaksa karena tiap anak kucing memiliki kepribadian berbeda.
Beberapa kucing tak suka digendong, bahkan setelah sosialisasi positif. Pemilik tetap bisa membangun ikatan melalui belaian lembut, garukan di dagu atau telinga, bermain bersama, atau duduk berdampingan di sofa.
Kesimpulan
Dekati anak kucing perlahan, beri waktu mengenal, lalu gendong dengan menopang seluruh tubuh agar merasa aman.
Usia ideal mulai digendong adalah 3–4 minggu, saat mereka mulai mengenali lingkungan.
Hindari mengagetkan, menarik ekor, mengangkat dari tengkuk, atau menggendong saat mereka makan, tidur, atau bermain.
Anak kucing butuh dukungan penuh; kucing dewasa lebih mandiri, tetapi tetap utamakan kenyamanan dan gunakan dua tangan.
Jika kucing tak mau digendong, jangan dipaksa. Bangun ikatan lewat belaian, bermain, atau duduk bersama.
Baca Juga: Cara Merawat Bulu Anak Kucing yang Benar agar Terlihat Sehat
