Konten dari Pengguna

Cara Menghilangkan Iklan di HP Android yang Tiba-Tiba Muncul Secara Permanen

Hendro Ari Gunawan

Hendro Ari Gunawan

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi HP Android. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi HP Android. Foto: Pexels

Iklan yang muncul tiba-tiba di HP Android seringkali bikin kesal. Mereka muncul saat membuka aplikasi, bahkan kadang saat HP sedang tidak digunakan. Jika dibiarkan, iklan ini bisa mengganggu kenyamanan dan bahkan menandakan adanya aplikasi berbahaya. Untungnya, ada berbagai cara untuk menghilangkan iklan di HP Android secara permanen dan aman. Simak panduan lengkapnya di bawah ini.

Daftar isi

1. Kenali Jenis Iklan yang Sering Muncul di Android

Sebelum menghapus iklan, penting untuk mengetahui jenis-jenis iklan yang sering muncul di Android. Dikutip dari Android Central, jenis iklan tersebut meliputi:

  • Iklan pop-up: Muncul tiba-tiba di layar utama atau saat membuka aplikasi.

  • Iklan overlay: Muncul di atas aplikasi lain, meskipun aplikasi tersebut tidak dibuka.

  • Iklan notifikasi: Muncul dalam bentuk notifikasi palsu.

  • Iklan browser redirect: Secara otomatis mengarahkan ke situs tertentu.

2. Cara Menemukan Aplikasi Penyebab Iklan Muncul

Banyak iklan berasal dari aplikasi yang tidak jelas atau yang baru diinstal. Langkah pertama yang disarankan oleh TechRadar adalah memeriksa aplikasi terbaru dan izin aksesnya. Berikut langkahnya:

  1. Masuk ke Pengaturan > Aplikasi.

  2. Lihat aplikasi yang baru diinstal.

  3. Periksa aplikasi yang memiliki izin "Tampil di atas aplikasi lain" atau "Akses notifikasi".

  4. Hapus aplikasi yang mencurigakan dan tidak digunakan.

3. Nonaktifkan Iklan dari Google Ad Personalization

Google memberikan pilihan kepada pengguna Android untuk membatasi personalisasi iklan. Ini bisa mengurangi jumlah iklan yang muncul secara tiba-tiba. Cara menonaktifkannya:

  1. Masuk ke Pengaturan Google > Iklan.

  2. Aktifkan pilihan "Opt out of Ads Personalization".

  3. Hapus ID iklan jika perlu.

How-To Geek juga menyarankan untuk memperbarui Google Play Services secara berkala agar perlindungan iklan lebih optimal.

4. Gunakan Aplikasi Pembersih Iklan

Tom’s Guide menjelaskan, beberapa aplikasi antivirus atau cleaner tidak hanya membersihkan cache, tetapi juga memblokir koneksi ke server iklan yang mencurigakan, terutama bagi pengguna tanpa akses root. Berikut aplikasi yang direkomendasikan:

  • AdGuard.

  • Blokada.

  • Avast Mobile Security.

5. Aktifkan Google Play Protect untuk Deteksi Ancaman

Google Play Protect adalah fitur bawaan Android yang membantu mendeteksi aplikasi mencurigakan, termasuk yang menampilkan iklan tidak wajar. Fitur ini dapat mencegah aplikasi berbahaya berjalan di latar belakang tanpa sepengetahuanmu. Cara mengaktifkannya:

  1. Buka Google Play Store.

  2. Ketuk ikon profil > Play Protect.

  3. Aktifkan “Scan apps with Play Protect”.

6. Gunakan Mode Aman untuk Deteksi Lebih Akurat

Jika kamu tidak bisa menemukan aplikasi penyebab iklan, cobalah masuk ke Safe Mode. Dalam mode ini, hanya aplikasi sistem yang aktif, sehingga kamu bisa tahu apakah sumber masalahnya berasal dari aplikasi pihak ketiga. Berikut cara masuk Safe Mode:

  1. Tekan dan tahan tombol daya (power) hingga muncul menu opsi, lalu pilih "Matikan" atau "Power Off".

  2. Setelah perangkat benar-benar mati, tekan dan tahan tombol daya untuk menyalakannya.

  3. Saat logo perangkat muncul (misalnya logo Samsung, Xiaomi, dll.), segera tekan dan tahan tombol volume bawah. Terus tahan tombol ini sampai perangkat selesai melakukan booting dan masuk ke Safe Mode.

  4. Jika berhasil, Anda akan melihat tulisan "Safe Mode" di pojok kiri bawah layar.

7. Hapus Cache dan Data dari Aplikasi Browser

Jika iklan sering muncul saat browsing, besar kemungkinan sumbernya berasal dari cache browser atau ekstensi tertentu. Langkah-langkahnya:

  1. Buka Chrome > Setelan > Privasi dan Keamanan.

  2. Pilih “Hapus data penjelajahan”.

  3. Centang cache, cookies, dan data situs.

Setelah itu, hindari mengunjungi situs tidak terpercaya dan gunakan fitur “Blokir pop-up dan pengalihan”.

Baca juga: 5 HP Paling Mahal di Dunia dan Keunggulannya

(NDA)