Konten dari Pengguna

Cara Menghilangkan Kutu pada Anak Anjing yang Efektif

Hendro Ari Gunawan

Hendro Ari Gunawan

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi gejala kutu pada anak anjing. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi gejala kutu pada anak anjing. Foto: Pexels

Hampir setiap hewan peliharaan pasti pernah terjangkit kutu, termasuk anak anjing rumahan sekalipun. Namun Anda tak perlu khawatir karena ada beberapa cara menghilangkan kutu pada anak anjing. Berikut panduannya yang dikutip dari The Spruce Pets.

  1. Mandikan anak anjing dengan sabun berbahan lembut.

  2. Sisir bulu anak anjing (flea comb) untuk mengangkat kutu, telur, dan kotoran lainnya.

  3. Gunakan obat oral seperti Capstar (nitenpyram) mulai usia 4 minggu atau berat >2 lbs. Alternatif lainnya, gunakan Simparica Trio atau Advantage Multi untuk anak anjing berusia >6–8 minggu.

  4. Bersihkan lingkungan di sekitar anak anjing agar tak ada telur kutu yang masih tersisa.

  5. Bawa ke dokter hewan jika anak anjing mengalami gejala lain, termasuk infeksi, demam, atau berusia di bawah 4 minggu.

Daftar isi

Gejala Kutu pada Anak Anjing

Merujuk The Spruce Pets, berikut beberapa tanda atau gejala yang bisa Anda amati saat anak anjing terjangkit kutu:

  • Anak anjing yang terkena kutu biasanya akan merasa sangat gatal sehingga mereka sering menggigiti atau menggaruk bagian yang terserang kutu.

  • Gigitan kutu juga dapat menyebabkan pembengkakan kulit, iritasi, ulserasi, dan kerontokan rambut.

  • Saat menyisir bulu anak anjing, Anda mungkin akan melihat kotoran kutu yang tampak seperti bintik hitam kecil. Anda mungkin juga melihat kutu hidup berlarian di antara bulunya.

Apakah Hanya Anak Anjing Tertentu yang Dapat Terjangkit Kutu?

Ilustrasi gejala kutu pada anak anjing. Foto: Pexels

VCA Animal Hospital menjelaskan, kutu dapat berkembang pada setiap jenis anjing berapa pun usianya. Penting untuk dicatat bahwa anjing dengan bentuk alergi lain, seperti alergi lingkungan (misalnya, serbuk sari) cenderung sangat sensitif terhadap gigitan kutu daripada anjing yang tak memiliki kondisi alergi lain.

Apa Penyebab Kutu pada Anak Anjing?

Umumnya, anak anjing tertular kutu di luar rumah, tetapi mereka juga dapat tertular kutu dari anjing atau hewan lain yang terinfeksi. Faktor lingkungan tertentu pun dapat meningkatkan kemungkinan anjing tertular kutu, termasuk:

  • Lingkungan lembap, berhutan atau rumput panjang.

  • Fasilitas penitipan anjing atau taman yang penuh kutu.

  • Infestasi kutu di dalam ruangan (karpet atau tempat tidur).

  • Adanya masalah kutu di lingkungan tempat tinggal Anda.

Kapan Anak Anjing yang Terjangkit Kutu Harus ke Dokter Hewan?

Fine Animal Hospital menyarankan pemilik anjing agar segera berkonsultasi ke dokter hewan saat anak anjing yang terkena kutu mengalami beberapa kondisi berikut:

  1. Kulit mengalami infeksi, pembengkakan, atau kehilangan bulu parah.

  2. Anak anjing tampak lesu, pucat, atau mengalami anemia akibat gigitan kutu.

  3. Usia masih <4 minggu karena pengobatan hanya boleh atas rekomendasi dokter hewan.

Kesimpulan

  • Cara menghilangkan kutu pada anak anjing meliputi mandi dengan sabun lembut, menyisir bulu dengan flea comb, memberi obat oral seperti Capstar (untuk usia ≥4 minggu), dan menjaga kebersihan lingkungan.

  • Gejala kutu, antara lain, rasa gatal, iritasi kulit, kerontokan bulu, dan terlihat bintik hitam kecil di bulu.

  • Semua anak anjing bisa terinfeksi kutu, terutama yang memiliki alergi.

  • Penularan kutu pada anak anjing terjadi dari lingkungan lembap, hewan lain, atau tempat tinggal yang terinfestasi kutu.

  • Segera bawa ke dokter jika anak anjing mengalami infeksi kulit parah, anemia, atau usianya di bawah 4 minggu.

Baca Juga: Cara Merawat Anak Anjing Sakit agar Cepat Pulih