Cara Mengukur Berat Ideal Anak Kucing agar Tumbuh Sehat

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Berat anak kucing yang sehat akan bertambah secara konsisten, terutama di minggu-minggu awal usianya. Karenanya, penting untuk mengetahui cara mengukur berat ideal anak kucing, seperti yang dihimpun dari laman Kitten Lady dan Zooplus berikut ini.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Cara Mengukur Berat Ideal Anak Kucing
Untuk memantau pertumbuhan anak kucing, timbang dua kali sehari pada waktu yang sama, lalu catat hasilnya secara rutin. Gunakan timbangan dapur digital dan letakkan anak kucing dalam wadah ringan seperti mangkuk plastik atau kotak kecil.
Pastikan berat badan anak kucing bertambah sekitar 7 hingga 14 gram per dua hari, atau sekitar 100 gram per minggu. Jika berat badan tidak naik atau bahkan menurun, segera konsultasikan ke dokter hewan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Berat Badan Ideal Anak Kucing Sesuai Usia
Baru lahir: 90-110 gram
Usia 1 minggu: 150-200 gram
Usia 2 minggu: 250-300 gram
Usia 3 minggu: 350-400 gram
Usia 4 minggu: 450-500 gram
Usia 6 minggu: 650-750 gram
Usia 8 minggu: 850-1000 gram
Usia 12 minggu: 1300-1500 gram
Penyebab Anak Kucing Kekurangan Berat Badan
Kurang asupan susu atau nutrisi dapat menyebabkan anak kucing gagal tumbuh dengan baik sejak dini.
Infeksi, parasit, atau penyakit bawaan bisa mengganggu penyerapan nutrisi dan membuat berat badan turun.
Anak kucing yang kalah bersaing saat menyusu cenderung tidak mendapatkan cukup asupan dari induknya.
Cacat lahir atau kondisi medis tertentu dapat memengaruhi sistem metabolisme dan pertumbuhan tubuh.
Lingkungan yang tidak nyaman atau stres bisa membuat anak kucing enggan makan, sehingga beratnya sulit naik.
Cara Menjaga Berat Badan Anak Kucing agar Ideal
Gunakan makanan khusus anak kucing yang sesuai usia dan tahap pertumbuhan.
Berikan makanan dengan porsi terukur menggunakan timbangan, bukan perkiraan tangan atau sendok.
Kurangi jumlah makanan setelah anak kucing disteril karena kebutuhan kalorinya akan menurun.
Selalu amati pertumbuhan anak kucing, mulai dari tinggi badan, kekuatan otot, hingga gerak tubuhnya. Selengkapnya, simak perkembangan tubuh anak kucing dalam artikel ini.
Pantau perilaku harian anak kucing. Jika menjadi lesu, tidak aktif, atau tampak gelisah, bisa jadi ada masalah pada kesehatannya.
Hindari memberikan terlalu banyak cemilan atau sisa makanan manusia.
Ajak anak kucing bermain secara rutin untuk membantu pembakaran kalori.
Ganti makanan secara bertahap jika diperlukan agar sistem pencernaannya tidak terganggu.
Lakukan kunjungan ke dokter hewan secara berkala untuk evaluasi kesehatan, pertumbuhan, dan berat badan.
Baca Juga: Jenis Makanan Anak Kucing agar Tumbuh Sehat dan Aktif
