Cara Mengukur pH Tanah dengan Bahan Alami yang Praktis

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara mengukur pH tanah dengan bahan alami merupakan langkah praktis yang bisa dilakukan untuk mengetahui tingkat keasaman atau kebasaan tanah. Uji pH ini dapat menggunakan bahan-bahan yang mudah ditemukan di dapur. Pemeriksaan pH tanah biasanya dilakukan sebelum berkebun, atau ketika pertumbuhan tanaman tampak tidak optimal. Simak uraian lengkap mengenai beberapa metode untuk mengukur pH tanah yang bisa diikuti di bawah ini.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
1. Cara Mengukur pH Tanah dengan Cuka
Salah satu cara sederhana untuk menguji pH tanah adalah dengan menggunakan cuka putih. Uji ini akan menunjukkan apakah tanah bersifat basa. Berikut langkah-langkahnya berdasarkan panduan dari laman The Spruce:
Gali tanah sedalam 10–15 cm menggunakan sekop tangan untuk mengambil sampel tanah.
Lakukan pengambilan di beberapa titik agar hasilnya lebih mewakili kondisi rata-rata lahan.
Hancurkan gumpalan tanah dan singkirkan batu, ranting, atau kotoran lain.
Siapkan 1 cangkir tanah dalam wadah bening, ½ cangkir air suling, dan ½ cangkir cuka putih.
Campurkan air suling ke dalam tanah dan aduk rata.
Tambahkan cuka putih ke dalam campuran tanah tersebut.
Amati hasilnya. Jika muncul gelembung atau desisan, artinya tanah bersifat basa. Semakin banyak gelembung yang terlihat, semakin tinggi tingkat kebasaan tanah.
2. Cara Mengukur pH Tanah dengan Soda Kue
Metode selanjutnya adalah menggunakan soda kue (baking soda) untuk mengetahui apakah tanah bersifat asam. Langkah-langkahnya sebagai berikut:
Siapkan 1 cangkir tanah ke dalam wadah bening.
Tambahkan ½ cangkir air suling, lalu aduk hingga tercampur rata.
Masukkan ½ cangkir soda kue ke dalam campuran tanah.
Perhatikan reaksinya. Jika muncul gelembung atau desisan, itu menandakan tanah bersifat asam.
Jika hanya ada sedikit desisan, hal itu normal karena sebagian besar tanah memang sedikit asam secara alami. Namun, reaksi yang kuat mungkin menunjukkan bahwa memiliki tanah sangat asam.
3. Cara Mengukur pH Tanah dengan Kubis Merah
Selain cuka dan soda kue, kamu juga bisa menggunakan kubis merah atau unggu sebagai indikator alami yang cukup akurat. Mengacu laman Cornell University, berikut cara menguji pH tanah dengan kubis merah.
Siapkan dua lembar daun kubis merah segar, lalu tambahkan empat cangkir air ke dalam blender.
Haluskan hingga menjadi jus, kemudian saring menggunakan kertas saring seperti kertas filter kopi untuk memisahkan ampasnya.
Tuangkan cairan kubis ke dalam stoples kecil, lalu tambahkan satu sendok makan tanah.
Kocok hingga tanah terendam sepenuhnya dalam cairan kubis.
Perhatikan perubahan warnanya. Warna merah, merah muda, hingga ungu menunjukkan rentang keasaman, sementara warna biru hingga hijau menandakan peningkatan kebasaan.
Baca Juga: Sifat Fisika Tanah yang Penting bagi Pertanian dan Lingkungan
(SA)
