Konten dari Pengguna

Cara Merawat Anak Anjing Prematur agar Tumbuh Sehat

Hendro Ari Gunawan

Hendro Ari Gunawan

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Anak Anjing Prematur. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Anak Anjing Prematur. Foto: Shutter Stock

Anak anjing yang lahir prematur akan menghadapi beberapa tantangan dalam proses perkembangannya, sehingga harus mendapat perawatan ekstra. Simak cara merawat anak anjing prematur yang dikutip dari laman Dog Breed Info berikut ini:

  • Biarkan anak anjing berada di kotak inkubator agar tetap hangat. Anda bisa masukkan induknya ke dalam kotak jika sang induk ingin berbagi kehangatan.

  • Apabila tidak punya inkubator, penuhi kandang anak anjing dengan bantal pemanas agar mereka tidak hipotermia. Penjelasan lebih lanjut tentang cara menghangatkan anak anjing bisa Anda lihat dalam artikel ini.

  • Gunakan termometer untuk memantau kondisi suhu kandang anjing secara berkala.

  • Bawa anak anjing agar menyusu ke induknya atau diberikan susu formula khusus setiap 2 jam.

  • Bantu anak anjing buang air kecil dan buang air besar dengan cara memijat area anusnya setiap 2 jam.

  • Catat perkembangan berat badan anak anjing. Jika tidak naik atau justru menurun, segera bawa ke dokter hewan.

Daftar isi

Kapan Anak Anjing Disebut Lahir Prematur?

Anak anjing dianggap prematur jika lahir sebelum usia kehamilan 58-63 hari. Anak anjing prematur biasanya terlahir dengan fisik kecil, kurus, dan bulunya sangat sedikit.

Mereka juga mengalami kendala dalam proses tumbuh dan kembangnya. Biasanya mereka menderita masalah paru-paru, sistem kekebalan tubuh yang lemah, dan berat badan yang rendah.

Kondisi yang Harus Diwaspadai pada Anak Anjing Prematur

Merujuk pada laman Grantham Breeder Services, ada empat kondisi yang harus diwaspadai pada anak anjing prematur agar tidak berujung kematian. Apa saja?

Ilustrasi Kondisi yang Harus Diwaspadai pada Anak Anjing Prematur.
  • Hipotermia (suhu tubuh rendah): Bayi baru lahir belum bisa mengatur suhu tubuhnya sendiri sehingga sangat rentan kedinginan. Apabila dibiarkan, hipotermia bisa membahayakan nyawanya.

  • Dehidrasi (kehilangan cairan): Anak anjing yang lahir prematur sangat rentan mengalami dehidrasi. Jadi, berikan asupan cairan secara teratur melalui susu atau suplementasi.

  • Hipoglikemia (gula darah atau glukosa rendah): Glukosa adalah sumber energi utama anak anjing. Tapi, cadangan gula darahnya masih rendah sehingga cepat lelah. Oleh karena itu, asupan gula darah mereka harus dipenuhi lewat makanan.

  • Tidak buang air: Anak anjing yang baru lahir, baik yang prematur maupun sehat, tidak bisa buang air besar maupun air kecil sendiri. Mereka butuh stimulasi di anus oleh induknya atau adopter.

Penyakit yang Rentan Menyerang Anak Anjing Prematur

Berikut beberapa penyakit yang rentan menyerang anak anjing prematur apabila tidak dirawat dengan baik:

  • Infeksi canine herpes virus (CHV). Virus ini berkembang biak pada anak anjing dengan suhu tubuh rendah.

  • Pneumonia. Penyakit ini rentan menyerang anak anjing prematur karena paru-parunya belum berkembang. Tanda-tandanya meliputi suara mencicit, bersin, keluarnya cairan dari hidung, atau napas tersengal-sengal.

  • Masalah jantung dan ginjal. Anak anjing yang lahir prematur dan berukuran kecil biasanya sistem pembuluh darahnya belum berkembang, sehingga membahayakan organ vital seperti jantung dan ginjal.

Baca Juga: Penyebab Anak Anjing Baru Lahir Mati yang Perlu Diwaspadai

Kesimpulan

  • Anak anjing dianggap prematur jika lahir sebelum usia kehamilan 58-63 hari.

  • Anak anjing prematur biasanya mengalami masalah paru-paru, sistem kekebalan tubuh yang lemah, dan berat badan rendah.

  • Anak anjing yang lahir prematur harus dimasukkan ke dalam inkubator agar tetap hangat.

  • Anak anjing yang baru lahir rentan mengalami hipotermia karena mereka belum bisa mengatur suhu tubuhnya sendiri.

  • Pneumonia rentan menyerang anak anjing yang lahir prematur karena paru-parunya belum berkembang.

  • Anak anjing yang suhu tubuhnya rendah sangat mudah terinfeksi canine herpes virus (CHV).