Konten dari Pengguna

Cara Merawat Bulu Anjing agar Tidak Rontok

Hendro Ari Gunawan

Hendro Ari Gunawan

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi anjing. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anjing. Foto: Pexels

Kerontokan bulu adalah masalah umum yang sering mengganggu pemilik anjing. Penyebabnya bisa beragam, mulai dari alergi, stres, hingga gangguan kulit. Untuk mengatasinya, berikut beberapa cara efektif yang bisa dilakukan, dikutip dari laman Heads Up For Tails.

  • Rutin menyisir bulu: Menyisir bulu membantu menghilangkan bulu, menyebarkan minyak alami ke seluruh tubuh, dan menstimulasi kulit.

  • Mandi secara teratur: Mandikan anjing secara rutin menggunakan sampo dan kondisioner khusus hewan. Hindari memandikan terlalu sering agar minyak alami kulit tetap terjaga.

  • Beri makanan bergizi: Pilih makanan yang kaya akan protein, vitamin, dan asam lemak omega-3 dan omega-6. Campurkan makanan kering, basah, dan sayuran segar secara seimbang.

  • Cukupi kebutuhan cairan: Selalu sediakan air bersih dan segar. Kulit yang terhidrasi baik akan mengurangi risiko kerontokan akibat kulit kering.

  • Rutin ke dokter hewan: Pemeriksaan rutin dapat membantu mendeteksi masalah kesehatan seperti alergi, infeksi kulit, atau ketidakseimbangan hormon yang bisa memicu kerontokan berlebihan.

Daftar isi

Apa Penyebab Bulu Anjing Sering Rontok?

Kerontokan bulu bisa bersifat alami atau menjadi tanda masalah kesehatan. Berikut beberapa penyebab yang paling umum:

  • Alergi (makanan, lingkungan, atau produk perawatan)

  • Infeksi kulit, baik bakteri atau jamur

  • Serangan kutu atau parasit lain

  • Kekurangan nutrisi

  • Stres atau kecemasan

  • Gangguan hormon atau penyakit tertentu

Bagaimana Cara Menyisir Bulu Anjing agar Tak Mudah Rontok?

Ilustrasi menyisir bulu anjing. Foto: Pexels

Mengutip laman Chewy dan Heads Up For Tails, berikut cara menyisir bulu anjing yang tepat agar tak mudah rontok.

  • Gunakan sisir slicker untuk bulu panjang dan sisir bristle untuk bulu pendek. Untuk kerontokan berlebih, gunakan sisir deshedding.

  • Sisirlah searah dengan pertumbuhan bulu untuk menghindari iritasi kulit. Lakukan dengan lembut, terutama pada area yang sensitif.

  • Anjing berbulu panjang disarankan disisir setiap hari, sedangkan bulu pendek cukup seminggu sekali.

Apakah Suplemen Bisa Membantu Mengatasi Bulu Rontok pada Anjing?

Suplemen bisa bermanfaat bagi anjing, terutama jika pola makannya belum mencukupi kebutuhan nutrisi tertentu. Beberapa suplemen yang direkomendasikan untuk membantu mengurangi kerontokan:

  • Minyak ikan

  • Vitamin E

  • Biotin

  • Asam lemak omega-3 dan omega-6

Sebelum memberikan suplemen, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter hewan untuk memastikan dosis dan jenis yang sesuai dengan kondisi anjing.

Jenis Anjing Apa yang Paling Banyak Mengalami Kerontokan?

Dalam laman Chewy disebutkan ada beberapa jenis anjing yang lebih sering mengalami kerontokan, antara lain:

  • German Shepherd

  • Siberian Husky

  • Golden Retriever

  • Collie (Bearded, Border, dan Collie biasa)

  • Alaskan Malamute

  • Corgi (Cardigan dan Pembroke Welsh Corgi)

Kesimpulan

  • Sisir bulu secara teratur untuk mengangkat bulu mati dan merangsang kulit.

  • Mandikan dengan produk khusus anjing dan jangan terlalu sering.

  • Berikan makanan bergizi dan seimbang, terutama yang mengandung protein, asam lemak, vitamin dan mineral.

  • Pastikan anjing selalu terhidrasi agar kulitnya tak kering.

  • Periksa ke dokter hewan secara berkala untuk mendeteksi sejak dini masalah kesehatan.

  • Gunakan suplemen penunjang seperti minyak ikan, biotin, dan vitamin E jika dibutuhkan.

Baca Juga: Cara Menghilangkan Kutu pada Anak Anjing yang Efektif