Cara Tumbuhan Kaktus Menyimpan Air di Lingkungan Kering

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kaktus dikenal sebagai tanaman gurun yang mampu bertahan dalam kondisi sangat kering. Keistimewaan ini berasal dari cara tumbuhan kaktus menyimpan air melalui berbagai adaptasi morfologinya. Mekanisme tersebut memungkinkan kaktus tetap hidup meski jarang mendapat hujan. Uraian berikut akan menjelaskan secara lengkap bagaimana kaktus menyimpan serta menjaga cadangan airnya agar tetap bertahan di lingkungan tandus.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
1. Bentuk Batang yang Tebal
Kaktus dapat menampung banyak air berkat batangnya yang tebal. Menurut laman Public Broadcasting Service (PBS), batang kaktus dilapisi lapisan lilin yang berfungsi menjaga kelembapan dan mencegah penguapan.
Bentuk tubuh kaktus juga mendukung kemampuannya menghemat air. Sebagian besar kaktus memiliki bentuk kolom, dengan pangkal sempit dan bagian atas sedikit melebar. Struktur ini membantu mengurangi luas permukaan sehingga air tidak cepat hilang.
2. Akar yang Efisien Menyerap Air
Akar kaktus dirancang khusus untuk menyerap air dengan cepat di lingkungan kering. Berdasarkan laman Cactus Culture, akar kaktus memiliki lapisan luar yang sangat tipis sehingga air bisa langsung masuk, sementara bagian dalamnya tersusun dari jaringan seperti spons untuk menyimpan kelembapan.
Akar kaktus cenderung berada dekat permukaan tanah namun menyebar sangat luas. Saat ada hujan, kaktus bahkan dapat menumbuhkan lebih banyak akar untuk memaksimalkan penyerapan. Sebaliknya, ketika musim kemarau tiba, sebagian akar akan mengerut atau patah agar tanaman dapat menghemat cadangan air yang ada.
3. Struktur Batang untuk Menyimpan Air
Di dalam batang kaktus terdapat jaringan parenkim yang berfungsi khusus sebagai tempat penyimpanan air dalam jumlah besar. Ketika hujan turun, akar kaktus akan menyerap air sebanyak mungkin untuk kemudian disimpan di batang sebagai cadangan selama musim kemarau.
Laman Live Science menjelaskan bahwa batang kaktus dapat mengembang dan mengempis sesuai jumlah air yang disimpannya. Saat hujan, batang mengembang untuk menampung air sebanyak mungkin. Ketika cuaca panas dan kering, batang perlahan mengempis karena cadangan air digunakan untuk mempertahankan hidup tanaman.
4. Duri sebagai Pengganti Daun
Kaktus tidak memiliki daun sejati. Sebagai gantinya, tanaman ini memiliki duri yang merupakan bentuk modifikasi daun. Pada beberapa spesies, duri bahkan tampak seperti rambut halus. Berdasarkan penjelasan dari laman California State University Stanislaus, duri memiliki beberapa fungsi penting bagi kelangsungan hidup kaktus, di antaranya:
Duri membantu mengurangi penguapan dengan memecah aliran udara di sekitar permukaan batang. Hal ini menciptakan lapisan udara lembap yang mengurangi kehilangan air.
Duri dapat mengumpulkan embun pagi atau tetesan air hujan. Embun yang terkumpul kemudian menetes ke tanah sehingga dapat diserap oleh akar.
Duri berfungsi sebagai pelindung dari hewan pemakan jaringan tanaman yang bisa merusak bagian penyimpanan air.
Baca Juga: Cara Kerja Fotosintesis pada Tumbuhan Air dan Faktor yang Memengaruhi
(SA)
