Konten dari Pengguna

Ciri-Ciri Bayi Mau Tengkurap dan Cara Mendukung Perkembangannya

Hendro Ari Gunawan
Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.
8 Agustus 2025 16:14 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kiriman Pengguna
Ciri-Ciri Bayi Mau Tengkurap dan Cara Mendukung Perkembangannya
Kenali ciri-ciri bayi mau tengkurap dan cara mendukung perkembangannya. Bayi yang mau tengkurap biasanya tertarik dengan mainan di sampingnya.
Hendro Ari Gunawan
Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi bayi dalam posisi tengkurap. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bayi dalam posisi tengkurap. Foto: Pexels
ADVERTISEMENT
Saat bayi mulai berusaha tengkurap, ini menandakan otot-ototnya semakin kuat dan koordinasi gerak mulai berkembang. Namun, setiap bayi menunjukkan tanda yang berbeda saat mereka siap belajar tengkurap. Memahami ciri-ciri bayi mau tengkurap akan membantu orang tua memberikan stimulasi yang tepat dan mendukung proses belajar ini dengan aman.
ADVERTISEMENT

1. Kapan Bayi Biasanya Mulai Tengkurap?

Menurut Baby Center, bayi umumnya mulai belajar tengkurap pada usia 3 sampai 6 bulan. Namun, beberapa bayi mungkin mulai lebih awal atau lebih lambat, yang masih dianggap normal. Faktor seperti frekuensi tummy time dan stimulasi dari lingkungan sangat memengaruhi kapan bayi mulai tengkurap.

2. Ciri-Ciri Bayi Mau Tengkurap yang Perlu Diketahui

Berdasarkan informasi dari Cleveland Clinic, berikut ciri-ciri bayi mau tengkurap yang bisa diperhatikan oleh para orang tua:
ADVERTISEMENT

3. Manfaat Melatih Bayi untuk Tengkurap

KidsCare Home Health menjelaskan bahwa melatih bayi untuk tengkurap dapat memberikan manfaat berupa:

4. Cara Melatih Bayi Tengkurap

Agar bayi dapat tengkurap dengan aman, berikut beberapa hal yang sebaiknya para orang tua lakukan menurut Nurture Parenting:
ADVERTISEMENT

5. Kapan Harus Konsultasi dengan Dokter?

NHS UK menyarakankan, jika bayi sudah berusia 6 bulan ke atas dan belum menunjukkan tanda-tanda penguatan otot leher atau tidak tertarik mencoba tengkurap, konsultasi ke dokter anak dianjurkan. Keterlambatan ini bisa jadi pertanda masalah perkembangan yang memerlukan perhatian khusus.
(NDA)