Contoh Bunga Tidak Sempurna yang Mudah Ditemukan di Sekitar

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bunga tidak sempurna adalah bunga yang hanya memiliki salah satu alat perkembangbiakan, yaitu benang sari atau putik saja. Kondisi ini membuat proses penyerbukannya tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan harus melibatkan bunga lain atau bahkan tanaman lain yang sejenis. Berikut penjelasan jenis-jenis dan contoh bunga tidak sempurna yang mudah ditemukan di sekitar.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
1. Jenis-Jenis Bunga Tidak Sempurna
Bunga yang hanya mengandung benang sari dikenal dengan nama bunga jantan, dan yang mengandung putik saja disebut bunga betina. Menurut buku Aspek Dasar Agronomi Berkelanjutan karya Dja'far Shiddieq dkk, bunga tidak sempurna dapat dibagi menjadi dua golongan utama:
Tanaman berumah satu (monoesius): memiliki bunga jantan dan bunga betina yang terpisah pada pohon yang sama. Tanaman ini bisa melakukan penyebukan sendiri.
Tanaman berumah dua (dioesius): tidak memiliki tanaman berbunga jantan dan tanaman berbunga betina dalam satu pohon. Oleh karena itu, tanaman membutuhkan tanaman jantan dan betina lain dari spesies yang sama supaya proses penyerbukan terjadi .
2. Contoh Bunga Tidak Sempurna
Berdasarkan buku Praktis Belajar Biologi oleh Fiktor Ferdinand P. dan Moekti Ariwibowo serta Tanaman Bunga di Sekitar Kita karya Yuliyah, beberapa contoh bunga tidak sempurna yang umum dijumpai adalah sebagai berikut:
Jagung: Bunga jantan terdapat pada bagian malai (tassel), sedangkan bunga betina berada pada tongkol (ear). Inilah sebabnya jagung dikategorikan memiliki bunga tidak sempurna berumah satu.
Melinjo: Melinjo memiliki bunga jantan dan betina pada pohon yang berbeda, sehingga dikategorikan sebagai tanaman berumah dua. Bunga jantannya berupa benang sari, sedangkan bunga betina berbentuk bulir dalam lingkaran.
Vanili : Termasuk tanaman berumah satu, namun tidak bisa melakukan penyerbukan sendiri. Hal ini karena kepala putik tertutup oleh lidah bunga sehingga penyerbukan alami terhalang dan biasanya membutuhkan bantuan manusia.
Pepaya: Memiliki tiga jenis kelamin bunga, yaitu tanaman jantan, tanaman betina, dan tanaman sempurna. Karena itu, pepaya termasuk tumbuhan berumah dua dengan bunga tidak sempurna.
Salak: Bunga salak berbentuk terpisah antara jantan dan betina sehingga termasuk tanaman berumah dua. Bunga jantan menghasilkan serbuk sari, sedangkan bunga betina membutuhkan serbuk sari tersebut agar bisa menghasilkan buah.
Kurma: Kurma termasuk tumbuhan dioecious dan berkelamin satu, artinya bunga jantan dan bunga betina terdapat pada pohon yang berbeda. Penyerbukan pada kurma sering kali dibantu manusia agar buahnya bisa tumbuh optimal.
Kelengkeng: Dapat berupa bunga jantan, bunga betina, dan bunga sempurna. Inilah yang membuatnya dikategorikan sebagai bunga berumah dua dan proses pembuahan sangat bergantung pada penyerbukan silang.
Baca Juga: Bunga yang Mekar di Malam Hari: Karakteristik, Jenis, dan Cara Merawatnya
(SA)
