Contoh Surat Tagihan Hutang Lengkap dengan Strukturnya

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Surat tagihan hutang adalah dokumen tertulis yang dibuat oleh pihak pemberi pinjaman (kreditur) untuk menagih kewajiban pembayaran dari pihak yang berhutang (debitur). Isi surat ini biasanya berupa pemberitahuan resmi mengenai jumlah hutang yang harus dibayar, jatuh tempo pembayaran, serta konsekuensi apabila hutang tidak dilunasi tepat waktu. Simak pembahasan lengkap di artikel berikut yang menyajikan contoh surat tagihan hutang yang bisa dijadikan referensi.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
1. Bentuk-bentuk Surat Tagihan Hutang
Dalam buku Hukum Ekonomi di Indonesia karya Rr. Rina Antasari dkk., dijelaskan bahwa terdapat beberapa bentuk surat tagihan hutang, di antaranya:
Surat perintah pembayaran: Misalnya surat wesel dan cek. Penerbit memberi perintah tanpa syarat kepada pihak tersangkut agar pada hari pembayaran menyerahkan sejumlah uang kepada penerima yang ditunjuk atau menggantinya di tempat tertentu.
Surat kesanggupan membayar: Contohnya surat sanggup, promes atau surat berharga komersial (commercial paper). Dokumen ini berisi kesanggupan seseorang untuk melunasi hutangnya pada waktu tertentu.
Surat pembebasan: Berfungsi sebagai tanda hukum bahwa seseorang telah melaksanakan kewajiban terhadap pihak lain. Misalnya kuitansi atau tunjuk.
2. Struktur Surat Tagihan Hutang
Agar tersusun dengan rapi dan efektif, surat tagihan hutang sebaiknya memuat elemen-elemen berikut:
Kop surat atau identitas pengirim: mencantumkan nama perusahan, alamat, dan kontak
Tanggal surat: untuk menjadi bukti administratif.
Alamt tujuan: tuliskan nama, alamat, atau identitas debitur yang dituju.
Perihal surat: berikan judul seperti "Surat Penagihan utang" untuk memperjelas maksud surat.
Isi surat: mencakup dasar penagihan (perjanjian, faktur, atau pinjaman), jumlah hutang, serta tenggat waktu pembayaran.
Penutup: berisi harapan agar penerima segera melunasi kewajiban dengan bahasa yang sopan.
Tanda tangan dan nama jelas: sebagai pengesahan resmi dari pihak pengirim.
3. Contoh Surat Tagihan Hutang
Mengutip buku Korespondensi untuk SMK/MAK Kelas X karya Eni Pujiasri dan Sulis Rahmawati, berikut contoh sederhana surat penagihan hutang yang bisa dijadikan acuan:
ELECTRONICA PERSADA
SCIENTIFIC - TECHNICAL - SUPPLIERS
Jalan Senin Raya 171 Jakarta Pusat
Telp. (021) 4240074, Fax (021) 4240073
Nomor: 25/ST/III/2025 Jakarta, 15 Februari 2025
Kepada Yth.
PT. Nirwana
Jalan. MT Haryono No. 9
Samarinda
Perihal: Pembayara Faktur No. 121/2025
Dengan hormat,
Berdasarkan catatan pembukuan kami, hingga saat ini Saudara belum melunasi faktur Nomor 121/2025 tertanggal 28 Januari 2025 sebesar Rp50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah), yang seharusnya diselesaikan pada tanggal 28 Januari 2025.
Mengingat keterlambatan yang sudah berjalan lebih dari dua minggu, kami berharap Saudara dapat segera melakukan pembayaran sesuai janji yang tercantum dalam surat perjanjian jual beli. Pembayaran dapat dilakukan melalui transfer bank sesuai dengan data yang telah kami sampaikan sebelumnya.
Atas perhatian dan kerja sama Saudara, kami ucapkan terima kasih.
Hormat kami
H. Ahmad Pratikna, S.E
Manajer Pemasaran
Baca Juga: 8 Usaha Sampingan yang Menghasilkan Uang Setiap Hari
(SA)
