Hewan yang Paling Banyak Membunuh Manusia, Ini Daftarnya

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hewan yang paling banyak membunuh manusia sering kali berasal dari spesies kecil yang sering dianggap sepele. Beberapa hewan memang memiliki kemampuan membunuh secara langsung melalui serangan fisik, sementara lainnya membawa penyakit mematikan yang menular. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang hewan yang paling berbahaya, mulai dari serangga kecil hingga predator besar seperti yang dirangkum dari laman World Atlas dan Africa Safaris.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
1. Nyamuk
Nyamuk merupakan hewan paling mematikan di dunia. Meski berukuran kecil, hewan ini menyebabkan ratusan ribu kematian setiap tahun. Bahaya nyamuk berasal dari penyakit yang ditularkannya, seperti malaria, demam berdarah, virus Zika, dan demam kuning. Saat menghisap darah manusia, nyamuk dapat menularkan virus dan parasit berbahaya dari satu orang ke orang lain.
2. Ular
Ular juga menjadi penyebab ribuan kematian setiap tahunnya. Spesies ular berbisa seperti kobra, ular beludak, dan mamba menghasilkan racun yang dapat menyebabkan kelumpuhan, pendarahan internal, dan gagal organ.
3. Anjing
Meskipun dikenal sebagai sahabat manusia, anjing liar merupakan penyebar utama penyakit rabies. Virus rabies menyerang sistem saraf pusat dan hampir selalu berakibat fatal jika tidak segera ditangani.
4. Cacing Gelang
Cacing gelang atau Ascaris lumbricoides adalah parasit yang menginfeksi jutaan orang di dunia. Penularannya terjadi melalui makanan atau tanah yang terkontaminasi. Infeksi ini menyebabkan ascariasis, yaitu penyakit yang menimbulkan malnutrisi, penyumbatan usus, hingga kerusakan organ dalam.
5. Buaya
Buaya dikenal sebagai predator air yang sangat berbahaya. Dengan rahang yang luar biasa kuat dan kemampuan menyerang secara tiba-tiba, buaya dapat menewaskan manusia dalam sekejap. Banyak kasus serangan buaya terjadi pada nelayan atau orang yang berada terlalu dekat dengan habitatnya.
6. Kuda Nil
Kuda nil mungkin terlihat tenang dan hanya memakan tumbuhan,tapi sebenarnya hewan ini sangat agresif. Mereka termasuk hewan teritorial dan mudah tersinggung, terutama saat merasa wilayahnya terganggu. Mereka dapat menyerang dan menenggelamkan kapal ketika wilayah mereka terancam.
7. Assassin Bugs
Assassin bugs, khususnya dari subfamili Triatominae, menjadi pembawa penyakit Chagas. Melalui gigitannya yang biasanya tidak menimbulkan rasa sakit, serangga ini menularkan parasit Trypanosoma cruzi ke dalam tubuh manusia. Infeksi ini dapat menyebabkan kerusakan jantung, gangguan pencernaan, hingga kematian jika tidak segera diobati.
8. Siput Air Tawar
Siput air tawar sendiri tidak berbahaya, namun menjadi inang bagi parasit penyebab schistosomiasis. Parasit ini masuk ke tubuh manusia melalui kulit saat seseorang bersentuhan dengan air yang terkontaminasi. Infeksinya dapat menyebabkan muntah darah, gangguan hati, hingga kelumpuhan.
9. Lalat Tsetse
Lalat tsetse, yang banyak ditemukan di wilayah Afrika ini dikenal sebagai pembawa penyakit tidur (African trypanosomiasis). Ketika menggigit manusia, lalat ini menularkan parasit yang menyerang sistem saraf pusat. Gejalanya termasuk demam tinggi, gangguan tidur, kebingungan, hingga kematian jika tidak diobati.
Baca Juga: 6 Hewan Terkuat di Dunia, Bisa Angkat Beban Lebih dari Bobot Tubuh Sendiri
(SA)
